
Jabatan
Fraksi
Provinsi / Dapil
—
Periode
—
Artikel Terindeks
248
Berdasarkan 248 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kategori Pemberitaan
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, penempatan M. Busyro Muqoddas dapat dianggap meritokratis. Latar belakang pendidikan hukumnya relevan, dan pengalaman di bidang hukum dan pendidikan hukum mendukung kompetensinya. Namun, kurangnya informasi jabatan dan lembaga yang pernah diemban menyulitkan penilaian yang lebih komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Sarjana dan Magister Hukum sangat relevan dengan potensi jabatan di bidang hukum, tata negara, atau pengawasan lembaga publik.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai direktur lembaga konsultasi hukum, pembantu dekan, dan ketua pusdiklat menunjukkan kemampuan manajerial dan pemahaman mendalam tentang hukum. Keanggotaan di MPM UII juga memberikan pengalaman dalam organisasi dan pengambilan keputusan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Busyro Muqoddas mengkritik proyek MBG karena dianggap tidak transparan dan antidemokrasi. Ia juga menggugat UU APBN 2026 terkait MBG ke MK.
SumberBusyro Muqoddas menyoroti masalah korupsi sumber daya alam dan bencana kemanusiaan.
SumberBusyro Muqoddas mengajukan amicus curiae untuk menghentikan kriminalisasi dalam perkara Babay Farid.
SumberBusyro Muqoddas menyerukan pembentukan Tim Pencari Fakta kasus Andrie Yunus.
SumberBusyro Muqoddas menyatakan bahwa pemerintahan Prabowo semakin disorientasi.
SumberBusyro Muqoddas menilai proyek MBG (Masyarakat Berbasis Gotong Royong) tidak transparan, mengabaikan prinsip demokrasi, dan mengancam akuntabilitas publik.
SumberBusyro Muqoddas bersama rekan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi menentang pasal-pasal UU APBN 2026 yang mengatur program MBG.
SumberSebagai amicus curiae, Busyro Muqoddas mengajukan penangguhan penahanan pertama terhadap aktivis Arie Yunus, menilai proses hukum tidak adil.
SumberBusyro Muqoddas bersama tokoh lain menyerukan pembentukan tim independen untuk menyelidiki kasus penembakan aktivis Andrie Yunus.
SumberBusyro Muqoddas menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo semakin disorientasi dan tidak berpihak kepada rakyat.
SumberCatatan
Media Paling Sering Meliput
Muhammadiyah memuat 15 artikel — paling banyak dari 53 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 59 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Catatan
Lahir di Yogyakarta
24 pejabat publik lain juga lahir di Yogyakarta.
Dianalisis 11 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
334
artikel total · 148 bulan tercatat
117
media unik · dari 334 artikel
Liputan beragam · top 10%
Top 5 Media
Busyro Muqoddas Soroti Dominasi Oligarki Politik di Balik Persoalan Komisi Yudisial
Kabar6.com · 4 September 2026
NetralTeks menyasikan Busyro Muqoddas menyoroti isu oligarki politik terhadap Komisi Yudisial, bersifat informatif tanpa penilaian langsung
Busyro Sebut Prinsip Keberimbangan, Akurasi, Dan Kepatuhan Kode Etik Jurnalistik, Fondasi Utama Bangun Kepercayaan Publik Terhadap Media
- Redaksisulut.com · 7 Agustus 2026
PositifPernyataan tentang "prinsip keberimbangan" dan "fondasi utama bangun kepercayaan publik" memberi kesan positif pada sikap Busyro.
Busyro Muqoddas Dorong Gerakan Muhammadiyah Lebih Sistematis untuk Jawab Persoalan Bangsa
tvMu · 7 Agustus 2026
PositifFrasa "Dorong Gerakan Muhammadiyah Lebih Sistematis" menunjukkan peran aktif dan bernada apresiatif terhadap Busyro Muqoddas.
Dianalisis 11 Mei 2026
Jadi Pembicara di Diskusi CIDES ICMI Sulsel – CELIOS, Busyro Muqoddas: Ketika Korupsi Bukan Lagi Sekadar Kejahatan, tetapi Bencana Kemanusiaan
PELAKITA.ID · 6 Agustus 2026
NetralTeks hanya melaporkan Busyro Muqoddas menjadi pembicara dan mengutip pernyataannya tentang korupsi, bukan menilai dirinya secara positif atau negatif.