
Jabatan
Calon Wakil Gubernur Dki Jakarta (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Dki Jakarta
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
94
Berdasarkan 94 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kategori Pemberitaan
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Meritokratis
H. Suswono memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang pertanian dari IPB, yang relevan dengan isu-isu perkotaan seperti ketahanan pangan dan lingkungan. Pengalaman organisasi dan politiknya, terutama di PKS, memberikan pemahaman tentang tata kelola dan kebijakan publik, meskipun relevansi langsung dengan jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta perlu dipertimbangkan lebih lanjut.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S1, S2, dan S3 di Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan landasan yang kuat dalam bidang pertanian. Meskipun DKI Jakarta adalah wilayah perkotaan, pemahaman tentang pertanian, ketahanan pangan, dan lingkungan tetap relevan dalam konteks perkotaan.
Pengalaman Relevan
Pengalaman organisasi yang luas, termasuk di PII, Senat Mahasiswa, HMI, dan berbagai posisi di PKS, menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen organisasi. Pengalaman di partai politik memberikan pemahaman tentang proses pembuatan kebijakan dan dinamika politik. Namun, kurangnya pengalaman langsung di pemerintahan daerah menjadi catatan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Suswono pernah terlibat skandal suap impor daging yang menimbulkan kontroversi hukum.
SumberSuswono menjadi sasaran candaan tentang janda kaya yang menimbulkan kritik publik.
SumberBawaslu DKI menelusuri penyebaran surat dukungan Prabowo untuk RK-Suswono yang menimbulkan kontroversi.
SumberFoke menolak menjadi timses Ridwan Kamil-Suswono, menimbulkan kontroversi internal partai.
SumberUnggahan Raffi Ahmad mengenai surat dukungan Prabowo kepada pasangan RK-Suswono memicu kritik dari pakar hukum terkait etika dan aturan netralitas pejabat negara.
SumberAhmad Sahroni ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan Ridwan Kamil‑Suswono, namun mundur hanya sehari setelah penunjukan dengan alasan yang belum jelas, menimbulkan spekulasi politik dan menurunkan kepercayaan publik.
SumberCalon Wakil Gubernur Suswono membuat guyonan tentang 'janda kaya menikahi pengangguran' yang menimbulkan polemik di publik.
SumberPasangan Ridwan Kamil-Suswono tidak mencoblos di Jakarta, yang memicu perbandingan dan kritik terkait komitmen terhadap ibu kota.
SumberBawaslu DKI mengusut beredarnya surat dukungan dari Prabowo Subianto untuk pasangan RK-Suswono pada masa tenang Pilkada, yang berpotensi melanggar aturan kampanye.
SumberAhmad Sahroni mundur dari posisi ketua tim pemenangan Ridwan Kamil-Suswono hanya setelah sehari ditunjuk, menimbulkan kontroversi internal.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 297% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
4 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
31% dari 49 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Dki Jakarta
29 pejabat publik dari Provinsi Dki Jakarta terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Tempo.co memuat 18 artikel — paling banyak dari 30 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
115
artikel total · 128 bulan tercatat
55
media unik · dari 115 artikel
Liputan beragam · top 23%
Top 5 Media
Kelakar Suswono untuk Rano Karno yang Ganti Nama di Pilgub Jakarta
Tempo.co · 10 Januari 2025
NetralKabar Politik Sepekan: Tim Ridwan Kamil-Suswono Batal Gugat Pilkada Jakarta, Megawati Sampaikan Beragam Kritik
Tempo.co · 16 Desember 2024
NetralRidwan Kamil-Suswono Terima Hasil Pilkada Jakarta 2024
Kompas.id · 13 Desember 2024
NetralFrasa "terima hasil Pilkada Jakarta 2024" bersifat informatif dan tidak memuji atau mengkritik.
Ridwan Kamil-Suswono tak Menggugat Hasil Pilkada Jakarta ke Mahkamah Konstitusi
Tempo.co · 12 Desember 2024
Dianalisis 11 Mei 2026