
Jabatan
Calon Wakil Bupati Lombok Barat (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Nusa Tenggara Barat
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
33
Berdasarkan 33 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 11 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Kategori Pemberitaan
Topik Utama
Kurang Meritokratis
Penilaian meritokrasi IBNU SALIM sebagai Calon Wakil Bupati Lombok Barat menunjukkan relevansi terbatas. Pendidikan beliau di bidang hukum dan administrasi publik memberikan dasar yang cukup, namun kurangnya data riwayat pekerjaan menjadi kendala utama dalam penilaian yang komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S1 Hukum dan S2 Administrasi Publik relevan dengan jabatan kepala daerah, memberikan pemahaman tentang hukum dan tata kelola pemerintahan. Namun, tanpa pengalaman kerja yang jelas di bidang pemerintahan, relevansi pendidikan menjadi kurang optimal.
Pengalaman Relevan
Pengalaman organisasi menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen, terutama dalam organisasi olahraga dan kemanusiaan. Namun, relevansi langsung dengan tugas-tugas pemerintahan daerah sebagai wakil bupati masih kurang kuat karena tidak ada riwayat pekerjaan di sektor publik yang tersedia.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Beberapa pihak mempertanyakan apakah Ibnu Salim dapat menjabat sekaligus sebagai Sekretaris Daerah dan Pejabat Sementara Bupati Lombok Barat tanpa menimbulkan konflik kepentingan.
SumberFathurrahman yang menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah NTB hanya tiga bulan kemudian digantikan oleh Ibnu Salim, menimbulkan spekulasi tentang alasan politik dan kinerja yang kurang memuaskan.
SumberDalam Pilkada Bupati Lombok Barat, partai Perindo mengusung pasangan Farin‑Khairatun sementara Golkar mendukung Sumiatun‑Ibnu Salim, menimbulkan persaingan politik yang cukup ketat.
SumberAnggota DPRD menilai renovasi kantor gubernur NTB senilai Rp40 miliar dipaksakan dan mengkritik penggunaan dana yang dianggap tidak transparan.
SumberBerita menyebut adanya rumor bahwa penggantian Penjabat Gubernur NTB dipengaruhi kepentingan politik, menimbulkan keraguan publik.
SumberDr. Zul mengkritik renovasi kantor gubernur dan menilai Penjabat Sekda tidak mengorbankan beasiswa, menimbulkan perdebatan tentang prioritas anggaran.
SumberIbnu Salim menolak mengikuti proses seleksi resmi untuk jabatan Sekretaris Daerah, menimbulkan pertanyaan tentang legitimasi penunjukannya.
SumberFathurrahman digantikan oleh Ibnu Salim hanya tiga bulan menjabat, menimbulkan pertanyaan tentang proses seleksi dan transparansi.
SumberIbnu Salim tetap menjadi kandidat calon Pj Bupati Lombok Barat, menimbulkan spekulasi politik dan potensi konflik kepentingan dengan jabatan Sekda.
SumberMantan Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim mengungkap vendor yang belum membayar pembayaran terkait proyek motocross, menimbulkan dugaan korupsi.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 94% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
79% dari 14 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Nusa Tenggara Barat
80 pejabat publik dari Provinsi Nusa Tenggara Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
RRI.co.id memuat 5 artikel — paling banyak dari 14 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 15 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
114
artikel total · 123 bulan tercatat
29
media unik · dari 114 artikel
Liputan beragam · top 23%
Top 5 Media
Mantan Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim Ungkap Vendor yang Belum Bayar Temuan dalam Dugaan Korupsi Lombok-Sumbawa Motocross
LombokPost · 9 Juli 2026
NegatifKata "dugaan korupsi" dan "belum bayar temuan" memberi kesan pelanggaran dan masalah integritas.
Kasus Motocross 2023, Giliran Ibnu Salim Diperiksa Kejati
Radar Lombok · 9 Juli 2026
NegatifFrasa "Kasus Motocross 2023" dan "diperiksa Kejati" mengarah ke dugaan masalah hukum.
Diperiksa Kejati, Ibnu Salim Akui Perintahkan Audit Lombok – Sumbawa Motocross
NTBSatu · 8 Juli 2026
NegatifFrasa "Diperiksa Kejati" dan konteks "Motocross" menandakan kasus hukum yang merugikan.
Sumiatun-Ibnu Salim: Cerdaskan Otaknya, Sehatkan Badannya, Isi Dompetnya
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
detikcom · 19 Oktober 2024
PositifUngkapan 'Cerdaskan Otaknya, Sehatkan Badannya, Isi Dompetnya' merupakan janji kampanye yang positif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.