
Jabatan
Komisi IV - Ketua
Fraksi
Gerakan Indonesia Raya
Provinsi / Dapil
Daerah Istimewa Yogyakarta
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
209
Berdasarkan 209 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kurang Meritokratis
Penempatan SITI HEDIATI SOEHARTO sebagai Ketua Komisi IV DPR menunjukkan meritokrasi yang kurang memadai. Latar belakang pendidikan di bidang akuntansi kurang relevan dengan tugas komisi yang membidangi pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan, kelautan, serta pangan. Pengalaman organisasi di bidang pertanian dan seni rupa memberikan sedikit nilai tambah, namun tidak cukup mengkompensasi kesenjangan pendidikan dan pengalaman profesional yang relevan.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan akuntansi di Universitas Indonesia kurang relevan dengan bidang tugas Komisi IV DPR yang fokus pada pertanian, lingkungan hidup, kelautan, dan pangan. Tidak ada indikasi pendidikan formal terkait bidang-bidang tersebut.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai direktur dan komisaris di berbagai perusahaan tidak secara langsung relevan dengan tugas Komisi IV. Keikutsertaan dalam organisasi seperti PERPANI dan DPP Partai Golkar di bidang tani nelayan memberikan sedikit relevansi, namun tidak cukup signifikan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Titiek Soeharto menuntut penegakan hukum terhadap penebangan hutan ilegal dan menolak izin pembukaan hutan yang tidak sesuai regulasi
SumberBeberapa pihak mengkritik proses penyaluran bantuan pangan di daerah tertentu dianggap tidak transparan dan tidak mencapai sasaran
SumberTitiek Soeharto menyoroti masalah overkapasitas kapal di Muara Angke yang dianggap sangat berbahaya.
SumberTitiek Soeharto geram karena ada pembalak yang melanjutkan aktivitas ilegal setelah banjir.
SumberTitiek Soeharto menyoroti ketergantungan impor susu dan meminta produksi nasional digenjot.
SumberTitiek Soeharto menegaskan beratnya dampak bencana di Sumatera dan perlunya penguatan anggaran pemulihan.
SumberTitiek Soeharto menyatakan bahwa banjir bandang merusak ribuan hektare lahan, sehingga produksi pangan tertekan.
SumberTitiek Soeharto menyoroti ketimpangan pembagian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Taman Nasional Komodo untuk daerah. Daerah dinilai belum menikmati manfaat langsung.
SumberTitiek Soeharto mengkritik lokasi gudang bulog yang dekat dengan TPS di Mataram, menilai hal tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
SumberTitiek Soeharto marah ketika melihat truk angkut kayu hutan dua hari setelah banjir di Sumatra, menilai tindakan tersebut tidak bertanggung jawab.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 71% lebih banyak dari rata-rata anggota DPR.
Catatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #192 dari 577 anggota DPR (skor 80).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
66% dari 92 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Gerakan Indonesia Raya
Salah satu dari 86 anggota fraksi Gerakan Indonesia Raya di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta
35 pejabat publik dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terindeks di platform.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
480
artikel total · 150 bulan tercatat
212
media unik · dari 480 artikel
Liputan beragam · top 8%
Top 5 Media
Komisi IV DPR RI Serap Aspirasi Pembudidaya Lobster Lombok Timur
RRI.co.id · 4 September 2026
Teks membahas aspirasi pembudidaya lobster, bukan Siti Hediati Soeharto
Reses di Gunungkidul, Titiek Soeharto Serap Aspirasi Petani
sorot.co · 11 Agustus 2026
NetralTeks membahas kegiatan reses Titiek Soeharto dan penyerapan aspirasi petani, bukan penilaian positif atau negatif yang jelas.
Titiek Soeharto Salurkan Bantuan Perikanan di Bantul, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan
VIVA Jogja · 10 Agustus 2026
PositifJudul menonjolkan tindakan کمک bantuan dan dorongan "produktifitas dan ketahanan pangan" yang bernada positif.
Reses di Tiga Lokasi Bantul, Titiek Soeharto Serap Aspirasi dan Salurkan Bantuan - | Jujur - Konstruktif - Beretika
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Koran Bernas · 10 Agustus 2026
Teks menonjolkan "serap aspirasi dan salurkan bantuan" serta "Jujur - Konstruktif - Beretika", yang memberi kesan positif.