
Jabatan
Calon Bupati Tabanan (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Bali
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
18
Berdasarkan 18 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 6 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Kategori Pemberitaan
Kurang Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, I Nyoman Mulyadi memiliki latar belakang pendidikan hukum yang relevan untuk jabatan publik. Namun, pengalaman kerja yang hanya tercatat sebagai Direktur PT. Angsa Bali dan riwayat organisasi yang berfokus pada posisi penasehat di berbagai perkumpulan menimbulkan pertanyaan mengenai pengalaman manajerial dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk menjadi Bupati.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S.H. relevan dengan pemahaman hukum dan regulasi yang dibutuhkan dalam pemerintahan daerah.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Direktur PT. Angsa Bali kurang memberikan gambaran yang jelas mengenai kemampuan manajerial dalam skala pemerintahan. Peran sebagai penasehat di berbagai organisasi menunjukkan kemampuan interpersonal, namun kurang memberikan bukti pengalaman dalam pengambilan keputusan strategis dan implementasi kebijakan publik.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Sengap, calon wakil bupati, mengeluh dikeluarkan dari grup UMKM Tabanan setelah mencalonkan diri dalam Pilkada.
SumberMeskipun ada dukungan dari loyalis dan klaim dukungan dari Edi Wirawan (yang kemudian dipecat PDIP), Sekretaris PDIP Bali menyatakan tidak berkapasitas memberikan rekomendasi, menunjukkan ketidakjelasan atau konflik internal mengenai dukungan resmi PDIP terhadap Mulyadi-Sengap.
SumberPublik menyoroti besarnya harta yang dimiliki calon bupati dan wakil bupati Tabanan, menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan potensi konflik kepentingan.
SumberPlt Bupati Tabanan meminta pimpinan OPD untuk tidak melakukan intervensi dalam proses Pilkada, menyoroti potensi penyalahgunaan wewenang aparat daerah.
SumberNyoman Mulyadi yang diusung masyarakat kemudian dilenyapkan dari Dinas Cadangan Strategis (DCS) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menunjukkan ketegangan internal partai.
SumberNyoman Mulyadi tidak hadir dalam panggilan DPC PDIP Tabanan dan memberikan pernyataan yang menohok terhadap Komang Sanjaya, menimbulkan kontroversi publik.
SumberDi Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
2 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
31% dari 13 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Bali
59 pejabat publik dari Provinsi Bali terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
detikcom memuat 13 artikel — paling banyak dari 22 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Kediri
13 pejabat publik lain juga lahir di Kediri.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
84
artikel total · 45 bulan tercatat
33
media unik · dari 84 artikel
Liputan beragam · top 23%
Top 5 Media
SAH! Sengap Resmi Gabung ke Partai Gerindra, Siap Tandem dengan Nyoman Mulyadi
Bali Express · 11 Juli 2026
NetralTeks בעיקר membahas "Sengap resmi gabung ke Partai Gerindra" dan tandem politik, bukan penilaian langsung pada Nyoman Mulyadi.
Edi Wirawan Dipecat, PDIP Sebut Dukung Mulyadi-Sengap di Tabanan
Bali Politika · 22 Januari 2025
PositifTeks secara positif melaporkan bahwa 'PDIP Sebut Dukung Mulyadi-Sengap' di Pilkada Tabanan.
Hasil Real Count Pilkada Bali di 9 Kabupaten/Kota, Cakada PDIP Mendominasi
detikcom · 9 Desember 2024
NetralTeks membahas hasil real count Pilkada Bali secara umum dengan dominasi PDIP, bukan I Nyoman Mulyadi Kepala Daerah.
Sengap Curhat Dikeluarkan Grup UMKM Tabanan gegara Nyalon Wakil Bupati
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
detikcom · 31 Oktober 2024
NetralTeks membahas curhatan Sengap terkait dikeluarkan dari grup UMKM, bukan secara spesifik I Nyoman Mulyadi Kepala Daerah.