
Jabatan
Calon Wakil Walikota Bekasi (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Jawa Barat
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
55
Berdasarkan 55 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kategori Pemberitaan
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Kurang Meritokratis
Penilaian meritokrasi Sholihin sebagai calon Wakil Walikota Bekasi menunjukkan relevansi terbatas. Pengalaman organisasi di partai politik menunjukkan pemahaman tentang dinamika politik lokal, namun kurangnya riwayat pekerjaan yang relevan menjadi perhatian. Data yang tidak lengkap membatasi penilaian yang komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S.IP dari UNISMA 45 relevan dengan bidang pemerintahan, meskipun tidak spesifik pada tata kelola kota. Tingkat pendidikan terakhir cukup memadai untuk posisi yang diincar.
Pengalaman Relevan
Pengalaman organisasi di PPP, khususnya sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi, memberikan pemahaman tentang politik lokal dan kepemimpinan. Namun, tidak adanya riwayat pekerjaan yang relevan dengan pemerintahan atau pelayanan publik menjadi kekurangan signifikan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Sholihin sebagai calon wakil walikota Bekasi dituduh terlibat dalam kasus pelecehan, menimbulkan sorotan publik dan permintaan klarifikasi.
SumberLaporan menyebutkan bahwa calon wakil walikota Sholihin memiliki harta kekayaan sekitar Rp18,9 miliar, menimbulkan pertanyaan tentang sumber dana kampanye.
SumberHeri‑Sholihin meminta Mahkamah Konstitusi untuk mendiskualifikasi pasangan lawan (Tri Adhianto – Abdul Harris) dalam Pilkada Bekasi.
SumberSeorang mantan caleg PPP menuduh Sholihin ingkar janji dan kemudian beralih mendukung pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe.
SumberPaslon Heri Koswara-Sholihin diklaim menggelar kampanye minyak murah yang dianggap melanggar regulasi kampanye oleh Bawaslu Kota Bekasi.
SumberTim Heri-Sholihin menyatakan akan memberikan hadiah bagi pelapor money politic, menunjukkan adanya kekhawatiran tentang praktik uang dalam kampanye.
SumberMahkamah Konstitusi menolak gugatan yang diajukan terhadap Heri Koswara dan Gus Sholihin, sehingga gugatan tersebut tidak prospers.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 216% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
2 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
36% dari 39 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Barat
260 pejabat publik dari Provinsi Jawa Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
RRI.co.id memuat 5 artikel — paling banyak dari 45 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
139
artikel total · 123 bulan tercatat
73
media unik · dari 139 artikel
Liputan beragam · top 10%
Top 5 Media
Gagal Di Pilkada 2024, Gus Shol Tetap Konsisten Turun Ke Masyarakat
inijabar.com · 10 Oktober 2025
NetralTeks memberitakan Gus Shol tetap 'Konsisten Turun Ke Masyarakat' setelah gagal di Pilkada.
Siang Ini, Pelantikan Kepala Daerah di Istana, Mahasiswa Gelar Demo Indonesia Gelap
TIMES Indonesia · 20 Februari 2025
NetralTeks membahas pelantikan kepala daerah dan demo, bukan Sholihin.
Gus Shol Sudah Ridho, Titip Warga Kota Bekasi Agar Sejahtera
Bekasi Satu · 6 Februari 2025
PositifTeks mendoakan kesejahteraan warga Kota Bekasi.
Gugatan Heri - Sholihin Ditolak MK, Tri Adhianto Siap Dilantik! - Pikiran Rakyat Bekasi
Pikiran Rakyat Bekasi · 6 Februari 2025
Frasa "Gugatan Heri - Sholihin Ditolak MK" menunjukkan kekalahan hukum bagi pihaknya.