
Jabatan
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia
Fraksi
Provinsi / Dapil
—
Periode
—
Artikel Terindeks
350
Berdasarkan 350 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kurang Meritokratis
Penilaian menunjukkan bahwa penempatan La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua DPD RI kurang meritokratis. Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja kurang relevan secara langsung dengan tugas dan fungsi legislatif di tingkat nasional. Pengalaman organisasi lebih menonjol, namun tidak sepenuhnya mencerminkan kompetensi spesifik yang dibutuhkan untuk peran tersebut.
Kesesuaian Pendidikan
Riwayat pendidikan formal (SD hingga SMA) tidak secara langsung relevan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua DPD RI. Tidak ada informasi mengenai pendidikan tinggi yang dapat meningkatkan relevansi.
Pengalaman Relevan
Pengalaman kerja di sektor swasta (manajer dan komisioner) memberikan wawasan bisnis, tetapi kurang relevan dengan pembuatan kebijakan publik dan fungsi legislatif. Pengalaman organisasi sangat luas, terutama di bidang kepemudaan, olahraga, dan pengusaha, menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan jaringan yang kuat, namun tidak secara spesifik menyiapkan untuk peran legislatif di tingkat nasional.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
La Nyalla menyebut adanya ancaman hedonisme dalam kuliah umum di PAMU, menimbulkan kritik publik tentang sikap moralnya.
Sumber30 pengurus provinsi Muaythai Indonesia melayangkan mosi tidak percaya terhadap La Nyalla Mattalitti sebagai ketua nasional, menuding kurangnya transparansi.
SumberKPK mengaitkan La Nyalla dengan kasus korupsi dana hibah Rp5,3 miliar untuk IPO Bank Jatim, rumahnya digeledah, dan dipanggil untuk pemeriksaan.
SumberLa Nyalla menyatakan bahwa transaksi voter merupakan bentuk sedekah, memicu kontroversi tentang etika politik dan potensi suap.
SumberSebagai Ketua DPD RI, La Nyalla mengajak Prabowo untuk mengembalikan amendemen UUD 1945 ke naskah asli, menimbulkan perdebatan politik nasional.
SumberKPK melakukan penggeledahan rumah La Nyalla Mattalitti di Surabaya terkait dugaan penyalahgunaan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
SumberLa Nyalla Mattalitti dipanggil atau terlibat dalam proses hukum di Kejaksaan Agung, menambah sorotan publik terhadap integritasnya.
SumberLa Nyalla terlibat kasus dugaan korupsi yang menyebabkan penggeledahan rumah oleh KPK, tuntutan hukuman penjara, namun akhirnya divonis bebas.
SumberLa Nyalla menuding Prabowo meminta sejumlah uang miliaran rupiah terkait pencalonannya di Pilgub Jatim.
SumberMantan ketum PSSI La Nyalla dituntut 6 tahun penjara atas dugaan suap dan manipulasi dalam pengelolaan sepak bola nasional.
SumberCatatan
Media Paling Sering Meliput
detikNews memuat 20 artikel — paling banyak dari 49 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 13 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Catatan
Lahir di Jakarta, Indonesia
17 pejabat publik lain juga lahir di Jakarta, Indonesia.
Dianalisis 11 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
416
artikel total · 126 bulan tercatat
145
media unik · dari 416 artikel
Liputan beragam · top 13%
Top 5 Media
Pimpin PBNU, LaNyalla Optimis Gus Kikin Mampu Penuhi Harapan Presiden
jatimupdate.id · 3 September 2026
PositifLaNyalla menyatakanoptimisme terhadap Gus Kikin yang menunjukkan sikap politik positif La Nyalla.
AMPUH Kritik Keras La Nyalla Soal MPR Jadi Lembaga Tertinggi Negara
Koma.id · 1 September 2026
NegatifFrase 'Kritik Keras'表明AMPUH对La Nyalla的立场持批评态度
Pimpin PBNU, LaNyalla Optimis Gus Kikin Mampu Penuhi Harapan Presiden
Nusantara Abadi News · 31 Agustus 2026
PositifFrasa 'Optimis' dan 'Mampu Penuhi Harapan Presiden' mencerminkan dukungan politik positif La Nyalla
Pimpin PBNU, LaNyalla Optimistis Gus Kikin Mampu Wujudkan Harapan Presiden
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
beritajatim.com · 31 Agustus 2026
PositifTeks menunjukkan sikap politik La Nyalla yang optimisme dan mendukung program Presiden