
Jabatan
Anggota DPD RI
Fraksi
Provinsi / Dapil
Jawa Barat
Periode
2024-2029
Kontak
aanyarinacasmayanti@dpd.go.id
Artikel Terindeks
92
Berdasarkan 92 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kurang Meritokratis
Penilaian meritokrasi Aanya Rina Casmayanti sebagai Anggota DPD RI dari Jawa Barat menunjukkan relevansi terbatas. Dengan data riwayat pendidikan, pekerjaan, dan organisasi yang tidak tersedia, sulit untuk menilai kesesuaian latar belakangnya secara komprehensif dengan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota DPD.
Kesesuaian Pendidikan
Karena data riwayat pendidikan tidak tersedia, tidak mungkin untuk menilai relevansi pendidikan formal dengan peran sebagai anggota DPD. Pendidikan yang relevan seperti ilmu politik, hukum, atau kebijakan publik akan meningkatkan penilaian meritokrasi.
Pengalaman Relevan
Tidak tersedianya data riwayat pekerjaan dan organisasi menghambat penilaian pengalaman relevan. Pengalaman dalam pemerintahan daerah, advokasi masyarakat, atau organisasi sosial politik akan menjadi nilai tambah dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi di DPD.
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Aanya menuntut penegakan hukum terhadap izin serampangan TWA di Tangkuban Perahu
SumberAanya menyoroti peran premanisme dalam menghambat investasi dan menyerukan penegakan hukum tegas
SumberKampanye yang menampilkan topi caping menimbulkan kontroversi di kalangan pemilih
SumberAanya menyoroti perlunya tindakan cepat dalam penanganan banjir di wilayah tersebut
SumberKomeng memprotes keputusan Komite II DPD yang menimbulkan kebingungan di antara senator asal Jawa Barat.
SumberKunker anggota DPD RI termasuk Komeng menyoroti masalah pelayanan publik dan ekonomi yang muncul di Kota Cirebon.
SumberAanya Rina menyoroti adanya praktik premanisme yang mengganggu iklim investasi dan menuntut penegakan hukum yang tegas.
SumberTeh Aanya dari DPD RI menemukan permasalahan serius terkait kinerja dan integritas ASN di Jawa Barat.
SumberMaraknya aksi premanisme dianggap sebagai hambatan utama bagi iklim investasi di Jawa Barat.
SumberTeh Aanya menyoroti krisis gaji PPPK di 39 daerah dan meminta pemerintah pusat segera memberikan solusi.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 105% lebih banyak dari rata-rata anggota DPD.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
4 kontroversi tercatat — rata-rata di DPD adalah 1.1.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
55% dari 56 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota DPD
Salah satu dari 150 anggota DPD yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Barat
260 pejabat publik dari Provinsi Jawa Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
RRI.co.id memuat 8 artikel — paling banyak dari 39 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
219
artikel total · 44 bulan tercatat
92
media unik · dari 219 artikel
Liputan beragam · top 8%
Top 5 Media
DPD RI Soroti Sederet Masalah di Bandung Barat: Buruknya Infrastruktur, Kemiskinan, dan Pengangguran
Tribunjabar.id · 6 Agustus 2025
NetralTeks membahas DPD RI secara institusional, bukan Aanya Rina Casmayanti DPD.
Kunjungan Reses ke Kabupaten Bandung, Teh Aanya Tampung Aspirasi Strategis Daerah - Kabar Kuningan
Kabar Kuningan · 4 Agustus 2025
PositifNada positif terlihat dari frasa "Tampung Aspirasi Strategis" yang menonjolkan kinerja baik
Kunjungan Reses ke Kabupaten Bandung, Teh Aanya Tampung Aspirasi Strategis Daerah - Kabar Kuningan
Kabar Kuningan · 4 Agustus 2025
PositifTeh Aanya menunjukkan kinerja positif dengan menampung aspirasi strategis daerah saat kunjungan reses.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
DOB Cianjur Selatan Kembali Dihembuskan Anggota DPD RI. Aanya: Untuk Cianjur Sudah Oke - Radar Cianjur
Radar Cianjur · 2 Agustus 2025
NetralTeks membahas sikap Aanya soal "DOB Cianjur Selatan" secara faktual, tanpa nada pujian atau kritik yang jelas.