Yunarto Wijaya | CekPejabat | CekPejabat
← Direktori Foto
Jakarta, Indonesia, 27 Juni 1981
Jabatan
Direktur Eksekutif
Analisis Sentimen Media 7% positif70% netral23% negatif
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 91 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Isu Teridentifikasi
Sedang Kritik terhadap Jokowi
Tinggi Target pembunuhan
Sedang Kritik tajam terhadap Presiden Prabowo
Rendah Saran retret kabinet di Hambalang
Sedang Isu pemakzulan Jokowi
Sedang Dukungan Jokowi terhadap Prabowo-Gibran
Rendah Kemarahan Jokowi terhadap menteri
Tinggi Mundur Ahok dari Pertamina
Tinggi Target pembunuhan 22 Mei
Sedang Omongan tidak bermutu
Tinggi Ancaman Pembunuhan
Sedang Kritik terhadap Anies Baswedan
Tinggi Ancaman pembunuhan dan intimidasi terhadap Yunarto Wijaya
Sedang Komentar terkait isu ijazah Jokowi
Rendah Isu dukungan Prabowo dan pamit dari media sosial
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Skor Meritokrasi Penilaian meritokrasi Yunarto Wijaya sebagai Direktur Eksekutif menunjukkan relevansi terbatas. Latar belakang pendidikan di bidang Hubungan Internasional dan Manajemen memberikan dasar pengetahuan yang berguna, namun kurangnya informasi mengenai riwayat pekerjaan dan organisasi menyulitkan penilaian yang komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Hubungan Internasional dan Magister Manajemen memberikan landasan teoritis yang relevan untuk posisi kepemimpinan dan analisis strategis. Namun, kesesuaian langsung dengan tugas spesifik sebagai Direktur Eksekutif tidak sepenuhnya jelas tanpa informasi tambahan mengenai fokus pendidikan dan industri yang relevan.
Pengalaman Relevan
Tidak tersedianya data riwayat pekerjaan dan organisasi merupakan kendala signifikan dalam menilai relevansi pengalaman. Tanpa informasi ini, sulit untuk menentukan apakah pejabat memiliki pengalaman praktis yang mendukung kemampuan mereka dalam menjalankan tugas sebagai Direktur Eksekutif.
Faktor Pengurang
− Tidak ada informasi riwayat pekerjaan − Tidak ada informasi riwayat organisasi Dianalisis 11 Mei 2026
Riwayat & Karir (5) Pendidikan5
Tanpa Periode
SD St Maria Fatima Jakarta
SMP St Maria Fatima Jakarta
SMA Fonsvitae 1 Jakarta
Universitas Katolik Parahyangan · Hubungan Internasional, FISIP
Universitas Indonesia · Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi
Kontroversi (91) Kritik terhadap Jokowi Sedang
Yunarto Wijaya yang sebelumnya mendukung Jokowi kini memberikan kritik pedas
Sumber Target pembunuhan Tinggi
Yunarto Wijaya pernah menjadi target pembunuhan, yang menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan motivasi politiknya.
Sumber Kritik tajam terhadap Presiden Prabowo Sedang
Yunarto secara terbuka mengkritik kebijakan dan program Presiden Prabowo, termasuk retret kabinet di Hambalang dan program MBG, yang menimbulkan ketegangan dengan partai pendukung Prabowo.
Sumber Saran retret kabinet di Hambalang Rendah
Yunarto memberikan saran kontroversial mengenai retret kabinet Prabowo di Hambalang, memicu respons dari Golkar dan partai lain.
Sumber Isu pemakzulan Jokowi Sedang
Artikel membahas isu pemakzulan Jokowi setelah 10 tahun menjabat sebagai presiden.
Sumber Dukungan Jokowi terhadap Prabowo-Gibran Sedang
Relawan dinilai menjerumuskan Jokowi terkait dukungan kepada Prabowo-Gibran.
Sumber Kemarahan Jokowi terhadap menteri Rendah
Artikel membahas makna kemarahan Jokowi sebagai cambukan kepada menteri agar malu.
Sumber Mundur Ahok dari Pertamina Tinggi
Yunarto Wijaya dikaitkan dengan keputusan Ahok mundur dari jabatan di Pertamina, menimbulkan spekulasi adanya tekanan politik di antara keduanya.
Sumber Target pembunuhan 22 Mei Tinggi
Yunarto Wijaya disebut sebagai target utama dalam rencana pembunuhan yang terjadi pada 22 Mei, menimbulkan kekhawatiran keamanan dan dugaan motif politik.
Sumber Omongan tidak bermutu Sedang
Partai PAN menyatakan bahwa pernyataan Yunarto Wijaya sudah tidak bermutu, menambah kontroversi publik terhadapnya.
Sumber Lihat semua 91 kontroversi → Jaringan & Asosiasi (115) Semua115 Orang57 Organisasi45 Lokasi13
Lihat semua 115 entitas →
Tahukah Kamu? Catatan
Pemberitaan Netral
Mayoritas (79%) dari 98 artikel bernada netral.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Kompas.tv memuat 20 artikel — paling banyak dari 39 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Jakarta, Indonesia
17 pejabat publik lain juga lahir di Jakarta, Indonesia.
Dianalisis 11 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
Liputan Berita per Bulan artikel total · 197 bulan tercatat
17 positif 165 netral 55 negatif
Keberagaman Sumber Berita media unik · dari 415 artikel
Liputan beragam · top 13%
Platform pemantauan rekam jejak pelayan publik Indonesia berbasis agregasi media real-time.
Tinggi Kritik terhadap program MBG
Sedang Keraguan atas survei kepuasan publik Prabowo
Sedang Reshuffle kabinet Prabowo
Tinggi Retret kabinet di Hambalang
Sedang Transparansi Formula E
Sedang Pemanggilan media sosial
Sedang Komentar yang tidak bermutu
rendah Perbedaan Pendapat dengan Tokoh Agama
Rendah Perdebatan terkait kritik terhadap Gibran Rakabuming Raka
rendah Pamit dari media sosial
sedang Laporan akun media sosial ke polisi
rendah Kritik terhadap Anies Baswedan soal banjir
sedang Debat dengan Hidayat Nur Wahid
rendah Penurunan elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono
Sedang Pengaduan PSI tentang upaya mengadu domba antara Prabowo dan Jokowi
Sedang Debat tentang langkah politik Jokowi terkait kasus ijazah
Sedang Tuduhan Silfester tentang dalang palsu ijazah Jokowi dan pertanyaan Yunarto kepada Prabowo
Sedang Debat Yunarto vs Nurdin Halid mengenai respons DPR terhadap pemakzulan Gibran
Rendah Pernyataan PAN bahwa pernyataan Yunarto Wijaya sudah tidak bermutu
Rendah Kritik Terhadap Presiden Jokowi
Rendah Sindiran Terhadap Anies Baswedan
Sedang Pernyataan Yunarto Wijaya yang dianggap tidak bermutu
Sedang Diminta mendukung agenda jabatan presiden tiga periode
Tinggi Perintah pembunuhan oleh Kivlan Zen
Tinggi Target rencana pembunuhan
Sedang Debat panas dengan Bara JP
Rendah Kritik tajam dari PAN
Rendah Menyebut Anies Baswedan banyak gimmick
Rendah Kritik kualitas pernyataan
Sedang Arahan Dukungan Relawan Dua Periode
Sedang Keterlibatan Presiden dalam Atribut Kampanye
Rendah Perpindahan Dukungan Politikus
Rendah Kritik PAN terhadap pernyataan Yunarto Wijaya
Tinggi Persidangan terkait hasil survei yang berbeda
Sedang Pelaporan lima akun media sosial ke polisi
Sedang Kritik tajam dan ejekan terkait preferensi politik
Rendah Mengejek Denny Siregar terkait kasus Wadas
Sedang Pernyataan dikritik PAN
Sedang Polisikan 5 akun media sosial
Sedang Kredibilitas pernyataan Yunarto Wijaya
Sedang Pernyataan Yunarto Wijaya dianggap tidak bermutu oleh PAN
Tinggi Ancaman pembunuhan terhadap Yunarto Wijaya
Tinggi Tuduhan pembunuhan terkait Kivlan Zen
Rendah Pamitan dari media sosial
Sedang akun palsu menyebarkan nomor telepon
Rendah hubungan kutukan dengan kematian lawan politik
sedang Pernyataan Yunarto Wijaya dinilai tidak bermutu oleh PAN
rendah Pro dan kontra Presidential Club ala Prabowo
Sedang Kritik PAN terhadap kualitas pernyataan Yunarto Wijaya
Rendah Catatan mengenai PSBB dan koordinasi pusat-daerah
Tinggi Dugaan perintah pembunuhan Yunarto Wijaya
Tinggi Pernyataan kontroversial soal kasus perkosaan remaja
Tinggi Pernyataan membandingkan nasib Jokowi dengan Duterte
Sedang Penilaian PAN terhadap kualitas omongan Yunarto Wijaya
Sedang komentar yang dianggap tidak sensitif terhadap agama
Sedang Pernyataan Yunarto Wijaya dinilai tidak bermutu
Sedang Pernyataan Yunarto Wijaya dianggap tidak berharga oleh PAN
Sedang Pernyataan dinilai tidak bermutu oleh PAN
Sedang Percakapan Yunarto Wijaya yang diklaim dapat mengamankan suara pilpres
Tinggi Pernyataan Yunarto Wijaya yang membandingkan nasib Jokowi dengan Duterte dan mengaku dikhianati oleh pendukungnya
Sedang Dukungan Golkar untuk Kaesang Pangarep
Sedang ketidaksiaapan dalam reshuffle
Sedang kritik Yunarto terhadap Golkar yang mendukung Kaesang
Rendah komentar Yunarto tentang foto Jokowi meninjau karhutla
Sedang pernyataan PAN bahwa omongan Yunarto sudah tak bermutu
Rendah pernyataan Yunarto tentang selebritas masuk Senayan
Sedang Pelaporan Najwa ke Polisi
Tinggi Dugaan niat membunuh Yunarto Wijaya oleh Kivlan Zen
Sedang Kritik Yunarto Wijaya terhadap pemerintah setelah hampir dibunuh karena membela Jokowi
Rendah Akui sikapnya bodoh dan sengaja menunjukkan keberpihakannya terhadap Anies Baswedan
Sedang Dugaan upaya merendahkan Prabowo sebagai presiden terpilih oleh pihak yang mencari posisi untuk Jokowi
Rendah Pernyataan Gerindra merasa dirugikan oleh wacana duet Prabowo-Jokowi 2024
Rendah Dukungan Budiman Sudjatmiko yang dianggap merugikan Prabowo
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Agenda Politik Rencana Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Wijaya: Kekuatan Elektoral Untungkan PSI
Tribunnews.com · 18 Mei 2026
Netral Teks memuat analisis politik Yunarto Wijaya tentang agenda Jokowi dan PSI secara informatif.
© 2026 CekPejabat. Seluruh hak cipta dilindungi.
Didukung oleh