
Jabatan
Calon Bupati Gunung Mas (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Kalimantan Tengah
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
35
Berdasarkan 35 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, Jaya Samaya Monong menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik sebagai calon Bupati Gunung Mas. Pengalaman organisasi yang luas, terutama di bidang pertanian dan bisnis, memberikan relevansi terhadap potensi tugas sebagai kepala daerah. Namun, kurangnya informasi detail mengenai riwayat pekerjaan dan penghargaan menjadi catatan.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S2 di Universitas Palangka Raya (UNPAR) dengan gelar M.Si menunjukkan pemahaman yang baik di bidang ilmu sosial yang relevan dengan pemerintahan. Pendidikan sebelumnya di bidang ekonomi juga memberikan dasar yang kuat untuk pengelolaan daerah.
Pengalaman Relevan
Pengalaman organisasi yang beragam, termasuk di APINDO, HKTI, KADIN, dan PHRI, menunjukkan pemahaman tentang berbagai sektor penting di daerah. Keterlibatan dalam organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan juga memberikan wawasan tentang dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Bupati Jaya Samaya Monong diperiksa oleh KPK terkait dugaan korupsi fasilitas kredit LPEI.
SumberDugaan korupsi triliunan rupiah dalam skandal LPEI 2014-2015 menjadi sorotan dan menyebabkan KPK memeriksa Bupati Jaya S. Monong.
SumberBupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi triliunan rupiah dalam skandal Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) pada tahun 2014-2015.
SumberBupati Gunung Mas digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait suatu masalah yang tidak dijelaskan secara rinci dalam judul artikel.
SumberBupati Jaya Samaya Monong dinilai tidak sepenuhnya mendukung otonomi daerah, dengan kebijakan TKD yang minim dianggap menghambat pembangunan di Gunung Mas.
SumberBupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dipanggil oleh KPK untuk menjadi saksi dalam kasus LPEI.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 305% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
2 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
60% dari 15 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Kalimantan Tengah
90 pejabat publik dari Provinsi Kalimantan Tengah terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
mmc.gunungmaskab.go.id memuat 13 artikel — paling banyak dari 22 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
114
artikel total · 86 bulan tercatat
34
media unik · dari 114 artikel
Liputan beragam · top 17%
Top 5 Media
Mimie Mariatie Mulai Dilirik untuk Pilkada Gumas 2029, Jaya Monong: Itu Suara Masyarakat, Kita Lihat Saja Nanti
Media Dayak · 9 Juni 2026
NetralKalimat "Itu Suara Masyarakat, Kita Lihat Saja Nanti" hanya menyampaikan tanggapan netral tentang Pilkada.
Pemkab Gunung Mas Raih Apresiasi Kemendagri atas Pengendalian Inflasi
Tempo.co · 8 Mei 2026
NetralTeks membahas Pemkab Gunung Mas, bukan Jaya Samaya Monong Kepala Daerah
Gunung Mas Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi 2026, Jaya Monong : Bukti Kerja Nyata untuk Rakyat
halodayak · 8 Mei 2026
PositifTeks menunjukkan sentimen positif karena Gunung Mas meraih penghargaan, yang disebut Jaya Monong sebagai 'Bukti Kerja Nyata untuk Rakyat'.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Bupati Gunung Mas Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dan 44 Kepala Sekolah
mmc.gunungmaskab.go.id · 28 April 2026
NetralPernyataan pelantikan pejabat, disampaikan secara informatif tanpa opini