
Jabatan
Komisi IX - Anggota
Fraksi
NasDem
Provinsi / Dapil
Jawa Tengah
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
489
Tidak Meritokratis
Penilaian meritokrasi Nafa Urbach sebagai anggota Komisi IX DPR RI menunjukkan skor yang rendah karena kurangnya informasi mengenai riwayat pekerjaan dan organisasi. Latar belakang pendidikan yang tersedia tidak secara langsung relevan dengan tugas dan fungsi Komisi IX yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan. Keterbatasan data ini menyulitkan evaluasi yang komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Riwayat pendidikan yang tercatat (SD, SMP, SMU) tidak menunjukkan adanya spesialisasi atau keahlian yang relevan dengan bidang kesehatan dan ketenagakerjaan yang menjadi fokus Komisi IX. Tidak adanya pendidikan tinggi yang relevan menjadi perhatian utama.
Pengalaman Relevan
Tidak tersedianya data mengenai riwayat pekerjaan dan organisasi merupakan kekurangan signifikan dalam penilaian. Tanpa informasi ini, sulit untuk menilai apakah terdapat pengalaman praktis atau keterlibatan yang relevan dengan bidang tugas di Komisi IX.
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Proses pengadilan etik terhadap anggota DPR Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach
Nafa Urbach menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial karena merasa telah mengecewakan atau menyakiti hati masyarakat dalam kapasitasnya sebagai figur publik/pejabat.
SumberAdanya laporan awal mengenai penjarahan rumah milik Nafa Urbach di Bintaro yang ternyata setelah diklarifikasi bukan merupakan miliknya.
SumberKekayaan Nafa Urbach disorot publik, menimbulkan kontroversi terkait pengelolaan kekayaan dan janji gaji guru hingga 2029.
SumberNasDem meminta gaji serta tunjangan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR disetop, menimbulkan kontroversi kebijakan keuangan DPR.
SumberNasDem nonaktifkan Nafa Urbach dari DPR RI karena dianggap mencederai perasaan rakyat.
SumberAhmad Sahroni dinonaktifkan dari DPR RI karena pernyataan kontroversial yang dianggap menyimpang dari perjuangan partai NasDem.
SumberNafa Urbach dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI karena terbukti melanggar etik dan dituduh memiliki gaya hidup hedon serta tamak. Akibatnya, ia dinonaktifkan sebagai anggota DPR dan gaji serta tunjangannya dihentikan.
SumberAhmad Sahroni dinyatakan melanggar kode etik DPR sehingga dijatuhi sanksi skorsing dan dinonaktifkan selama 3-6 bulan.
SumberPartai NasDem meminta DPR menghentikan total gaji dan tunjangan Ahmad Sahroni serta Nafa Urbach selama masa skorsing.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 106% lebih banyak dari rata-rata anggota DPR.
Di Bawah Rata-rata
Skor Merit Rendah
Peringkat #569 dari 577 anggota DPR (skor 15).
Di Bawah Rata-rata
Pemberitaan Bernada Negatif
60% dari 232 artikel teranalisis bernada negatif.
Catatan
Anggota Fraksi NasDem
Salah satu dari 68 anggota fraksi NasDem di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Tengah
234 pejabat publik dari Provinsi Jawa Tengah terindeks di platform.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
666
artikel total · 32 bulan tercatat
234
media unik · dari 666 artikel
Liputan beragam · top 8%
Top 5 Media
Nafa Urbach Soroti Anjloknya Peserta Magang Reguler, Lulusan SMA/SMK Jangan Jadi Korban
lampuhijau.co.id · 9 Juli 2026
PositifKata "Soroti anjloknya peserta magang" dan "jangan jadi korban" bernuansa membela peserta magang.
Nafa Urbach Soroti Anjloknya Peserta Magang Reguler, Desak...
Telusur.co.id · 7 Juli 2026
PositifUngkapan "Soroti anjloknya peserta magang reguler" dan "desak" memberi kesan aksi advokatif.
Nafa Urbach Minta Kemenaker Permudah Akses Magang Lulusan SMA/SMK
Partai NasDem · 6 Juli 2026
PositifFrasa "minta Kemenaker permudah akses magang" menunjukkan dorongan kebijakan yang pro-pencari kerja.
MKD Perpanjang Sanksi Nonaktif Sahroni, Eko Patrio, dan Nafa Urbach dari DPR RI
Topik Utama
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
jakarta.times.co.id · 27 Mei 2026
NegatifTeks menyebutkan MKD memperpanjang sanksi nonaktif terhadap Nafa Urbach, menunjukkan evaluasi negatif.