
Jabatan
Calon Bupati Gunungkidul (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Daerah Istimewa Yogyakarta
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
60
Berdasarkan 60 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kurang Meritokratis
Penilaian meritokrasi Sunaryanta sebagai Calon Bupati Gunungkidul menunjukkan relevansi terbatas. Riwayat pendidikan dasar dan menengahnya tidak secara langsung mendukung peran kepemimpinan daerah. Kurangnya informasi mengenai riwayat pekerjaan yang spesifik dan pengalaman organisasi menjadi faktor signifikan yang mengurangi penilaian meritokrasi.
Kesesuaian Pendidikan
Riwayat pendidikan SMA, SMP, dan SD tidak memberikan dasar yang kuat untuk kompetensi dalam tata kelola pemerintahan daerah. Pendidikan yang lebih tinggi di bidang pemerintahan, hukum, atau ekonomi akan lebih relevan.
Pengalaman Relevan
Informasi mengenai riwayat pekerjaan Sunaryanta tidak lengkap, sehingga sulit untuk menilai relevansi pengalamannya dengan jabatan Bupati. Tidak adanya riwayat organisasi juga mengurangi penilaian karena pengalaman berorganisasi penting dalam kepemimpinan.
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Sunaryanta tercatat sebagai salah satu kepala daerah terkaya di Yogyakarta dengan nilai kekayaan yang jauh melampaui rival politiknya dalam Pilkada.
SumberSunaryanta menyatakan kekecewaannya terkait kebijakan pengaktifan kembali Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sebelumnya telah dipecat.
SumberSebagai bupati petahana, Sunaryanta mengakui kekalahannya dalam kontestasi Pilkada Gunungkidul 2024 kepada pasangan Endah Subekti-Joko.
SumberBupati petahana Sunaryanta menyatakan pasrah jika tidak mendapatkan partai pengusung untuk maju kembali dalam Pilkada Gunungkidul 2024.
SumberSunaryanta menyatakan kekecewaan atas keputusan pemerintah untuk memecat sejumlah ASN dan menolak upaya pengaktifan kembali mereka, menimbulkan perdebatan publik tentang keadilan prosedur pemecatan.
SumberSunaryanta dan Heri Susanto masih menerima gaji meskipun masa jabatan mereka telah berakhir
SumberSunaryanta dianggap sebagai bupati kontroversi yang mungkin mempengaruhi dukungan suara dalam pilkada menurut pernyataan Halili Hasan
SumberMantan anak buah mengugat Bupati Sunaryanta, namun Sunaryanta menyatakan tidak menganggap itu sebagai masalah
SumberSunaryanta dikenal sebagai bupati terkaya kedua di DIY, menimbulkan spekulasi tentang sumber kekayaan dan transparansi keuangan
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 227% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Bawah Rata-rata
Skor Merit Rendah
Peringkat #1069 dari 1364 anggota Kepala Daerah (skor 45).
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta
35 pejabat publik dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Radar Jogja memuat 8 artikel — paling banyak dari 25 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Gunungkidul
5 pejabat publik lain juga lahir di Gunungkidul.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
123
artikel total · 77 bulan tercatat
46
media unik · dari 123 artikel
Liputan beragam · top 15%
Top 5 Media
Gandung Sebut Sunaryanta-Heri Tidak Pelit
Radar Jogja · 5 Mei 2026
PositifPernyataan 'Tidak Pelit' mengindikasikan sentimen positif terhadap Sunaryanta.
Petahana Sunaryanta Pasrah jika Tak Ada Partai Pengusung dalam Pilkada Gunungkidul 2024, PKB: kalau Mau Kami Usung Ya Datang ke Sini
Radar Jogja · 14 April 2026
NetralTeks netral, melaporkan pernyataan Sunaryanta terkait Pilkada.
Bupati Hadiri Agenda DPC PKB Gunungkidul, Sinyal Maju Kembali Pilkada 2024?
Radar Jogja · 13 April 2026
NetralTeks netral, menanyakan sinyal maju Pilkada.
Harta Kekayaan Bakal Cabup Gunungkidul yang Dilaporkan ke KPK, Sunaryanta Paling Tajir, Sutrisno yang Terkecil
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Radar Jogja · 6 April 2026
NetralTeks netral, melaporkan data kekayaan calon bupati.