Jabatan
Komisi XI - Ketua
Fraksi
Golongan Karya
Provinsi / Dapil
Jawa Timur
Periode
2024-2029
Kontak
www.misbakhun.com
Artikel Terindeks
393
Berdasarkan 393 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kategori Pemberitaan
Meritokratis
Penempatan Dr. Mukhamad Misbakhun sebagai Ketua Komisi XI DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerjanya, terutama di bidang ekonomi dan perpajakan, relevan dengan tugas pengawasan keuangan dan perbankan yang menjadi fokus Komisi XI. Pengalaman organisasi di partai politik juga memberikan pemahaman tentang dinamika kebijakan publik.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S1 Ekonomi dan S2 Hukum Bisnis relevan dengan tugas Komisi XI yang membidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan. Kombinasi kedua bidang ilmu ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang aspek ekonomi dan hukum dalam kebijakan publik.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai PNS di Direktorat Jenderal Pajak sangat relevan dengan tugas pengawasan keuangan negara. Pengalaman sebagai komisaris perusahaan memberikan pemahaman tentang sektor swasta. Pengalaman organisasi di partai politik, khususnya yang terkait dengan koperasi dan UMKM, memberikan wawasan tentang isu-isu ekonomi kerakyatan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Kritik terhadap kebijakan Bank Indonesia yang dianggap konvensional dan tidak inovatif
SumberMisbakhun menyoroti isu ajakan Makar yang dipermasalahkan oleh beberapa pihak.
SumberMisbakhun menegaskan bahwa kenaikan harga BBM harus menjadi opsi terakhir menghadapi konflik Timur Tengah.
SumberMisbakhun menyoroti masalah coretax dan menegaskan pentingnya tidak sampai tax rasio menjadi korban.
SumberDPR mengakui bahwa Misbakhun melakukan kunjungan kerja ke Australia pada saat terjadi demonstrasi di dalam negeri, menimbulkan pertanyaan tentang prioritas dan sensitivitas politik.
SumberMisbakhun menegaskan bahwa masih ada mandat dari Golkar untuk memimpin Komisi XI, sementara spekulasi mengenai pencalonannya sebagai Ketua OJK terus menguat, menimbulkan ketegangan politik internal partai.
SumberKomisi XI DPR menilai bahwa proporsi kredit yang diberikan kepada UMKM masih jauh di bawah target yang ditetapkan, menimbulkan kekhawatiran tentang dukungan finansial bagi sektor usaha mikro.
SumberPeringkat
Skor Merit Top 1%
Peringkat #8 dari 577 anggota DPR yang sudah dianalisis (skor 92).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
37% dari 113 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Golongan Karya
Salah satu dari 101 anggota fraksi Golongan Karya di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Timur
255 pejabat publik dari Provinsi Jawa Timur terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Fraksi Golkar memuat 20 artikel — paling banyak dari 71 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
1.002
artikel total · 26 bulan tercatat
189
media unik · dari 1.002 artikel
Liputan beragam · top 8%
Top 5 Media
Capai Target 2027, DPR Minta Perluas Basis Pajak dan SDA Dioptimalkan
DDTCNews · 3 September 2026
NetralTeks membahas permintaan DPR soal perluasan basis pajak, bukan kinerja Misbakhun secara langsung.
Komisi XI DPR Setujui Target Ekonomi 6% dan Rupiah Rp17.500 untuk RAPBN 2027
Industry.co.id · 3 September 2026
NetralTeks membahas persetujuan target ekonomi oleh Komisi XI, tidak menyebut Misbakhun secara spesifik.
Komisi XI DPR RI Sepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro dalam RAPBN 2027
Heta News · 3 September 2026
NetralBerita netral tentang Komisi XI DPR menyepakati asumsi makro RAPBN 2027, tidak menyebut Misbakhun secara spesifik.
Komisi XI Tegaskan Penggunaan SAL Harus Peroleh Persetujuan DPR - Market
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Bloomberg Technoz · 2 September 2026
NetralTeks tentang sikap Komisi XI terkait penggunaan SAL, tidak menyebut Misbakhun secara spesifik.