
Jabatan
Calon Bupati Ngawi (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Jawa Timur
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
62
Berdasarkan 62 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kurang Meritokratis
Penilaian meritokrasi Ony Anwar Harsono sebagai Calon Bupati Ngawi menunjukkan relevansi terbatas. Latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi menunjukkan keterkaitan dengan pemerintahan daerah, namun kurangnya informasi mengenai riwayat pekerjaan menjadi kekurangan signifikan dalam penilaian.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S.T. dan M.H. relevan dengan bidang pemerintahan dan pembangunan daerah. Gelar M.H. menunjukkan pemahaman hukum yang penting dalam menjalankan pemerintahan.
Pengalaman Relevan
Pengalaman organisasi menunjukkan keterlibatan aktif dalam berbagai aspek pembangunan daerah, seperti KNPI, BNK, Baznas, LMDH, Koperasi Wanita, HKTI, MPI, dan P4AGN. Namun, tidak adanya data riwayat pekerjaan formal menjadi kekurangan dalam menilai pengalaman profesional yang relevan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Bupati Ngawi melakukan rotasi 11 pejabat eselon II B, menimbulkan pertanyaan tentang motivasi politik dan dampak pada kinerja birokrasi.
SumberLaporan menyebutkan Ony Anwar Harsono memiliki 10 bidang tanah dan nilai kekayaan sekitar Rp57,7 miliar, menimbulkan sorotan publik tentang potensi konflik kepentingan.
SumberTerdapat kerusakan jalan sepanjang 91,5 KM di Kabupaten Ngawi yang memicu permintaan maaf dari Bupati.
SumberSorotan publik mengenai total harta kekayaan Bupati Ngawi yang menjadikannya salah satu kepala daerah terkaya di Jawa Timur.
SumberPenunjukan 131 kepala sekolah melalui rotasi jabatan menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan meritokrasi dalam sistem pendidikan daerah.
SumberBupati Ngawi Ony Anwar Harsono meminta maaf karena 91,5 km jalan di Kota Ramah rusak dan mengumumkan rencana perbaikan.
SumberHarta kekayaan Bupati Ngawi Ony Anwar menjadi sorotan media dan publik karena jumlahnya yang sangat besar, mencapai Rp 57,7 miliar, dan disebut menyaingi kekayaan Gubernur Jawa Timur.
SumberOny Anwar Harsono disebut memiliki harta kekayaan sebesar Rp 57,7 miliar, menjadikannya salah satu kepala daerah terkaya di Jawa Timur, menimbulkan pertanyaan tentang sumber kekayaan.
SumberBupati Ony mengklaim melakukan rotasi puluhan pejabat Pemkab Ngawi sebagai bagian dari upaya regenerasi birokrasi, yang dianggap kontroversial oleh beberapa pihak.
SumberBupati Ony Anwar Harsono memberi isyarat memperpanjang masa jabatan Dwi Indarto sebagai Direktur Perumda Air Minum Ngawi, menimbulkan spekulasi tentang nepotisme.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 191% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
2 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Catatan
Pemberitaan Netral
Mayoritas (78%) dari 36 artikel bernada netral.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Timur
255 pejabat publik dari Provinsi Jawa Timur terindeks di platform.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
91
artikel total · 191 bulan tercatat
48
media unik · dari 91 artikel
Liputan beragam · top 9%
Top 5 Media
Ony Rotasi 11 Pejabat Eselon II B di Pemkab Ngawi
Radar Madiun · 15 Maret 2026
NetralTeks memberitakan rotasi pejabat, informasi faktual.
Profil Ony Anwar Harsono, Bupati Ngawi 2025–2030 dan Perjalanan Politiknya
Tribunjatim.com · 13 Februari 2026
NetralTeks adalah profil, memberikan informasi faktual tentang Ony Anwar Harsono.
Bupati Ngawi Janji Kawal Kasus hingga Kasasi, Fatimah Ungkap Pendampingan Hanya Sampai Banding
Lensa Nusantara · 6 Januari 2026
NetralTeks netral, memberitakan janji Bupati Ngawi terkait kasus.
Bupati Ony Lantik 131 Kepala Sekolah, Seluruhnya Hasil Rotasi Jabatan yang Ada
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
sinar ngawi · 7 September 2025
Teks membahas pelantikan kepala sekolah, bukan Ony Anwar Harsono sebagai kepala daerah secara umum.