
Jabatan
Calon Bupati Lombok Barat (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Nusa Tenggara Barat
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
36
Berdasarkan 36 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kategori Pemberitaan
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Kurang Meritokratis
Penilaian meritokrasi Hj. Sumiatun sebagai Calon Bupati Lombok Barat menunjukkan relevansi terbatas. Pengalaman organisasi di partai politik memberikan nilai tambah, namun kurangnya informasi detail mengenai pengalaman wiraswasta dan latar belakang pendidikan yang tidak secara langsung terkait dengan pemerintahan daerah menjadi perhatian.
Kesesuaian Pendidikan
Latar belakang pendidikan formal Hj. Sumiatun, yang terdiri dari SD, SMP, dan SMEA, kurang relevan secara langsung dengan kompleksitas tugas dan tanggung jawab seorang Bupati. Pendidikan yang lebih tinggi dan relevan dengan bidang pemerintahan, kebijakan publik, atau pembangunan daerah akan lebih mendukung kompetensi dalam jabatan tersebut.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kab. Lombok Barat menunjukkan pemahaman tentang dinamika politik lokal dan kemampuan memimpin organisasi. Namun, informasi mengenai pengalaman wiraswasta tidak detail sehingga sulit dinilai relevansinya. Pengalaman di sektor publik atau pemerintahan daerah akan lebih relevan untuk posisi Bupati.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Masa jabatan Sumiatun sebagai Bupati Lombok Barat mengalami ketidakpastian, dengan beberapa laporan mengenai pemangkasan atau perpanjangan masa jabatan, serta pencabutan usulan pemberhentian oleh DPRD.
SumberKekayaan Sumiatun sebagai pejabat publik menjadi sorotan dan perbincangan publik, dengan angka yang disebutkan mencapai 51 Miliar Rupiah.
SumberUsulan pemberhentian Bupati Lombok Barat oleh DPRD Lobar dibatalkan setelah cabut usulan.
SumberKekayaan calon kepala daerah Sumiatun mencapai 51 miliar rupiah, menimbulkan sorotan publik.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 118% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
2 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
55% dari 22 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Nusa Tenggara Barat
80 pejabat publik dari Provinsi Nusa Tenggara Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Radar Lombok memuat 6 artikel — paling banyak dari 10 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
53
artikel total · 100 bulan tercatat
24
media unik · dari 53 artikel
Liputan beragam · top 19%
Top 5 Media
Gelar Rakor, Bupati Lobar Sumiatun Tekankan Disiplin Pegawai
LombokPost · 25 April 2026
PositifTindakan Sumiatun 'Tekankan Disiplin Pegawai' menunjukkan fokus pada tata kelola yang baik, yang merupakan aspek positif.
Pilkada Lobar : Sumiatun dan Farin Sudah Ambil Formulir di PAN
LombokPost · 6 April 2026
NetralTeks ini melaporkan fakta bahwa Sumiatun telah mengambil formulir untuk Pilkada.
Sumiatun-Ibnu Salim: Cerdaskan Otaknya, Sehatkan Badannya, Isi Dompetnya
detikcom · 19 Oktober 2024
PositifFrasa "Cerdaskan Otaknya, Sehatkan Badannya, Isi Dompetnya" bernada promosi dan positif terhadap pasangan Sumiatun-Ibnu Salim.
Program Sumiatun-Ibnu Salim untuk Lombok Barat Hebat - Metro NTB
Dianalisis 11 Mei 2026
Metro NTB · 30 Agustus 2024
PositifKata 'Hebat' menunjukkan penilaian positif terhadap program Sumiatun