
Jabatan
Komisi VI - Anggota
Fraksi
Demokrasi Indonesia Perjuangan
Provinsi / Dapil
Riau
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
139
Berdasarkan 139 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kategori Pemberitaan
Kurang Meritokratis
Penilaian menunjukkan bahwa penempatan Hj. Dewi Juliani sebagai anggota Komisi VI DPR RI kurang meritokratis. Latar belakang pendidikan hukumnya relevan, namun pengalaman kerja dan organisasi kurang terkait langsung dengan bidang yang ditangani Komisi VI yang membidangi perindustrian, investasi, dan persaingan usaha.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Ilmu Hukum relevan dengan tugas legislasi dan pengawasan yang diemban oleh anggota DPR, memberikan dasar pemahaman terhadap regulasi dan kebijakan.
Pengalaman Relevan
Pengalaman kerja di bidang marketing dan event organization kurang relevan dengan bidang tugas Komisi VI. Keanggotaan dalam organisasi petani dan nelayan (GNTI) memiliki relevansi terbatas, meskipun dapat memberikan perspektif terkait sektor pertanian dan perikanan yang terkait dengan industri.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Dewi Juliani menyoroti klausul parkir yang dianggap tidak bertanggung jawab, menuduh melanggar hukum dan berisiko pungli.
SumberDewi Juliani menganggap praktik parkir lepas tanggung jawab melanggar hukum dan berisiko pungli serta melanggar perlindungan konsumen.
SumberDewi Juliani menyoroti kelangkaan BBM di Riau meskipun daerah tersebut menyumbang 24% produksi minyak nasional.
SumberDewi Juliani menyampaikan belasungkawa dan menyoroti standar operasional KAI setelah tragedi KA di Bekasi Timur, meminta KAI transparan dan tidak hanya fokus pada efisiensi operasional.
SumberDewi Juliani mempertanyakan antisipasi manipulasi data emisi pada fit and proper test hakim agung.
SumberDewi Juliani menyampaikan duka cita dan menyoroti standar operasional KAI setelah tragedi KA di Stasiun Bekasi Timur.
SumberDewi Juliani mengingatkan potensi praktik manipulasi data di 'Fit and Proper Test' calon hakim agung.
SumberDewi Juliani meminta agar tidak ada intervensi dan hukuman terberat harus diberikan untuk Kapolres Ngada.
SumberDewi Juliani menegaskan tidak ada istilah damai untuk kasus pelecehan seksual.
SumberDewi Juliani mendesak penyidikan kasus Brigadir Nurhadi diperdalam terkait dugaan penganiayaan dan narkoba.
SumberCatatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #309 dari 577 anggota DPR (skor 68).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
58% dari 98 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan
Salah satu dari 110 anggota fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Riau
97 pejabat publik dari Provinsi Riau terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
gesuri.id memuat 24 artikel — paling banyak dari 42 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
202
artikel total · 89 bulan tercatat
63
media unik · dari 202 artikel
Liputan beragam · top 19%
Top 5 Media
Serap Aspirasi Warga Meranti, Dewi Juliani Janji Perjuangkan Sarana Pendidikan
gesuri.id · 10 Agustus 2026
PositifTeks menyorot langkah positif Dewi Juliani yang "serap aspirasi warga" dan "janji perjuangkan sarana pendidikan".
30 Tahun Kudatuli, Dewi Juliani: Simbol Keberanian Mempertahankan Demokrasi, Kebenaran, dan Suara Rakyat
gesuri.id · 26 Juli 2026
PositifFrasa "Simbol Keberanian Mempertahankan Demokrasi, Kebenaran, dan Suara Rakyat" bernada pujian terhadap Dewi Juliani.
Dewi Juliani: RUU Daerah Kepulauan Harus Mampu Jamin Layanan Transportasi di Wilayah Kepulauan
gesuri.id · 21 Juli 2026
NetralTeks hanya memuat pernyataan Dewi Juliani tentang "RUU Daerah Kepulauan" tanpa penilaian positif atau negatif.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dewi Juliani: RUU Daerah Kepulauan Harus Mampu Jamin Layanan Transportasi di Wilayah Kepulauan
gesuri.id · 21 Juli 2026
NetralTeks membahas pernyataan Dewi Juliani DPR tentang "RUU Daerah Kepulauan", bersifat خبری/faktual bukan penilaian emosional.