CekPejabat
Pelayan
Direktori pejabat publik
Lembaga
Profil per lembaga
Fraksi
Profil per fraksi politik
Provinsi
Pejabat per provinsi
Entitas
Perusahaan, organisasi, tokoh
Tren
Topik & isu hangat
Relasi
Peta jaringan pejabat
RisetBandingkan
← Direktori
DR. BOB HASAN, S.H., M.H.

DR. BOB HASAN, S.H., M.H.

NetralBandingkan
DPR

Anggota No. 85

Jakarta, 10 November 1971

Jabatan

Komisi III - Anggota

Fraksi

Gerakan Indonesia Raya

Provinsi / Dapil

Lampung

Periode

2024-2029

Artikel Terindeks

172

FacebookInstagramYouTube

Analisis Sentimen Media

Netral

Berdasarkan 172 artikel

41% positif59% netral

Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.

Kategori Pemberitaan

kebijakanhukumpolitikekonomiinfrastrukturlegislasisosialteknologikeamananolahraga

Skor Meritokrasi

65

Meritokratis

Penilaian meritokrasi DR. BOB HASAN, S.H., M.H. menunjukkan tingkat 'Meritokratis'. Latar belakang pendidikan hukumnya relevan dengan posisinya di Komisi III DPR, meskipun pengalaman profesionalnya lebih beragam. Pengalaman organisasi menunjukkan keterlibatan dalam isu-isu sosial dan hukum.

Kesesuaian Pendidikan

Pendidikan hukum DR. BOB HASAN, S.H., M.H. (S1, S2, S3 Hukum) sangat relevan dengan tugas dan fungsi Komisi III DPR yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan. Gelar doktor hukum semakin memperkuat kompetensi dalam bidang legislasi dan pengawasan hukum.

Pengalaman Relevan

Pengalaman sebagai Direktur Utama dan Komisaris Utama di berbagai perusahaan kurang relevan secara langsung dengan tugas legislatif. Namun, pengalaman organisasi, terutama di DPP ARUN (Advokasi Rakyat Untuk Nusantara) dan PEDPHI (Perhimpunan Doktor Program Studi Hukum Indonesia), menunjukkan keterlibatan dalam isu-isu hukum dan advokasi yang relevan dengan posisinya di DPR.

Faktor Pendukung

  • +Pendidikan tinggi di bidang hukum (S1, S2, S3)
  • +Pengalaman organisasi di bidang advokasi dan hukum

Faktor Pengurang

  • −Pengalaman profesional di sektor bisnis kurang relevan
  • −Tidak ada informasi mengenai penghargaan yang diterima

Dianalisis 11 Mei 2026

Riwayat & Karir (16)

1978
1980
1990
2000
2010
2020
2026
Pendidikan
Pekerjaan
Organisasi

Daftar Lengkap

  • Pekerjaan2021–sekarangKomisaris Utama — PT. Keluarga Hasan Abadi
  • Organisasi2021–sekarangPEDPHI (Perhimpunan Doktor Program Studi Hukum Indonesia) — Sekretaris Jendral
  • Pendidikan2018–2022UNIV. SEBELAS MARET — HUKUM
  • Organisasi2016–sekarangDPP ARUN (Advokasi Rakyat Untuk Nusantara) — Ketua Umum
  • Pekerjaan2015–2019Direktur — PT. Sumatera Bahtera Raga
  • Pendidikan2013–2015STIH ISLAM — HUKUM
  • Organisasi2008–2015DPP Pekat Indonesia Bersatu — Sekretaris Jendral
  • Pendidikan1999–2003STIH ISLAM — HUKUM
  • Pekerjaan1999–2009Direktur — PT. Putra Mega Pertiwi
  • Pekerjaan1998–2005Direktur Utama — PT. Putri Rizki Pertiwi
  • Organisasi1992–1995Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah — Wakil Bidang Seksi Pecinta Islam
  • Pendidikan1987–1990SMAN 29 JAKARTA SELATAN
  • Pendidikan1984–1987SMPN 66 KEBAYORAN LAMA
  • Pendidikan1978–1984SDN 05 GROGOL SELATAN

Tanpa Periode

Komisi III
Badan Legislasi

Kontroversi (10)

Pencucian uang kasus JiwasrayaSedang

Pengacara Benny Tjokro menolak tuduhan pencucian uang, menegaskan tidak ada fakta hukum yang mendukung klaim tersebut.

Sumber
Revisi RUU Hak CiptaRendah

Bob Hasan mengkritik pasal tertentu dalam RUU Hak Cipta karena dianggap tidak efisien dan rawan konflik.

Sumber
Kebijakan Otsus AcehSedang

Bob Hasan menegaskan kenaikan dana Otsus Aceh menjadi 2,5 persen tanpa batas waktu, yang menimbulkan perdebatan tentang alokasi anggaran.

Sumber
Kriminalisasi oleh aparat hukum di NTTSedang

Komisi III DPR memperingatkan aparat hukum di NTT terkait dugaan kriminalisasi dalam penanganan perkara.

Sumber
kritik terhadap penegakan hukum di Kejati NTTSedang

Bob Hasan mengkritik penegakan hukum di Kejaksaan Tinggi NTT, khususnya terkait vonis bebas terhadap Mokris dan Erasmus.

Sumber
Revisi UU Polrirendah

Bob Hasan menyatakan bahwa belum ada tuntutan terhadap revisi UU Polri dan bahwa fokus saat ini adalah pada RUU Perampasan Aset.

Sumber
Potensi kriminalisasi dalam penghitungan kerugian negaraSedang

Bob Hasan mengingatkan agar penghitungan kerugian negara tidak dijadikan alat untuk melakukan kriminalisasi, yang mengindikasikan adanya kekhawatiran terhadap penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum.

Sumber
Perbedaan perhitungan kerugian negara dalam kasus tindak pidana korupsiSedang

Bob Hasan menyoroti adanya dispute atau perbedaan pendapat dalam metode penghitungan kerugian negara pada kasus tipikor yang dapat mempengaruhi putusan pengadilan.

Sumber
Revisi UUPASedang

Revisi Undang-Undang Undang Penanganan Ancaman (UUPA) menjadi usul inisiatif dengan target selesai tahun ini.

Sumber
Hak Masyarakat Adat atas Hutan dan SDASedang

Bob Hasan mengajukan tegasan terhadap penggunaan hutan dan SDA yang tidak mematuhi hak masyarakat adat.

Sumber

Jaringan & Asosiasi (50)

Bob Hasan· Ketua Baleg DPRDPR· Lembaga LegislatifBaleg DPR· Badan Legislasi DPRKemenaker· Kementerian KetenagakerjaanBPKP· Badan Pengawasan Keuangan dan PembangunanMA· Mahkamah AgungBPK· Badan Pemeriksa KeuanganARUN· Organisasi politikLampung· Daerah tempat kegiatanPrabowo Subianto· Calon presiden yang didukungPGRI· Organisasi GuruBPKH· Badan Pengelola Keuangan HajiBaleg DPR RI· Badan Legislasi DPR RILPSK· Lembaga Perlindungan Saksi dan KorbanKomjak· Komisi KejaksaanIBLAM Center· Pusat KajianKomisi III DPR· Pengawas Aparat HukumNTT· Wilayah HukumDPR RI· Lembaga legislatifPemerintah Indonesia· Pelaksana kebijakan dataBadan Keahlian DPR· lembaga riset legislatifFH Unsoed· tempat penyelenggara acaraKejati NTT· lembaga penegak hukumMokris· terdakwaErasmus· terdakwaGuru· Kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraanBareskrim Polri· Unit penegak hukum yang melakukan penindakan terhadap jaringan judi onlineMahasiswa UI· Grup mahasiswa yang melakukan audiensi dengan Bob HasanKompas· Media yang mengublikasikan berita tentang revisi UU PolriIndonesia· negara

Tahukah Kamu?

Di Atas Rata-rata

Sorotan Media Tinggi

Diliput 69% lebih banyak dari rata-rata anggota DPR.

Catatan

Skor Merit Sedang

Peringkat #309 dari 577 anggota DPR (skor 68).

Catatan

Pemberitaan Netral

Mayoritas (73%) dari 119 artikel bernada netral.

Catatan

Anggota Fraksi Gerakan Indonesia Raya

Salah satu dari 86 anggota fraksi Gerakan Indonesia Raya di seluruh lembaga publik.

Catatan

Anggota DPR

Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.

Catatan

Mewakili Lampung

92 pejabat publik dari Provinsi Lampung terindeks di platform.

Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga

Liputan Berita per Bulan

519

artikel total · 76 bulan tercatat

71 positif 101 netral 0 negatif

Keberagaman Sumber Berita

164

media unik · dari 519 artikel

Liputan beragam · top 16%

Top 5 Media

  • Gerindra81 · 16%
  • fraksi gerindra dpr-ri35 · 7%
  • ANTARA News21 · 4%
  • detikNews17 · 3%
  • jurnas.com14 · 3%

Berita Terkait (172)

Bob Hasan: Reforma Agraria Harus Bermuara pada Kemakmuran Rakyat

kabarpolitik.com · 3 September 2026

Netral

Bob Hasan: RUU Reforma Agraria Harus Berpihak pada Kemakmuran Rakyat

fraksi gerindra dpr-ri · 2 September 2026

Positif

Teks menyoroti sikap politik Bob Hasan yang mendorong RUU Reforma Agraria berpihak pada kemakmuran rakyat, menunjukkan perhatian pada kebijakan pro-rakyat.

Bob Hasan Dorong RUU Pelelangan Lindungi Pemilik dan Pemenang Lelang

fraksigerindra.id · 1 September 2026

Positif

Teks menunjukkan Bob Hasan aktif mendorong legislasi untuk melindungi pemilik dan pemenang lelang

Bob Hasan: RUU Pelelangan Harus Lindungi Pemilik Barang dan Pemenang yang Beritikad Baik

CekPejabat

Platform pemantauan rekam jejak pelayan publik Indonesia berbasis agregasi media real-time.

pendidikan
korupsi
lingkungan
adat
narkotika
partai politik
pemerintahan daerah
reformasi
ketenagakerjaan

Topik Utama

Revisi UU Hak CiptaPengesahan RUU Masyarakat Hukum AdatPengesahan RUU Satu Data IndonesiaPengesahan RUU SDIPengesahan RUU PPRTOmnibus Law KetenagakerjaanRevisi UU KadinRevisi UU Penyesuaian PidanaRegulasi Komoditas StrategisPenyusunan RUU Perlindungan PRTPenyusunan RUU Perlindungan GuruPenyusunan RUU Perlindungan Saksi dan KorbanDana Otsus AcehRUU Satu Data IndonesiaRUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT)Revisi UU Keuangan HajiReformasi AparatPengelolaan Komoditas Strategis NasionalUU Omnibus KetenagakerjaanRUU SDIRUU PPRTRUU PSdKRUU PolriRUU KejaksaanRUU Perampasan AsetRUU PemiluIntegrasi DataTurnamen Catur Piala Ketua BalegData Bansos AmburadulKeadilan RestoratifKesiapan Aparat Jelang KUHP Barulegislasi 2026kriminalisasi perkara di NTTmusyawarah daerah (MUSDA) ARUN Kalimantan Tengahlaporan masyarakat Teluk Bayurdokumen palsu PT STCbadan legislatif DPR RIgizi anak dan koperasi desaprogram prioritas nasional petanikebijakan hukumRancangan Undang-Undang Satu Data Indonesiapembentukan badan otoritatif datatata kelola data nasionalintegrasi data pemerintahfungsi Badan Keahlian DPRproduk legislatifriset kebijakanProlegnas 2026RUU strategis barumodernisasi hukum pidanarestorative justicepenegakan hukumvonis bebaspenindakan judi onlinelegislasi terbukaaudiensi mahasiswarevisi UU PolriRUU prioritasusia minimal PRTMasyarakat AdatSatu Data IndonesiaTurnamen Catur TerbukaDukungan OlahragaKegiatan Masyarakatpembatasan hak akses melalui regulasiperbedaan perhitungan kerugian negara dalam kasus korupsireformasi KUHP dan KUHAPpembenahan aparat penegak hukumpembahasan UU Tipikorpenghitungan kerugian negarakriminalisasiturnamen caturpiala ketua Baleg DPR RIAkses dataPrinsip kehati-hatianKeamanan dataKesejahteraan guruKeadilan untuk guruPembahasan RUU prioritasRUU Masyarakat Adataspirasi gurukeadilan sosialpendidikanRevisi UU TipikorPenghitungan kerugian negara agar tidak menjadi alat kriminalisasiPenguatan LPSDKPersiapan menghadapi KUHP Baru 2026revisi UU Pertanahan (UUPA)proses legislasipenumangansilaturahmikebersamaandistribusi makanankebijakan sosialRUU KadinBlockchainRevisi UU KehutananBill Cost EstimationPembentukan Undang-Undang terukurTata Kelola DataData Terbatas dan Data TertutupFleksibilitas RUU Satu DataHarmonisasi RUU Kabupaten/KotaNarkotikaKetentuan Pidana RUU Satu DataPengkajian blockchainHarmonisasi 15 RUU Kabupaten/Kota di KalimantanKarakteristik daerahKebijakan pemerintahan daerahDiferensiasi fungsi Polri dan KejaksaanPenegakan hukum berintegritasImplementasi KUHP-KUHAP baruReformasi aparat hukumHak Masyarakat AdatHutanSumber Daya AlamRUU Pelindungan Ketenagakerjaanperlindungan ketenagakerjaanlegislasi ketenagakerjaanRUU Pelelanganperlindungan pemilik barangpemenang lelang beritikad baikRUU Reforma Agrariakemakmuran rakyatreforma agraria

Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala

gerindra.id · 1 September 2026

Positif

Teks menunjukkan Bob Hasan mendorong perlindungan hukum bagi pemilik barang dan pemenang lelang yang beritikad baik

Bob Hasan: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Siap Melaju ke Tahap Berikutnya

Gerindra · 27 Agustus 2026

Netral

Teks berupa berita faktual tentang kemajuan pembahasan UU, tanpa opini positif atau negatif terhadap Bob Hasan

Bob Hasan Tegaskan Hak Masyarakat Adat atas Hutan dan SDA Harus Dilindungi

kabarpolitik.com · 6 Agustus 2026

Positif

Sikapnya terlihat pro-masyarakat adat lewat frasa "hak masyarakat adat atas hutan dan SDA harus dilindungi".

Bob Hasan Tegaskan Pentingnya Diferensiasi Fungsi Polri dan Kejaksaan demi Penegakan Hukum Berintegritas

Gerindra · 27 Juli 2026

Netral

Teks berisi pernyataan Bob Hasan tentang diferensiasi fungsi Polri dan Kejaksaan, bersifat informatif tanpa nada pujian atau kritik langsung.

Baleg DPR Bahas RUU Kadin, Bob Hasan Dorong Penguatan Peran Strategis Dunia Usaha

Gerindra · 14 Juli 2026

Positif

Frasa "Dorong Penguatan Peran Strategis Dunia Usaha" menunjukkan langkah proaktif Bob Hasan.

Bob Hasan: Baleg DPR Kaji Blockchain untuk Perkuat RUU Satu Data Indonesia

Gerindra · 14 Juli 2026

Netral

Teks bersifat faktual tentang "Baleg DPR Kaji Blockchain" tanpa penilaian jelas terhadap Bob Hasan DPR.

Bob Hasan: Baleg DPR Kaji Blockchain untuk Perkuat RUU Satu Data Indonesia

kabarpolitik.com · 14 Juli 2026

Positif

Kata "kaji Blockchain untuk Perkuat RUU" memberi kesan Bob Hasan mendorong inovasi legislasi.

Bob Hasan: RUU Perampasan Aset Harus Tetap Lewat Mekanisme Hukum dan Putusan Pengadilan

sudut kota · 13 Juli 2026

Positif

Pernyataan "Harus Tetap Lewat Mekanisme Hukum" mencerminkan sikap hati-hati dan taat aturan.

Gugurnya Tiga Polisi Jadi Alarm Keras, Bob Hasan: Negara Harus Serius Perangi Narkotika

sudut kota · 6 Juli 2026

Positif

Kata "Negara Harus Serius Perangi Narkotika" menunjukkan sikap tegas dan pro-kepentingan publik.

Bob Hasan Tegaskan Revisi UU Kehutanan Demi Lindungi Hutan dan Hak Masyarakat Adat

Gerindra · 1 Juli 2026

Positif

Kata "Demi Lindungi Hutan dan Hak Masyarakat Adat" bernada mendukung perlindungan publik.

Bob Hasan Tegaskan Pentingnya Penguatan Keamanan Data dalam RUU Satu Data Indonesia

fraksi gerindra dpr-ri · 30 Juni 2026

Positif

Frasa "Tegaskan Pentingnya Penguatan Keamanan Data" menonjolkan perhatian pada perlindungan data.

Bob Hasan Usul Aturan Data Terbatas dan Data Tertutup Dipertegas dalam RUU Satu Data Indonesia

Gerindra · 20 Juni 2026

Positif

Frasa "Usul Aturan ... Dipertegas" menunjukkan upaya memperjelas kebijakan secara serius.

| Bob Hasan: Ketentuan Pidana RUU Satu Data Harus Mengacu KUHP-KUHAP

jurnas.com · 19 Juni 2026

Positif

Frasa "Ketentuan Pidana ... Harus Mengacu KUHP-KUHAP" menunjukkan dorongan pada kepastian hukum.

Bob Hasan: Pembentukan Undang-Undang Harus Terukur Sejak Tahap Perencanaan

Gerindra · 19 Juni 2026

Positif

Frasa "Harus Terukur Sejak Tahap Perencanaan" menunjukkan dorongan pada proses legislasi yang baik.

Bob Hasan Dorong Penerapan Bill Cost Estimation untuk Tingkatkan Efisiensi dan Kualitas Legislasi

fraksi gerindra dpr-ri · 17 Juni 2026

Positif

Kata "Dorong Penerapan" untuk "Tingkatkan Efisiensi dan Kualitas Legislasi" bernilai positif.

Bob Hasan: Baleg DPR Komitmen Libatkan Masyarakat dalam Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Gerindra · 10 Juni 2026

Positif

Frasa "Komitmen Libatkan Masyarakat" menunjukkan sikap partisipatif dan inklusif.

Bob Hasan: Harmonisasi 15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Harus Cerminkan Karakteristik Daerah

fraksi gerindra dpr-ri · 9 Juni 2026

Netral

Teks hanya menyebut sikap Bob Hasan soal 'harmonisasi 15 RUU' dan tanpa penilaian jelas, sehingga netral.

←←Sebelumnya1 / 9Berikutnya→→

Navigasi

BerandaDirektori PejabatTentang Kami

Legal

Kebijakan PrivasiSyarat & KetentuanKontak

© 2026 CekPejabat. Seluruh hak cipta dilindungi.

Didukung olehOmnidata