
Jabatan
Komisi XI - Anggota
Fraksi
Keadilan Sejahtera
Provinsi / Dapil
Dki Jakarta
Periode
2024-2029
Kontak
anisbyarwati@gmail.com
Artikel Terindeks
136
Berdasarkan 136 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Meritokratis
Penempatan Dr. Hj. ANIS BYARWATI sebagai anggota Komisi XI DPR RI menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan dan pengalamannya di bidang ekonomi, khususnya ekonomi syariah, relevan dengan tugas komisi yang membidangi keuangan dan perbankan. Keterlibatannya dalam berbagai organisasi ekonomi juga mendukung kompetensinya.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S1 Bimbingan dan Penyuluhan Islam kurang relevan secara langsung, namun pendidikan S2 Kajian Timur Tengah dan Islam serta S3 Ekonomi Syariah sangat relevan dengan tugas di Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan, khususnya terkait ekonomi syariah.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Sekretaris Sekolah Pascasarjana di Universitas YARSI menunjukkan kemampuan manajerial dan pemahaman tentang sistem pendidikan tinggi. Keterlibatan dalam berbagai organisasi ekonomi seperti MASEI dan IAEI memperkuat relevansi pengalamannya dengan tugas di Komisi XI.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Komisi XI meminta agar kasus dana syariah Indonesia diselesaikan secara bertanggung jawab karena mencium adanya potensi penyimpangan.
SumberDPR mendesak tanggung jawab dan transparansi terkait dugaan gagal bayar Dana Syariah Indonesia (DSI).
SumberAnis Byarwati meminta agar skandal Jiwaraya diselesaikan secara menyeluruh.
SumberMisbakhun menyanggah pernyataan Anis Byarwati terkait isu kompor Bahlil.
SumberAnis Byarwati meminta agar kasus Dana Syariah Indonesia diselesaikan secara bertanggung jawab.
SumberMisbakhun menolak tuduhan anggota Komisi XI DPR bahwa Anis Byarwati terlibat dalam isu kompor yang dikaitkan dengan Bahlil.
SumberKomisi XI DPR menyoroti kasus DSI dan menekankan tanggung jawab moral fintech syariah, menimbulkan pertanyaan tentang peran Anis Byarwati dalam regulasi sektor tersebut.
SumberDesakan untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket guna membongkar skandal keuangan di Jiwasraya secara tuntas.
SumberAnis Byarwati mengkritik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dinilai lemah dalam menjalankan fungsi pengawasannya terhadap industri keuangan.
SumberAdanya desakan dari Anis Byarwati agar kasus yang melibatkan DSI segera diselesaikan dengan penuh tanggung jawab.
SumberCatatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #197 dari 577 anggota DPR (skor 78).
Catatan
Pemberitaan Netral
Mayoritas (81%) dari 37 artikel bernada netral.
Catatan
Anggota Fraksi Keadilan Sejahtera
Salah satu dari 53 anggota fraksi Keadilan Sejahtera di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Dki Jakarta
29 pejabat publik dari Provinsi Dki Jakarta terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Fraksi PKS memuat 46 artikel — paling banyak dari 37 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
397
artikel total · 94 bulan tercatat
106
media unik · dari 397 artikel
Liputan beragam · top 28%
Top 5 Media
DPR Ingatkan Target Ekonomi 6% di 2027 Sangat Bergantung Daya Beli Masyarakat
Todaynews.id · 31 Agustus 2026
NetralTeks membahas target ekonomi 6%, bukan Anis Byarwati
Anis Byarwati Dorong Penguatan Daya Beli Demi Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Fraksi PKS · 30 Agustus 2026
PositifTeks menggambarkan Anis Byarwati secara positif mendorong penguatan daya beli untuk pertumbuhan ekonomi, menunjukkan sikap proaktif
Target Ekonomi 6 Persen pada 2027, Anis Byarwati Ingatkan Daya Beli Masyarakat
sudut kota · 29 Agustus 2026
NetralTeks memberitakan Anis Byarwati mengingatkan soal daya beli terkait target ekonomi 6 persen, bersifat informatif dan argumentatif tanpa sentimen positif atau negatif yang kuat terhadap kinerjanya.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Penerimaan Pajak Banten Tembus Rp43,13 Triliun, Komisi XI DPR Dorong Target 2026 Tercapai
pantau.com · 29 Agustus 2026
NetralTeks membahas penerimaan pajak Banten oleh Komisi XI, bukan Anis Byarwati