
Jabatan
Komisi VII - Anggota
Fraksi
Gerakan Indonesia Raya
Provinsi / Dapil
Kalimantan Utara
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
80
Berdasarkan 80 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kategori Pemberitaan
Kurang Meritokratis
Penempatan Hj. RAHMAWATI, S.H. sebagai anggota Komisi VII DPR RI kurang meritokratis. Latar belakang pendidikannya di bidang hukum memiliki relevansi terbatas dengan tugas komisi yang membidangi energi, sumber daya mineral, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup. Keterbatasan data riwayat pekerjaan dan organisasi menyulitkan penilaian yang lebih komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan hukum memiliki relevansi yang terbatas dengan bidang tugas Komisi VII. Meskipun pemahaman hukum penting dalam perumusan kebijakan, keahlian di bidang energi, sumber daya mineral, riset dan teknologi, atau lingkungan hidup akan lebih relevan.
Pengalaman Relevan
Tidak tersedianya data riwayat pekerjaan dan organisasi merupakan kendala signifikan dalam menilai relevansi pengalaman. Tanpa informasi ini, sulit untuk menentukan apakah yang bersangkutan memiliki pengalaman praktis atau keahlian yang mendukung tugasnya di Komisi VII.
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Klaim bahwa Rahmawati Herdian terlibat dalam kasus dugaan makar yang menimbulkan kontroversi di DPR.
SumberRahmawati mengkritik kebijakan PPN 12% yang dianggap tidak konsisten dengan prinsip fiskal.
SumberTerdapat kritik bahwa permintaan pembangunan layanan kesehatan di Way Haru belum mendapat dukungan yang memadai.
SumberBanyak pekerja luar yang mengisi lowongan kerja di Tanah Kuning-Mangkupadi, sementara pekerja lokal kurang mendapat kesempatan.
SumberRahmawati mengusulkan anggaran untuk pengadaan bioskop desa sebanyak 1.000 layar, yang kemudian mendapat banyak kritik dari warganet karena dianggap bukan prioritas.
SumberRahmawati menyalahkan bahwa proyek-proyek lokal seperti Tanah Kuning-Mangkupadi dipenuhi pekerja luar, mengurangi pelatihan dan pekerjaan bagi warga Kaltara, dan meminta agar Kaltara menjadi tuan rumah dalam penyaluran lapangan kerja.
SumberPernyataan tentang tantangan dan upaya ekspor udang tarakon ke pasar global
SumberDi Bawah Rata-rata
Skor Merit Rendah
Peringkat #448 dari 577 anggota DPR (skor 45).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
51% dari 47 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Gerakan Indonesia Raya
Salah satu dari 86 anggota fraksi Gerakan Indonesia Raya di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Kalimantan Utara
30 pejabat publik dari Provinsi Kalimantan Utara terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
RRI.co.id memuat 20 artikel — paling banyak dari 49 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
465
artikel total · 117 bulan tercatat
130
media unik · dari 465 artikel
Liputan beragam · top 12%
Top 5 Media
Kunker ke Kawasan Industri Cikupa, Rahmawati Soroti Potensi Sengketa dan Kepastian Hukum
Benuanta · 27 Agustus 2026
NetralTeks hanya melaporkan kunjungan kerja Rahmawati dan sorotannya terhadap potensi sengketa secara faktual, tanpa ekspresi sentimen.
Hj Rahmawati Tinjau Sentra Perbenihan Padi Bulungan, Program Prabowo Bikin Petani Optimistis
Klikwarta.com · 5 Agustus 2026
PositifTeks menyorot kunjungan dan program yang membuat petani 'optimistis', sehingga bernuansa positif terhadap Rahmawati.
Dari Tambak Tarakan ke Pasar Global, Rahmawati Perjuangkan Ekspor Langsung
Headlinews.id · 1 Agustus 2026
PositifFrasa "Rahmawati Perjuangkan Ekspor Langsung" menunjukkan upaya dan prestasi yang positif bagi Rahmawati DPR.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Rahmawati Perjuangkan Ekspor Langsung Udang Tarakan ke Timur Tengah
Benuanta · 1 Agustus 2026
PositifUngkapan "Perjuangkan Ekspor Langsung Udang Tarakan" menonjolkan aksi proaktif dan keberpihakan yang positif.