
Jabatan
Ketua Dewan Penyantun Museum dan Cagar Budaya
Fraksi
}}
Provinsi / Dapil
—
Periode
—
Artikel Terindeks
416
Berdasarkan 416 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kurang Meritokratis
Penempatan Hashim Djojohadikusumo sebagai Ketua Dewan Penyantun Museum dan Cagar Budaya kurang meritokratis. Latar belakang pendidikannya di bidang politik dan ekonomi, meskipun memberikan wawasan luas, kurang relevan secara langsung dengan pengelolaan museum dan cagar budaya. Keterbatasan data mengenai riwayat pekerjaan dan organisasi juga menyulitkan penilaian yang lebih komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan di bidang politik dan ekonomi memberikan landasan analitis yang baik, namun kurang spesifik terkait pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam pengelolaan museum dan cagar budaya, seperti sejarah seni, arkeologi, atau manajemen warisan budaya.
Pengalaman Relevan
Tidak tersedianya data mengenai riwayat pekerjaan dan organisasi merupakan kendala besar dalam menilai relevansi pengalaman. Tanpa informasi ini, sulit untuk menentukan apakah yang bersangkutan memiliki pengalaman praktis atau keterlibatan yang relevan dengan bidang museum dan cagar budaya.
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Tanpa Periode
Kritik terhadap penunjukan Hashim Djojohadikusumo dalam Satgas Taman Nasional.
SumberPengakuan Hashim Djojohadikusumo mengenai kelemahan dalam program MBG dan permintaan pengawasan dari desa.
SumberRudy Masud membandingkan status adiknya dengan Hashim Djojohadikusumo.
SumberHashim mengakui adanya kelemahan pada perusahaan MBG dan meminta pengawasan yang lebih ketat, menimbulkan pertanyaan tentang tata kelola perusahaan.
SumberBos UDNG memberikan klarifikasi terkait isu akuisisi yang melibatkan Hashim Djojohadikusumo dan Northstar, menimbulkan spekulasi tentang konflik kepentingan.
SumberHashim mengancam akan memidanakan kepala daerah yang tidak mengelola sampah dengan baik, menimbulkan kontroversi terkait wewenang dan pendekatan hukum.
SumberPerusahaan investasi Hashim menjadi pemegang saham dalam proyek kripto COIN, menimbulkan pertanyaan tentang regulasi dan risiko investasi digital.
SumberPartai Gerindra menilai analogi Hashim yang menyamakan gubernur Kaltim dengan adiknya sebagai keliru dan menyinggung politikus lain.
SumberBerita menyebut adanya upaya suap terhadap Hashim Djojohadikusumo senilai Rp 25 triliun yang dikaitkan dengan Presiden Prabowo.
SumberDilaporkan ada upaya percobaan suap kepada Hashim hingga Rp25 triliun yang juga melibatkan rencana untuk Presiden Prabowo, menimbulkan isu serius terkait integritas dan keamanan politik.
SumberCatatan
Anggota Fraksi }}
Salah satu dari 3 anggota fraksi }} di seluruh lembaga publik.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
investor.id memuat 14 artikel — paling banyak dari 40 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Jakarta, Indonesia
17 pejabat publik lain juga lahir di Jakarta, Indonesia.
Dianalisis 11 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
726
artikel total · 15 bulan tercatat
262
media unik · dari 726 artikel
Liputan beragam · top 6%
Top 5 Media
Hashim Djojohadikusumo Temui Menteri PU, Bahas Infrastruktur dan Pengentasan Kemiskinan
Majalah Lintas · 3 September 2026
NetralTeks hanya melaporkan pertemuan dengan Menteri PU untuk membahas infrastruktur dan kemiskinan, bersifat informatif tanpa opini positif atau negatif.
Hashim Tiba-Tiba Bertemu Menteri PU, Ini Topik Penting yang Dibahas
CNBC Indonesia · 3 September 2026
NetralBerita bersifat faktual tentang pertemuan dengan Menteri PU, tidak mengandung penilaian positif maupun negatif.
BPOM Mendunia, Hashim Djojohadikusumo Semringah, Puji Konsep ABG Taruna Ikrar
Inilah.com · 2 September 2026
PositifKata 'Semringah' dan 'Puji' menunjukkan apresiasi positif Hashim terhadap kinerja BPOM dan konsep ABG Taruna Ikrar.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Apresiasi BPOM, Hashim Ungkap Pentingnya Ekosistem 'ABG' di Sektor Kesehatan
health.detik.com · 1 September 2026
PositifKata 'Apresiasi' menunjukkan Hashim mendukung dan menghargai inisiatif BPOM dalam sektor kesehatan