
Jabatan
Wakil Gubernur Papua Barat
Fraksi
Provinsi / Dapil
Papua Barat
Periode
2025-2030
Artikel Terindeks
84
Berdasarkan 84 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Meritokratis
Penempatan Mohamad Lakotani sebagai Wakil Gubernur Papua Barat dapat dinilai meritokratis. Pendidikan hukum dan pengalaman organisasi menunjukkan pemahaman tentang pemerintahan dan masyarakat, meskipun pengalaman profesional di sektor swasta kurang relevan secara langsung. Penghargaan di bidang kepramukaan menunjukkan komitmen pada pengembangan masyarakat.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Sarjana Hukum relevan dengan tugas-tugas pemerintahan dan pembuatan kebijakan. Gelar Magister Sains di bidang Community Development juga mendukung pemahaman tentang pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Ketua di berbagai organisasi seperti Nahdlatul Ulama (NU), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen organisasi yang relevan dengan jabatan publik. Pengalaman wiraswasta kurang relevan secara langsung, namun dapat memberikan pemahaman tentang ekonomi lokal.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Dana Otsus 2025 sempat masuk 'negative list' dari Kementerian Keuangan RI sebelum akhirnya dipastikan siap disalurkan oleh Mohamad Lakotani.
SumberMohamad Lakotani meminta honorer 1.002 untuk tenang, menyatakan bahwa pengangkatan ASN adalah kewenangan pemerintah pusat, menunjukkan adanya ketidakpastian atau tuntutan dari honorer.
SumberPemerintah Provinsi Papua Barat menolak permintaan investor untuk memperpanjang izin ekspor kayu bulat, menunjukkan kebijakan yang ketat terhadap pengelolaan sumber daya alam.
SumberGubernur Papua Barat menerbitkan moratorium PNS, sebuah kebijakan signifikan yang dapat menimbulkan dampak bagi pencari kerja dan struktur kepegawaian daerah.
SumberPemprov Papua Barat membentuk Satgas MBG untuk mencegah kasus keracunan di wilayah provinsi.
SumberPemprov Papua Barat siap mengatur tambang rakyat secara legal dengan memperhatikan adat setempat, menimbulkan perdebatan tentang dampak lingkungan.
SumberPemprov menolak permintaan investor untuk memperpanjang izin ekspor kayu bulat, memicu ketegangan dengan sektor perkayuan.
SumberGubernur Papua Barat mengeluarkan moratorium penerimaan PNS, menimbulkan kekhawatiran di kalangan ASN dan masyarakat.
SumberWakil Gubernur Papua Barat mengakui adanya kekurangan dalam LKPJ 2025 dan akan memperbaikinya berdasarkan rekomendasi DPR.
SumberKeberadaan operasi pertambangan tanpa izin di wilayah Papua Barat yang mengharuskan pemerintah provinsi untuk mengambil tindakan penertiban.
SumberCatatan
Anggota Pemerintah Provinsi
Salah satu dari 70 anggota Pemerintah Provinsi yang terindeks.
Catatan
Mewakili Papua Barat
43 pejabat publik dari Provinsi Papua Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
ANTARA News Papua Tengah memuat 9 artikel — paling banyak dari 20 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
159
artikel total · 89 bulan tercatat
35
media unik · dari 159 artikel
Liputan beragam · top 17%
Top 5 Media
Begini Pesan Wagub Lakotani kepada Pengurus IBCA MMA Papua Barat Periode 2026–2030
Jagat Papua · 24 Agustus 2026
NetralTeks hanya memberitakan judul pesan Wagub Lakotani tanpa penilaian positif atau negatif terhadap kinerjanya
Buka First Kasuari 2026, Wagub Lakotani Ajak Masyarakat Bangga dan Paham Rupiah
klikpapua · 10 Juli 2026
PositifAjak masyarakat 'bangga dan paham rupiah', sehingga terdengar edukatif dan membangun.
Wakil Gubernur Papua Barat Resmi Tutup MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat
RRI.co.id · 5 Juli 2026
PositifFrasa 'resmi tutup MTQ' menunjukkan peran resmi dan suksesnya agenda yang dipimpinnya.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Mohamad Lakotani Tutup MTQ XI Papua Barat di Kaimana: Generasi Qurani Jadi Pondasi Bangsa
Tribunnews.com · 5 Juli 2026
PositifPernyataan 'Generasi Qurani Jadi Pondasi Bangsa' bernada apresiatif dan visioner.