
Jabatan
Komisi IV - Anggota
Fraksi
Golongan Karya
Provinsi / Dapil
Kalimantan Barat
Periode
2024-2029
Kontak
adrianus.sidot@dpr.go.id
Artikel Terindeks
59
Berdasarkan 59 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Meritokratis
Penempatan Dr. Drs. ADRIANUS ASIA SIDOT, M.Si. sebagai anggota Komisi IV DPR RI menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi relevan dengan tugas legislatif, meskipun ada beberapa aspek yang kurang terkait langsung dengan bidang Komisi IV yang membidangi pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan, kelautan, dan perikanan.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan beliau di bidang pemerintahan daerah, politik, studi pembangunan, dan administrasi negara memberikan dasar yang kuat untuk memahami kebijakan publik dan proses legislasi. Gelar doktor di bidang administrasi negara sangat relevan dengan tugas-tugas di DPR.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai anggota DPR RI sebelumnya menunjukkan pemahaman tentang proses legislasi. Pengalaman organisasi, meskipun tidak semuanya langsung terkait dengan bidang Komisi IV, menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan partisipasi aktif dalam masyarakat.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Anggota DPR membuka suara terkait polemik industri rokok menjadi sponsor olahraga.
SumberAdrianus Asia Sidot meminta Kapolri mengusut tuntas kematian Bripda IDF agar tidak terkesan ada yang ditutupi.
SumberDPR RI meminta keputusan Mendagri terkait pemindahan dua pulau di Kalbar ke Kepri dibatalkan.
SumberAdrianus Asia Sidot menyatakan bahwa terdapat kisruh karena anggota Dayak tidak mendapatkan posisi menteri dalam kabinet, menuding adanya ketidakadilan dalam pembagian jabatan politik.
SumberAdrianus Asia Sidot menyatakan bahwa komunitas Dayak mengalami ketidakadilan karena tidak memperoleh kursi menteri dalam kabinet, menimbulkan ketegangan politik dan etnis di Kalimantan Barat.
SumberPemerintah dikritik karena dinilai terlalu fokus mengurus komoditas kelapa sawit sehingga melupakan dan kurang memperhatikan nasib komoditas cokelat.
SumberAdrianus Asia Sidot memperingatkan agar penertiban lahan tidak mematikan hutan adat masyarakat.
SumberAdrianus Asia Sidot membuka-bukaan bahwa usulan pembentukan Provinsi Kapuas Raya tidak terdaftar dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), menandakan hambatan politik dalam proses pembentukan provinsi baru.
SumberAdrianus Asia Sidot menilai bahwa Pemerintah belum serius dalam menangani karhutla di Kalimantan Barat, menurut pernyataan dalam artikel.
SumberDi Bawah Rata-rata
Liputan Terbatas
Diliput 65% lebih sedikit dari rata-rata anggota DPR.
Peringkat
Skor Merit Top 21%
Peringkat #126 dari 577 anggota DPR yang sudah dianalisis (skor 85).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
39% dari 33 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Golongan Karya
Salah satu dari 101 anggota fraksi Golongan Karya di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Kalimantan Barat
85 pejabat publik dari Provinsi Kalimantan Barat terindeks di platform.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
152
artikel total · 145 bulan tercatat
63
media unik · dari 152 artikel
Liputan beragam · top 12%
Top 5 Media
Nomor handphone mantan Bupati Landak di hack
ANTARA News · 13 November 2019
NegatifTeks negatif karena melaporkan insiden peretasan nomor telepon Adrianus Asia Sidot.
Polemik Industri Rokok Jadi Sponsor Olahraga, Anggota DPR Buka Suara
Indosport.com · 7 November 2019
NetralTeks membahas pernyataan umum dari Anggota DPR, bukan Adrianus Asia Sidot DPR secara spesifik.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026