
Jabatan
Komisi IV - Anggota
Fraksi
Demokrasi Indonesia Perjuangan
Provinsi / Dapil
Jawa Timur
Periode
2024-2029
Kontak
estu@gmail.com
Artikel Terindeks
267
Berdasarkan 267 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 57 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Meritokratis
Penempatan Hj. Sadarestuwati sebagai anggota Komisi IV DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi di bidang pertanian dan pemberdayaan masyarakat mendukung tugasnya di komisi yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, dan kelautan. Meskipun ada beberapa pengalaman di luar bidang tersebut, secara keseluruhan relevansi latar belakangnya cukup kuat.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S1 Pertanian dan S2 Manajemen Agribisnis Pertanian sangat relevan dengan tugas Komisi IV DPR yang membidangi pertanian. Pendidikan ini memberikan dasar pengetahuan yang kuat untuk memahami isu-isu terkait pertanian dan agribisnis.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai pimpinan di berbagai organisasi petani dan koperasi, serta keterlibatan dalam HKTI dan PDI Perjuangan di bidang pertanian, menunjukkan pengalaman praktis dan pemahaman mendalam tentang sektor pertanian. Pengalaman sebagai dosen juga memberikan kemampuan analisis dan komunikasi yang berguna dalam perumusan kebijakan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Sadarestuwati menjadi viral karena berjoget setelah sidang dan membuat pernyataan yang dianggap tidak sensitif terhadap masyarakat. Hal ini memicu permintaan maaf dari partainya.
SumberSuami Sadarestuwati diduga terlibat kasus korupsi, yang menambah sorotan negatif terhadap dirinya.
SumberSadarestuwati dikecam karena berjoget setelah Sidang Tahunan MPR, yang dianggap tidak pantas, terutama karena bertepatan dengan isu kenaikan tunjangan DPR.
SumberKPK memeriksa anggota DPR Sadarestuwati sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek DJKA.
SumberKPK meneliti Sadarestuwati terkait dugaan suap dalam proyek DJKA.
SumberMedia melaporkan bahwa harta kekayaan Sadarestuwati mencapai Rp38 miliar dan terdapat hutang.
SumberPartai PDIP meminta maaf atas isu yang melibatkan Deddy Sitorus dan Sadarestuwati.
SumberPDIP mendapat kritik karena tidak menonaktifkan Sadarestuwati setelah kontroversi joget.
SumberPeringkat
Skor Merit Top 0%
Peringkat #2 dari 577 anggota DPR yang sudah dianalisis (skor 95).
Catatan
Pemberitaan Netral
Mayoritas (86%) dari 105 artikel bernada netral.
Catatan
Anggota Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan
Salah satu dari 110 anggota fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Timur
255 pejabat publik dari Provinsi Jawa Timur terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
gesuri.id memuat 34 artikel — paling banyak dari 66 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
399
artikel total · 112 bulan tercatat
129
media unik · dari 399 artikel
Liputan beragam · top 19%
Top 5 Media
Sadarestuwati Serahkan Combine Harvester untuk Petani Jombang, Ingatkan Bantuan Tak Boleh Dijual
Lingkar Wilis · 29 Juli 2026
PositifTeks menonjolkan tindakan membantu petani lewat "serahkan Combine Harvester" yang bernada apresiatif.
Anggota DPR RI Sadarestuwati Salurkan Alsintan Traktor
Afederasi · 29 Juli 2026
PositifTeks menonjolkan aksi positif Sadarestuwati yang "salurkan alsintan traktor" kepada petani.
Anggota Komisi IV DPR RI Serahkan Alsintan di Jombang, Sadarestuwati Ingatkan Petani Agar Tidak Menjualnya ke Orang Lain - Koran Memo
Koran Memo · 29 Juli 2026
PositifTeks memuat tindakan pro-petani saat Sadarestuwati "serahkan alsintan di Jombang" dan memberi arahan yang membangun.
Topik Utama
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Anggota DPR RI Sadarestuwati Ingatkan Petani Jombang, Bantuan Alsintan Harus Dimanfaatkan Bukan Dijual
ketik.com · 29 Juli 2026
PositifTeks menunjukkan kepedulian lewat bantuan alsintan, dengan penekanan pada imbauan agar bantuan "dimanfaatkan bukan dijual".