
Jabatan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Fraksi
Provinsi / Dapil
—
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
337
Berdasarkan 337 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Meritokratis
Penempatan Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian cukup meritokratis. Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerjanya relevan dengan jabatan yang diemban, meskipun ada faktor lain yang mungkin mempengaruhi penunjukan tersebut. Pengalaman organisasi juga mendukung kapasitas kepemimpinan dan pemahaman tentang dinamika sosial-ekonomi.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Airlangga Hartarto, terutama di bidang teknik, bisnis (MBA), dan manajemen teknologi, memberikan dasar yang kuat untuk memahami dan mengelola aspek-aspek ekonomi. Gelar doktor kehormatan di bidang kebijakan pembangunan juga relevan dengan perannya dalam koordinasi kebijakan ekonomi.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Menteri Perindustrian memberikan pemahaman praktis tentang sektor industri dan dampaknya terhadap perekonomian. Keanggotaan di DPR-RI juga memberikan wawasan tentang proses legislasi dan kebijakan publik. Pengalaman organisasi, terutama di bidang insinyur dan asosiasi emiten, memperkaya pemahaman tentang berbagai sektor ekonomi.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Beberapa media melaporkan adanya usulan pemotongan gaji menteri, yang kemudian ditanggapi oleh Airlangga Hartarto bahwa wacana tersebut belum dibahas secara resmi.
SumberRupiah mengalami pelemahan signifikan, memicu pemerintah menyiapkan kebijakan currency swap dengan China dan Jepang serta strategi pengendalian nilai tukar yang diungkapkan oleh Menko.
SumberAnalis memprediksi defisit APBN dapat mencapai 4,06% dari PDB jika harga minyak terus naik, menimbulkan kekhawatiran atas keberlanjutan fiskal.
SumberFitch menurunkan outlook ekonomi Indonesia, sementara Airlangga Hartarto menekankan upaya optimalisasi penerimaan pajak untuk menanggulangi risiko tersebut.
SumberPemerintah tetap melanjutkan program MBG dan KDMP meski terdapat risiko geopolitik, menimbulkan pertanyaan tentang prioritas anggaran.
SumberPrabowo menargetkan belanja kementerian/lembaga mencapai 95%, sementara Airlangga melaporkan pencapaian baru 70% hingga saat ini.
SumberAirlangga memperkirakan laju investasi akan melambat dan menyebut adanya "perang" dalam evaluasi investasi.
SumberAirlangga menyatakan bahwa penyelesaian utang Whoosh sedang dibahas secara teknis antar‑kementerian, menimbulkan pertanyaan tentang beban fiskal pemerintah.
SumberMenko Airlangga akan mengumumkan aturan WFH yang telah final, menimbulkan perdebatan mengenai fleksibilitas dan produktivitas kerja.
SumberDalam AZEC Plus Online Summit, Airlangga menekankan kolaborasi energi di tengah gangguan pasokan global, menimbulkan kekhawatiran tentang ketahanan energi nasional.
SumberCatatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #21 dari 62 anggota Kementerian (skor 45).
Di Atas Rata-rata
Bersih Kontroversi
Tidak ada kontroversi tercatat, sementara rata-rata Kementerian adalah 8.1.
Catatan
Pemberitaan Netral
Mayoritas (94%) dari 93 artikel bernada netral.
Catatan
Anggota Kementerian
Salah satu dari 62 anggota Kementerian yang terindeks.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia memuat 73 artikel — paling banyak dari 17 media yang pernah meliput.
Dianalisis 10 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
586
artikel total · 78 bulan tercatat
124
media unik · dari 586 artikel
Liputan beragam · top 28%
Top 5 Media
Insentif Motor Listrik Diberikan September? Ini Kata Airlangga
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026
NetralTeks berupa pertanyaan jurnalistik yang memperkenalkan topik insentif motor listrik dan meminta tanggapan Airlangga, belum menyatakan penilaian positif atau negatif.
Insentif Motor Listrik Diberikan September? Ini Kata Airlangga
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026
NetralHeadline informatif netral yang hanya melaporkan pertanyaan tentang pernyataan Airlangga mengenai insentif motor listrik, tanpa menyatakan sikap positif atau negatif.
Airlangga Respons Isu Daya Beli Masyarakat Melemah
investor.id · 28 Agustus 2026
NetralTeks membahas respons Airlangga terhadap isu daya beli masyarakat, tidak menunjukkan sentimen eksplisit positif atau negatif terhadap kinerja atau kebijakan secara langsung
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Sebut Investasi AI Bisa Capai 12 Miliar Dolar AS, Hilirisasi Tetap Jadi Andalan
VOI.ID · 28 Agustus 2026
NetralTeks melaporkan pernyataan Airlangga tentang investasi AI tanpa menilai kinerjanya, sehingga netral.