
Jabatan
Komisi XI - Anggota
Fraksi
Amanat Nasional
Provinsi / Dapil
Jawa Barat
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
229
Berdasarkan 229 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kurang Meritokratis
Penempatan Primus Yustisio sebagai anggota Komisi XI DPR RI menunjukkan meritokrasi yang kurang. Latar belakang pendidikannya di bidang ekonomi dan manajemen relevan, namun pengalaman kerjanya sebagai pekerja seni dan riwayat organisasi di partai politik kurang mendukung keahlian spesifik yang dibutuhkan di Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S.E. (Sarjana Ekonomi) dan M.A.P. (Magister Administrasi Publik) memiliki relevansi dengan tugas di Komisi XI yang berhubungan dengan keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan. Namun, detail kurikulum dan fokus studi perlu diperiksa lebih lanjut untuk menilai kedalaman relevansinya.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai anggota DPR RI periode sebelumnya (2009-2014) memberikan pemahaman tentang proses legislasi dan kebijakan publik. Namun, pengalaman sebagai pekerja seni kurang relevan. Jabatan di kepengurusan partai politik memberikan pengalaman organisasi, tetapi tidak secara langsung terkait dengan substansi Komisi XI.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Harta Primus Yustisio yang mencapai Rp 73 Miliar menjadi sorotan publik dan memicu pertanyaan.
SumberPrimus Yustisio menjadi saksi dan membantah terlibat dalam kasus korupsi proyek Hambalang.
SumberLita Gading menguliti tabiat buruk Primus Yustisio setelah 4 periode menjabat sebagai anggota DPR.
SumberPrimus Yustisio mengkritik kurangnya transparansi dalam penerimaan beasiswa LPDP dan mendesak agar prioritas diberikan kepada siswa yang kurang mampu.
SumberPrimus Yustisio mengkritik OJK terkait pengawasan asuransi dan menilai program prioritas OJK hanya sebagai 'kosmetik'.
SumberPrimus Yustisio mengkritik Kementerian Keuangan karena tidak pernah melakukan 'cuci gudang'.
SumberPrimus Yustisio mendesak OJK untuk menindak perusahaan asuransi yang dianggap nakal.
SumberSorotan terhadap tunjangan DPR yang fantastis di tengah gaya hidup sederhana Primus Yustisio yang memilih naik KRL.
SumberLita Gading menguliti tabiat buruk Primus Yustisio setelah 4 periode menjabat sebagai anggota DPR.
SumberPrimus mengungkapkan kemarahan saat rapat di Gedung DPR dan menyatakan harapannya agar KPK segera menangkap pihak yang dianggapnya terlibat korupsi, menimbulkan polemik publik dan pertanyaan tentang netralitasnya.
SumberCatatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #235 dari 577 anggota DPR (skor 75).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
40% dari 100 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Amanat Nasional
Salah satu dari 48 anggota fraksi Amanat Nasional di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Barat
260 pejabat publik dari Provinsi Jawa Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Suara.com memuat 28 artikel — paling banyak dari 60 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
329
artikel total · 214 bulan tercatat
124
media unik · dari 329 artikel
Liputan beragam · top 15%
Top 5 Media
Profil Primus Yustisio, anggota DPR yang minta gubernur BI mundur usai rupiah anjlok, dulu raja sinetron era 90-an
MSN · 20 Mei 2026
NetralTeks hanya menjelaskan profil dan fakta tanpa menunjukkan pendapat positif maupun negatif
Sosok Primus Yustisio, Pemeran Panji Manusia Millenium yang Minta Gubernur BI Mundur
Bangkapos.com · 20 Mei 2026
NetralTeks hanya menyebut Primus Yustisio meminta Gubernur BI mundur, sehingga bersifat informatif dan tidak menunjukkan sentimen terhadap dirinya.
Primus Yustisio Desak Gubernur BI Mundur Akibat Rupiah Melemah
Babel Insight · 19 Mei 2026
NetralPrimus Beri Pesan Menohok ke Gubernur BI soal Anjloknya Rupiah: Saatnya Bapak Mengundurkan Diri!
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Jawa Pos · 19 Mei 2026
NegatifTeks menggunakan frasa 'pesannya menohok' yang menunjukkan sikap konfrontatif negatif