
Jabatan
Komisi IV - Anggota
Fraksi
Golongan Karya
Provinsi / Dapil
Jawa Tengah
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
390
Berdasarkan 390 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Meritokratis
Penempatan Firman Soebagyo sebagai anggota Komisi IV DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Pengalaman beliau di bidang legislatif dan organisasi, meskipun tidak sepenuhnya linier dengan fokus Komisi IV (pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, dan kelautan), memberikan dasar yang relevan. Namun, kurangnya detail spesifik terkait pengalaman di sektor-sektor tersebut menjadi catatan.
Kesesuaian Pendidikan
Latar belakang pendidikan Sastra Sosial kurang relevan secara langsung dengan bidang tugas Komisi IV. Meskipun demikian, kemampuan analisis sosial dan pemahaman masyarakat yang diperoleh dapat berguna dalam perumusan kebijakan.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai anggota MPR dan DPR RI menunjukkan pemahaman tentang proses legislasi dan kebijakan publik. Keikutsertaan dalam berbagai organisasi, meskipun tidak semuanya terkait langsung dengan bidang Komisi IV, memberikan pengalaman dalam pengelolaan organisasi dan advokasi kepentingan. Pengalaman sebagai Direktur di PT. Manggala Group tidak cukup informasinya untuk dinilai relevansinya.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Firman Soebagyo mengkritik hak veto PBB yang dianggap tidak adil dan menghambat demokrasi global.
SumberFirman Soebagyo mengkritik praktik pajak ganda yang dinilai membebani masyarakat.
SumberFirman Soebagyo berbicara tentang keresahan generasi muda yang pintar tetapi akar budayanya mulai copot.
SumberFirman Soebagyo menyatakan bahwa garam impor membunuh petani dan negara harus berpihak pada petani lokal.
SumberFirman Soebagyo mengkritik rencana impor mobil pikap dari India, menyatakan ada kejanggalan.
SumberFirman Soebagyo meminta pemerintah terbuka soal impor beras khusus dari AS dan menyoroti pernyataan Menko Pangan terkait hal tersebut.
SumberFirman Soebagyo menyoroti ketergantungan Indonesia pada garam impor dari Australia dan meminta pemerintah menghentikan impor.
SumberFirman Soebagyo mengkritik keras pernyataan pengamat terhadap Prabowo yang berpotensi memicu kegaduhan.
SumberFirman Soebagyo membongkar risiko rencana ekspor beras karena data yang tidak sinkron, yang dapat merugikan rakyat.
SumberFirman Soebagyo mendesak audit total proyek infrastruktur nasional setelah plafon Bandara Soetta ambrol.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 58% lebih banyak dari rata-rata anggota DPR.
Peringkat
Skor Merit Top 21%
Peringkat #126 dari 577 anggota DPR yang sudah dianalisis (skor 85).
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
44 kontroversi tercatat — rata-rata di DPR adalah 10.2.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
57% dari 184 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Golongan Karya
Salah satu dari 101 anggota fraksi Golongan Karya di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
663
artikel total · 82 bulan tercatat
158
media unik · dari 663 artikel
Liputan beragam · top 10%
Top 5 Media
Titik Api Meluas di Tengah Cuaca Ekstrem, Firman Soebagyo Minta Pemerintah Perkuat Deteksi Dini
Jakartanews.id · 4 September 2026
PositifFirman Soebagyo menunjukkan kepedulian terhadap krisis titik api dengan meminta pemerintah memperkuat deteksi dini, mencerminkan sikap politik dan kinerja pengawasan yang positif.
Harga Beras Naik 8 Bulan, Firman Soebagyo Minta Stok Bulog Segera Keluar
RM.ID · 4 September 2026
PositifFirman Soebagyo merespons kenaikan harga beras dengan meminta stok Bulog segera dikeluarkan, menunjukkan perhatian terhadap kepentingan masyarakat dan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Firman Soebagyo: Penanganan Karhutla Masih Parsial, Perlu Badan Khusus
Fraksi Partai Golkar · 4 September 2026
NetralFirman Soebagyo mengkritik penanganan karhutla yang masih parsial dan menuntut pembentukan badan khusus, menunjukkan sikap politik yang konstruktif namun netral terhadap sosoknya sendiri.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026