
Jabatan
Komisi IV - Anggota
Fraksi
Keadilan Sejahtera
Provinsi / Dapil
Sumatera Barat
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
219
Berdasarkan 219 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Meritokratis
Penempatan H. Rahmat Saleh sebagai anggota Komisi IV DPR RI menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan dan pengalaman, terutama di DPRD Provinsi Sumatra Barat, memberikan dasar yang relevan untuk tugas legislatif. Namun, relevansi langsung antara latar belakang farmasi dan tugas di Komisi IV perlu dipertimbangkan lebih lanjut.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S1 Farmasi kurang relevan secara langsung dengan tugas di Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, dan kelautan. Namun, gelar Magister Ilmu Politik memberikan pemahaman yang lebih relevan terkait kebijakan publik dan proses legislasi.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat selama dua periode sangat relevan karena memberikan pemahaman tentang proses legislasi, pengawasan, dan anggaran. Pengalaman organisasi, meskipun beragam, menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan keterlibatan dalam masyarakat.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
DPR menuntut pencabutan hak HGU di hutan lindung, yang menimbulkan ketegangan antara pemerintah daerah dan pengelola hutan.
SumberLegislator PKS menuduh Menteri Filipina mundur karena tidak mampu mengatasi banjir, menimbulkan kontroversi internasional.
SumberRahmat Saleh menegaskan bahwa Polda Sumbar harus menindak dugaan pembalakan liar yang merusak hutan dan infrastruktur di Kayu Gelondongan.
SumberRahmat Saleh meminta pemerintah menetapkan Sumatera Barat sebagai wilayah bencana nasional untuk mendapatkan bantuan lebih cepat.
SumberRahmat Saleh menyoroti perlunya pengelolaan anggaran yang efektif untuk program Bapanas, menuduh adanya pemborosan dana.
SumberRahmat Saleh menegur Kementerian Kehutanan karena tidak memberikan perhatian yang cukup pada masalah deforestasi, menuding adanya kelalaian dalam penegakan kebijakan lingkungan.
SumberRahmat Saleh mendesak seorang menteri untuk mengundurkan diri terkait penanganan bencana di Sumatera.
SumberRahmat Saleh menyatakan bahwa APBD provinsi tidak akan cukup untuk memulihkan pertanian dan diperlukan sekitar Rp16 triliun.
SumberRahmat Saleh mempertanyakan data hutan dan meminta Kementerian Kehutanan bersikap jujur mengenai data tersebut.
SumberRahmat Saleh mengungkap adanya ketimpangan atau perbedaan data terkait tingkat kerusakan infrastruktur irigasi di wilayah Sumatera Barat, yang mengindikasikan adanya masalah dalam pendataan atau pelaporan.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 62% lebih banyak dari rata-rata anggota DPR.
Catatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #338 dari 577 anggota DPR (skor 62).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
55% dari 110 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Keadilan Sejahtera
Salah satu dari 53 anggota fraksi Keadilan Sejahtera di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Sumatera Barat
122 pejabat publik dari Provinsi Sumatera Barat terindeks di platform.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
444
artikel total · 84 bulan tercatat
94
media unik · dari 444 artikel
Liputan beragam · top 25%
Top 5 Media
Solar Langka, Padahal Stok Aman, Ada Apa?
Tribun Sumbar · 4 September 2026
NetralTeks membahas kelangkaan solar dan stok, tidak terkait langsung dengan Rahmat Saleh DPR.
Rahmat Saleh: Koperasi Merah Putih Harus Memberi Manfaat pada Masyarakat
Mimbarsumbar.id · 3 September 2026
PositifRahmat Saleh mendorong Koperasi Merah Putih agar memberi manfaat bagi masyarakat, menunjukkan sikap pro-rakyat.
Tak Sekedar Bangunan, Rahmat Saleh Dorong KDMP Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Kabarsumbar.com · 2 September 2026
PositifRahmat Saleh memperjuangkan KDMP sebagai penggerak ekonomi desa, mencerminkan kebijakan yang konstruktif.
Rahmat Saleh Soroti Tata Kelola dan Kinerja Koperasi Merah Putih
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Arunala · 2 September 2026
NegatifRahmat Saleh menyoroti masalah tata kelola dan kinerja Koperasi Merah Putih, mengkritik aspek integritas dan kinerja.