CekPejabat
Pelayan
Direktori pejabat publik
Lembaga
Profil per lembaga
Fraksi
Profil per fraksi politik
Provinsi
Pejabat per provinsi
Entitas
Perusahaan, organisasi, tokoh
Tren
Topik & isu hangat
Relasi
Peta jaringan pejabat
RisetBandingkan
← Direktori
Thomas Lembong

Thomas Lembong

PositifBandingkan
DPR RI

Jakarta, Indonesia, 4 Maret 1971

Jabatan

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal

Fraksi

Provinsi / Dapil

—

Periode

—

Artikel Terindeks

268

Analisis Sentimen Media

Positif

Berdasarkan 268 artikel

24% positif46% netral30% negatif

Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.

Kategori Pemberitaan

korupsihukumpolitiketika peradilankebijakanBirokrasiPeradilanadministrasi negaraekonomikeuangankeadilandemonstrasiperdaganganetikkebijakan perdagangankejaksaan

Topik Utama

korupsi impor gulaabolisivonis penjaradendalaporan hakimabolisi dan amnestiproses hukum dan vonishubungan dengan Presiden Jokowipelanggaran kode etik hakimProses hukumEtika hakimPenegakan hukumDiskresi menteriKasus hukumProses peradilan

Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala

Skor Meritokrasi

65

Meritokratis

Penempatan Thomas Lembong sebagai Kepala BKPM dapat dinilai cukup meritokratis. Latar belakang pendidikannya di bidang arsitektur dan perancangan kota dari Harvard memberikan landasan analitis yang kuat, meskipun tidak secara langsung terkait dengan investasi. Kurangnya informasi mengenai riwayat pekerjaan dan organisasi menjadi keterbatasan dalam penilaian.

Kesesuaian Pendidikan

Pendidikan di bidang arsitektur dan perancangan kota memberikan kemampuan analisis dan perencanaan yang relevan dengan tugas di BKPM, meskipun tidak secara spesifik berfokus pada ekonomi atau investasi. Kemampuan berpikir strategis dan pemahaman tentang pembangunan perkotaan dapat bermanfaat dalam menarik dan mengelola investasi.

Pengalaman Relevan

Tidak tersedianya data mengenai riwayat pekerjaan dan organisasi merupakan kekurangan signifikan dalam penilaian. Pengalaman kerja di sektor swasta atau pemerintahan yang terkait dengan ekonomi, investasi, atau hubungan internasional akan sangat mendukung penilaian meritokrasi.

Faktor Pendukung

  • +Pendidikan di Universitas Harvard
  • +Penghargaan Young Global Leader
  • +Penghargaan Asia Society Australia-Victoria Distinguished Fellowship
  • +Order of Diplomatic Service Merit, First Class Second Grade (Gwanghwa Medal)

Faktor Pengurang

  • −Kurangnya data riwayat pekerjaan
  • −

Riwayat & Karir (5)

1994
2000
2010
2020
2026
Pendidikan

Daftar Lengkap

  • Pendidikan1994Universitas Harvard — Arsitektur dan Perancangan Kota

Tanpa Periode

Sekolah di Jerman· Pendidikan Dasar
Sekolah Regina Pacis, Jakarta· SD
Sekolah Regina Pacis, Jakarta· SMP
SMA di Boston, Massachusetts

Penghargaan

2008Young Global Leader (YGL)
2017Asia Society Australia-Victoria Distinguished Fellowship
2020Order of Diplomatic Service Merit, First Class Second Grade (Gwanghwa Medal)

Kontroversi (93)

Dugaan Korupsi Impor GulaTinggi

Tom Lembong terlibat dalam kasus dugaan korupsi impor gula yang menyebabkan vonis hukuman penjara dan tuntutan hukum. Putusan hakim dianggap mengguncang rasa keadilan publik.

Sumber
Abolisi oleh PresidenSedang

Pemberian abolisi oleh Presiden kepada Tom Lembong dianggap sebagai preseden buruk dalam penegakan hukum kasus korupsi.

Sumber
Pelanggaran Kode Etik HakimSedang

Komisi Yudisial menyatakan bahwa hakim yang menangani kasus Tom Lembong melanggar kode etik dan diusulkan untuk diberikan sanksi.

Sumber
Vonis penjara 4,5 tahun karena kasus impor gulaTinggi

Tom Lembong dinyatakan bersalah atas tuduhan tidak mengurus izin impor gula secara sah, yang dianggap sebagai tindak korupsi dan penyalahgunaan jabatan. Kasus ini menimbulkan polemik mengenai independensi peradilan dan dugaan intervensi politik.

Sumber
Tidak pernah koordinasi soal izin impor gulaSedang

Menurut mantan Menteri BUMN, Tom Lembong tidak pernah berkoordinasi dengan kementerian terkait dalam proses perizinan impor gula, menimbulkan dugaan penyalahgunaan wewenang.

Sumber
Tuduhan keberpihakan KejaksaanSedang

Beberapa pihak menilai Kejaksaan bersikap tebang pilih dalam penanganan kasus Tom Lembong, mengindikasikan potensi intervensi politik dalam proses hukum.

Sumber
Korupsi Impor GulaTinggi

Tom Lembong dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi impor gula dengan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah, meski mengklaim tidak menikmati hasil korupsi.

Sumber
AbolisiTinggi

Setelah divonis penjara, Tom Lembong memperoleh abolisi yang menimbulkan protes publik dan kritik terhadap independensi peradilan.

Sumber
Denda Rp 750 JutaSedang

Meskipun dinyatakan tidak menikmati hasil korupsi, Tom Lembong tetap dijatuhi denda sebesar Rp 750 juta, menimbulkan perdebatan tentang keadilan hukuman.

Sumber
Vonis 4,5 tahun penjara atas kasus impor gulaTinggi

Tom Lembong dijatuhi hukuman penjara 4,5 tahun karena dianggap terlibat dalam korupsi impor gula, meskipun ia mengklaim tidak ada niat jahat dan menuduh hakim tidak konsisten.

Sumber

Jaringan & Asosiasi (97)

Tom Lembong· Terdakwa, Mantan Menteri PerdaganganKomisi Yudisial· Lembaga Pengawas HakimMahkamah Agung· Lembaga Peradilan TertinggiKejaksaan· Penuntut UmumNadiem Makarim· Disebut dalam konteks kepercayaan investorHotman Paris· PengacaraHasto Kristiyanto· Politisi, Penerima AmnestiAnies Baswedan· Presiden Republik Indonesia yang mendampingi proses pembebasan Tom LembongMahfud MD· Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan yang memberikan komentar tentang kebijakan Tom LembongHotman Paris Hutapea· Pengacara yang membandingkan kasus Nadiem dengan kasus Tom LembongKejaksaan Agung Republik Indonesia· Lembaga penuntut dalam kasus Tom LembongRutan Cipinang· Tempat penahanan Tom Lembong sebelum dibebaskanJaksa Agung· penuntut dalam kasus korupsi impor gulaPresiden Joko Widodo· presiden saat kasus terjadi, disebut dalam pernyataan Tom LembongJoko Widodo· Presiden Republik Indonesia yang memberi abolisiKPK· Komisi Pemberantasan Korupsi, tempat Tom Lembong pernah bekerjaKejaksaan Agung· Penuntut, penahan Tom LembongKomisi Yudisial (KY)· Lembaga pengawas etik hakim, menerima laporan Tom Lembong, mengusulkan sanksi hakimMahkamah Agung (MA)· Lembaga peradilan tertinggi, mempertimbangkan rekomendasi KY terkait sanksi hakimBPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)· Melakukan audit terkait kasus impor gula, perhitungannya dikritikOmbudsman RI· Menerima laporan Tom Lembong terkait audit BPKPPresiden· Memberikan abolisi kepada Tom LembongHakim· Memvonis Tom Lembong, dilaporkan atas dugaan pelanggaran etik, diusulkan sanksi oleh KYPenasihat Hukum Tom Lembong· Pembela hukum, mengajukan banding, mengkritik putusan hakimPSHK (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia)· Mengkritik pemberian abolisi dan amnestiPakar Hukum UGM/UMY· Akademisi, pengamat hukum terkait kasus dan abolisiBadan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan· Lembaga audit pemerintah; Proses auditnya diminta diperiksa oleh Tom LembongDPR· Lembaga legislatif; Tempat pembahasan kasus Tom Lembong terkait etikaHabiburokhman· Politisi; Anggota DPR; Menyatakan abolisi Tom Lembong sesuai konstitusiKuasa Hukum Tom Lembong· Perwakilan hukum Tom Lembong; Mengajukan banding

Tahukah Kamu?

Catatan

Media Paling Sering Meliput

Hukumonline memuat 23 artikel — paling banyak dari 26 media yang pernah meliput.

Catatan

Lahir di Jakarta, Indonesia

17 pejabat publik lain juga lahir di Jakarta, Indonesia.

Dianalisis 11 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga

Liputan Berita per Bulan

414

artikel total · 23 bulan tercatat

65 positif 122 netral 81 negatif

Keberagaman Sumber Berita

92

media unik · dari 414 artikel

Liputan beragam · top 16%

Top 5 Media

  • detikNews65 · 16%
  • Kompas.com51 · 12%
  • Tempo.co42 · 10%
  • Kompas.id35 · 8%
  • Hukumonline31 · 7%

Berita Terkait (268)

Tom Lembong Resmi Laporkan Hakim yang Memvonis Dirinya 4,5 Tahun

Sumut Pos · 3 April 2026

Negatif

Frasa "resmi laporkan hakim" dan vonis "4,5 tahun" menunjukkan konflik hukum yang bernada negatif bagi Tom Lembong.

Tom Lembong Tak Hadiri Open House Anies Baswedan, Ini Alasannya

SINDOnews Nasional · 22 Maret 2026

Netral

Teks melaporkan secara faktual ketidakhadiran Tom Lembong tanpa penilaian.

KY Segera Analisa Laporan Tom Lembong Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

Radar Surabaya · 14 Maret 2026

Netral

Teks hanya menyebut laporan Tom Lembong soal 'dugaan pelanggaran kode etik hakim' tanpa penilaian langsung terhadap dirinya.

Cerita Buzzer Buat Konten Tom Lembong untuk Serang Kejaksaan

CekPejabat

Platform pemantauan rekam jejak pelayan publik Indonesia berbasis agregasi media real-time.

kehakiman
Impor gula
Banding
Audit pemerintah
sanksi hakim
risiko pidana kebijakan
Vonis hukuman penjara
Kondisi ekonomi nasional
Risiko budaya Asal Bapak Senang (ABS)
revisi Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi
kasus impor gula
birokrasi takut mengambil keputusan
hukuman penjara seumur hidup
abolisi dan amnesti politis
revisi UU Tipikor
amnesti dan abolisi
buzzer dan konten
pemeriksaan hakim
pengakuan tersangka
hoaks
persidangan
kuasa hukum
Kasus dugaan korupsi impor gula
Peninjauan Kembali (PK) oleh eks Direktur PT PPI
Vonis hukuman penjara terkait kasus impor gula
Pelaporan tiga hakim ke Komisi Yudisial
Berita hoaks mengenai intervensi presiden dalam pembebasan tahanan
kurs rupiah
sentimen investor
kriminalisasi pelaku usaha
stabilitas politik nasional
laporan ke hakim
pengampunan hukum
etika peradilan
nilai tukar
kasus korupsi impor gula
proses hukum hakim
pernyataan presiden
kasus Tom Lembong
pembebasan dari pidana
peradilan dan kriminalisasi
reaksi keluarga
pernataan mengenai investasi
demonstrasi mahasiswa
iduladha dan ketaatan
perubahan sistem politik
laporan Tom Lembong
analisis laporan
Abolisi dari Presiden
Pemulihan nama baik dan kehormatan
Utang negara
Beban politik pemerintahan Prabowo
Sidang AFU
perkara Tom Lembong
sanksi nonpalu terhadap hakim
pemeriksaan hakim oleh KY
permintaan terdakwa untuk menghadirkan Tom Lembong
abolisi perkara Tom Lembong
kebijakan impor
dugaan rekayasa pengadaan
nuansa politik
putusan KY
kebenaran
pemerintah harus mendengar
pelaporan hakim
penyimpangan peradilan
hukuman penjara
etik hakim
pemeriksaan laporan etik
abolisi kebijakan impor gula
hukuman terpidana
penolakan peninjauan kembali (PK) oleh Mahkamah Agung
abolisi jabatan Tom Lembong
keputusan hukum bagi lima terpidana
kunjungan ke Kejaksaan
vonis 4,5 tahun
respons Mahkamah Agung
kasus korupsi
pemeriksaan kejagung
ganti rugi
perbandingan kasus
hukum
korupsi
perkara korupsi
kesalahan hakim
sidang eksaminasi
kesaksian
pernyataan tentang kematian Jokowi
Mahkamah Konstitusi
pemanfaatan momentum
kebijakan hukum
pengabaian
kasus suap gula
pidana
vonis pengadilan
jaksa penuntut umum
komisi kejaksaan
daya beli masyarakat
kriminalisasi
ekonomi
pidato
pengadilan
komisi yudisial
vonis
integritas kehakiman
Laporan hakim ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA)
Niat destruktif terhadap hakim
Kebebasan politik dan hukum
vonis penjara 4,5 tahun
pengajuan banding
abolisi oleh presiden
pelanggaran etik hakim
reaksi tokoh politik
vonis pidana
fenomena kriminalisasi
banding hukum
kebijakan ekonomi
dukungan politik
analisis hukum
kejaksaan agung
timses Anies
Kurangnya data riwayat organisasi
  • −Pendidikan tidak secara langsung terkait investasi
  • Dianalisis 11 Mei 2026

    Tempo.co · 13 Februari 2026

    Netral

    Teks menggambarkan pembuatan konten menggunakan nama Tom Lembong untuk menyerang Kejaksaan, yang merupakan informasi faktual tentang penggunaan citranya, bukan evaluasi langsung terhadapnya.

    Koordinator Buzzer Akui Bikin Konten soal Kasus Tom Lembong

    Tirto.id · 12 Februari 2026

    Negatif

    mengungkap 'Bikin Konten soal Kasus Tom Lembong' yang menimbulkan citra buruk

    Hati Nurani dalam Intelektuallitas, Kisah Tom Lembong Menemukan “Hati” di Tengah Ambisi

    PELAKITA.ID · 10 Januari 2026

    Netral

    meski menyebut Tom Lembong, fokus pada cerita pribadi dan intelektualitas, bukan penilaian kebijakan

    MA Pertimbangkan Rekomendasi KY Soal Hakim Kasus Tom Lembong

    Tempo.co · 5 Januari 2026

    Negatif

    mengulang pembahasan rekomendasi sanksi hakim terkait kasus Tom Lembong

    Hakim Pemvonis Tom Lembong Diusulkan Sanksi Nonpalu, Apa Itu?

    Kompas.com · 31 Desember 2025

    Positif

    Usulan 'Sanksi Nonpalu' bagi hakim yang memvonisnya mengindikasikan adanya masalah dengan putusan terhadap Tom Lembong.

    PH: Sanksi atas majelis hakim Tom Lembong perbaiki citra peradilan

    ANTARA News · 31 Desember 2025

    Netral

    Teks menyorot sanksi atas majelis hakim Tom Lembong untuk perbaikan citra peradilan, bukan sikap ke Tom Lembong.

    KY Usul Sanksi Hakim Pengadil Tom Lembong, MA Ungkit Peraturan Bersama 02/2012

    detikNews · 30 Desember 2025

    Positif

    Teks menunjukkan Komisi Yudisial mengusulkan sanksi bagi hakim yang mengadili Tom Lembong, menandakan pengakuan atas kesalahan dalam proses hukum yang melibatkannya.

    MA Pertimbangkan Rekomendasi KY soal Sanksi Hakim Perkara Tom Lembong

    Kompas.com · 30 Desember 2025

    Negatif

    membahas rekomendasi sanksi terhadap hakim dalam perkara Tom Lembong

    MA Pertimbangkan Rekomendasi KY Terkait Sanksi Hakim Kasus Tom Lembong

    Hukumonline · 30 Desember 2025

    Positif

    Teks melaporkan MA mempertimbangkan rekomendasi sanksi untuk hakim dalam kasus Tom Lembong, menunjukkan kemungkinan adanya ketidakberesan dalam penanganan perkaranya.

    Jejak Hakim Pengadil Tom Lembong yang Kini Diusulkan Kena Sanksi

    detikNews · 29 Desember 2025

    Positif

    Teks menyoroti jejak hakim pengadil Tom Lembong yang kini diusulkan kena sanksi, yang menguatkan dugaan adanya ketidakberesan dalam penanganan kasusnya.

    Apa yang Membuat Hakim Perkara Tom Lembong Melanggar Etik

    Tempo.co · 28 Desember 2025

    Negatif

    Teks menyoroti pelanggaran etik oleh hakim perkara Tom Lembong, berdampak negatif pada citra dan integritasnya.

    KY Minta Hakim Pengadil Tom Lembong Disanksi, MA Bilang Begini

    detikNews · 28 Desember 2025

    Netral

    Teks membahas usulan sanksi terhadap hakim, bukan tindakan atau status Tom Lembong.

    KY Usulkan Hakim Perkara Tom Lembong Disanksi Nonpalu 6 Bulan

    Tirto.id · 28 Desember 2025

    Netral

    Frasa "Disanksi Nonpalu 6 Bulan" hanya melaporkan perkembangan prosedural hukum secara objektif tanpa menilai kinerja Lemboing.

    Hukum kemarin, korban TPPO Kamboja hingga majelis hakim Tom Lembong

    ANTARA News · 27 Desember 2025

    Netral

    menyebut 'majelis hakim Tom Lembong' secara faktual tanpa penilaian

    Putusan KY Perkuat Bukti Nuansa Politik di Balik Kasus Tom Lembong

    Rmol.id · 27 Desember 2025

    Negatif

    Ungkapan "nuansa politik di balik kasus Tom Lembong" mengarah ke kontroversi dan citra negatif.

    Komisi Yudisial Nyatakan 3 Hakim Kasus Tom Lembong Langgar Kode Etik

    CNN Indonesia · 26 Desember 2025

    Positif

    Teks menyatakan bahwa hakim dalam kasus Tom Lembong melanggar kode etik, mengindikasikan adanya ketidakberesan dalam proses hukum yang menimpanya.

    KY rekomendasikan majelis hakim perkara Tom Lembong disanksi nonpalu

    ANTARA News · 26 Desember 2025

    Positif

    Rekomendasi sanksi terhadap hakim yang menangani perkara Tom Lembong menunjukkan adanya dugaan ketidakberesan dalam penanganannya, yang menguntungkan posisi Tom Lembong.

    ←←Sebelumnya3 / 14Berikutnya→→

    Navigasi

    BerandaDirektori PejabatTentang Kami

    Legal

    Kebijakan PrivasiSyarat & KetentuanKontak

    © 2026 CekPejabat. Seluruh hak cipta dilindungi.

    Didukung olehOmnidata