
Kupang Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, 17 Februari 1965
Jabatan
Gubernur Nusa Tenggara Timur
Fraksi
(sejak 2013) (2004–09)}}
Provinsi / Dapil
—
Periode
—
Artikel Terindeks
271
Berdasarkan 271 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kurang Meritokratis
Penilaian meritokrasi Viktor Laiskodat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur terbatas karena kurangnya data riwayat pendidikan, pekerjaan, dan organisasi. Pemberian Medal of Merit menjadi satu-satunya indikator positif, namun tidak cukup untuk menaikkan level meritokrasi secara signifikan. Diperlukan informasi lebih lanjut untuk penilaian yang lebih komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Karena data riwayat pendidikan tidak tersedia, tidak mungkin untuk menilai kesesuaian pendidikan dengan jabatan yang diemban.
Pengalaman Relevan
Karena data riwayat pekerjaan dan organisasi tidak tersedia, sulit untuk menilai relevansi pengalaman dengan jabatan sebagai gubernur. Pengalaman di partai politik mungkin memberikan pemahaman tentang dinamika pemerintahan, namun tanpa detail lebih lanjut, sulit untuk dinilai secara akurat.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Viktor Laiskodat dianggap kontroversial karena pidato yang dinilai provokatif dan menimbulkan perdebatan publik.
SumberViktor Laiskodat menanggapi impor beras ilegal ke Sabang meski Indonesia sedang mengalami surplus beras nasional, menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan distribusi pangan.
SumberOrangtua korban Prada Lucky menuntut Komisi I DPR menggelar RDP, Viktor Laiskodat berjanji mengawal proses hukum, namun keluarga menganggap pernyataannya menyakitkan.
SumberViktor Laiskodat menyoroti adanya impor beras ilegal ke Sabang meskipun Indonesia mengalami surplus beras, menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan distribusi pangan.
SumberGubernur NTT mengeluarkan peraturan wajib masuk sekolah bagi siswa SMA pada pukul 05.00, menuai kritik dari orang tua dan organisasi pendidikan.
SumberViktor Laiskodat mengusulkan tes sperma bagi calon kepala desa, menimbulkan protes publik dan dianggap melanggar etika.
SumberSetelah serangkaian kontroversi, Laiskodat mengajukan surat pengunduran diri sebagai Gubernur NTT, menimbulkan spekulasi politik.
SumberKebijakan Viktor Laiskodat yang mewajibkan siswa masuk sekolah pada pukul 05.00 menimbulkan protes dan dianggap melanggar hak anak.
SumberSelama menjabat, 12 bidang tanah dan 2 mobil VBL dilaporkan menghilang, menimbulkan dugaan penyalahgunaan aset daerah.
SumberPidato Viktor Laiskodat dianggap provokatif sehingga Polri menunggu sidang Mahkamah Konstitusi Daerah (MKD) terkait kasus tersebut.
SumberCatatan
Media Paling Sering Meliput
detikNews memuat 14 artikel — paling banyak dari 35 media yang pernah meliput.
Dianalisis 11 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
360
artikel total · 124 bulan tercatat
87
media unik · dari 360 artikel
Liputan beragam · top 8%
Top 5 Media
Viktor Laiskodat: Penanganan Bencana tidak Berhenti pada Kondisi Darurat Saja
Partai NasDem · 24 Agustus 2026
PositifPernyataan tentang penanganan bencana yang tidak berhenti pada kondisi darurat menunjukkan kebijakan yang proaktif dan berkelanjutan dari Viktor Laiskodat
Viktor dan Julie Laiskodat Bantu Kaum Disabilitas Terdampak Gempa di Manggarai
rri.co.id · 20 Agustus 2026
PositifTeks menyoroti aksi sosial Viktor dan Julie Laiskodat yang membantu kaum disabilitas terdampak gempa, menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.
Peran Ibu Dinilai Mampu Cetak Generasi Bangsa Berkualitas, Viktor Laiskodat Dorong Negara Hadir Beri Insentif
sudut kota · 13 Agustus 2026
PositifNada pemberitaan positif karena Viktor Laiskodat digambarkan mendorong negara hadir memberi insentif dan perannya dinilai mendukung generasi berkualitas.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Anggota DPR Viktor Laiskodat Dorong Insentif bagi Ibu Rumah Tangga
Media Indonesia · 11 Agustus 2026
PositifKata "Dorong Insentif" menonjolkan inisiatif positif Viktor Laiskodat dalam mengusulkan kebijakan bagi ibu rumah tangga.