
Jabatan
Gubernur Maluku Utara
Fraksi
Provinsi / Dapil
Maluku Utara
Periode
2025-2030
Artikel Terindeks
371
Berdasarkan 371 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 66 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Tidak Meritokratis
Penilaian terhadap meritokrasi penempatan Sherly Tjoanda sebagai Gubernur Maluku Utara sangat sulit dilakukan karena kurangnya data riwayat pendidikan, pekerjaan, dan organisasi. Dengan data yang minim, sulit untuk menilai relevansi latar belakang yang bersangkutan dengan jabatan yang diemban. Skor rendah mencerminkan ketidakpastian dan potensi ketidaksesuaian.
Kesesuaian Pendidikan
Tidak dapat dinilai karena data riwayat pendidikan tidak tersedia. Hal ini menjadi kendala utama dalam mengevaluasi kesesuaian kompetensi berdasarkan pendidikan formal.
Pengalaman Relevan
Tidak dapat dinilai karena data riwayat pekerjaan dan organisasi tidak tersedia. Tanpa informasi ini, sulit untuk menentukan apakah yang bersangkutan memiliki pengalaman yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai gubernur.
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Perusahaan tambang milik Sherly Tjoanda dijatuhi sanksi sebesar Rp500 miliar oleh Satgas PKH.
SumberMuncul isu penggunaan dana APBD Maluku Utara sebesar Rp1 miliar untuk kegiatan live di televisi.
SumberDPRD Morotai mengancam akan mengadukan Gubernur ke pemerintah pusat terkait tunggakan DBH senilai Rp12,6 miliar.
SumberAdanya klaim dari Pemprov Papua Barat Daya terhadap tiga pulau yang berada di wilayah Maluku Utara.
SumberJawaban Gubernur mengenai kepastian gaji honorer dan pencairan THR menjadi sorotan publik.
SumberAdanya ketimpangan kecepatan kerja antara Gubernur yang bergerak cepat dengan birokrasi yang dinilai masih tertatih-tatih.
SumberPemerintahan Sherly Tjoanda berada di bawah sorotan terkait tekanan isu pertambangan di wilayah Maluku Utara.
SumberGubernur mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan empat pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
SumberPenanganan dan respons Gubernur terhadap konflik yang terjadi di antara warga Halmahera Tengah.
SumberCamat Oba Utara mengkritik tindakan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Maluku Utara yang dianggap mencoreng citra pemerintahan Gubernur Sherly Tjoanda.
SumberDi Atas Rata-rata
Bersih Kontroversi
Tidak ada kontroversi tercatat, sementara rata-rata Pemerintah Provinsi adalah 2.3.
Catatan
Anggota Pemerintah Provinsi
Salah satu dari 70 anggota Pemerintah Provinsi yang terindeks.
Catatan
Mewakili Maluku Utara
79 pejabat publik dari Provinsi Maluku Utara terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Warta Sofifi memuat 16 artikel — paling banyak dari 44 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Ambon
24 pejabat publik lain juga lahir di Ambon.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
447
artikel total · 19 bulan tercatat
131
media unik · dari 447 artikel
Liputan beragam · top 19%
Top 5 Media
Gaji PPPK Terancam, Sherly Tjoanda Minta DBH Dikembalikan
Harian Jogja · 9 Juni 2026
NegatifKalimat "gaji PPPK terancam" menunjukkan situasi bermasalah meski ada upaya meminta DBH dikembalikan.
Sherly Tjoanda Curhat di DPR, Tak Punya Duit Buat Bayar PPPK hingga Akhir 2026
Kompas.com · 9 Juni 2026
NegatifUngkapan "tak punya duit buat bayar PPPK" mencerminkan kondisi pemerintahan yang bermasalah.
Sherly Tjoanda yang Menginspirasi: Pemimpin Inklusif dan Transformasi Pendidikan di Maluku Utara
Pemprov Maluku Utara · 9 Juni 2026
PositifFrasa "menginspirasi" dan "pemimpin inklusif" menunjukkan penilaian yang sangat positif pada Sherly Tjoanda.
Sherly Tjoanda Curhat Tak Punya Cash Flow Bayar Gaji PPPK hingga Akhir Tahun - kumparan.com
Topik Utama
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Kumparan.com · 9 Juni 2026
Negatif"Tak punya cash flow bayar gaji PPPK" menunjukkan masalah fiskal dan pengelolaan anggaran.