
Jabatan
Calon Bupati Pelalawan (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Riau
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
20
Berdasarkan 20 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 10 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Topik Utama
Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, H. Nasarudin memiliki latar belakang yang cukup relevan untuk posisi Calon Bupati Pelalawan. Pendidikan hukumnya relevan dengan pemerintahan, dan pengalamannya sebagai Wakil Bupati serta dalam organisasi politik memberikan pemahaman tentang tata kelola pemerintahan dan dinamika politik lokal.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S.H. dan M.H. relevan dengan bidang hukum dan pemerintahan, memberikan dasar pengetahuan yang kuat untuk memahami regulasi dan kebijakan publik.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Wakil Bupati Pelalawan sangat relevan karena memberikan pengalaman langsung dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Keterlibatan dalam berbagai organisasi politik, khususnya di Partai Golkar, menunjukkan pemahaman tentang dinamika politik dan kemampuan membangun jaringan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Beberapa media melaporkan bahwa nama Nasarudin tidak muncul sebagai calon gubernur Riau dari Partai Golkar, menimbulkan spekulasi politik.
SumberBawaslu memanggil Nasaruddin terkait laporan dugaan pelanggaran dalam Pilkada Pelalawan.
SumberIstri Wakil Bupati Pelalawan diduga dimutasi menjadi staf ahli sebagai akibat dukungan politik suaminya yang akan mencalonkan diri pada Pilkada 2024, menimbulkan tuduhan nepotisme dan penyalahgunaan wewenang.
SumberGakkumdu menghentikan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran Pilkada Pelalawan yang melibatkan pasangan calon Nasarudin dan Abu Bakar.
SumberGakkumdu menghentikan penyelidikan dugaan pelanggaran Pilkada pelalawan paslon Nasarudin-Abu Bakar.
SumberKPK menuntut Menag Nasruddin Umar menanggapi dugaan gratifikasi terkait penggunaan jet pribadi yang diduga diperoleh dari fasilitas OSO.
SumberPKS memberikan tiket nomor satu kepada Nasruddin, menimbulkan kontroversi politik internal partai.
SumberRocky Gerung mengeluarkan pernyataan yang dianggap tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan publik mengenai Majelis Baitul Grah (MBG). Nasaruddin menanggapi bahwa pernyataan tersebut tidak tepat.
SumberNasaruddin Umar menyatakan bahwa gubernur tidak wajib hadir di setiap rapat DPRD, menimbulkan perdebatan tentang peran gubernur dalam pengawasan legislatif daerah.
SumberPolitisi Golkar H. Nasarudin disorot terkait keterlibatan KSO Sawit eks PT Hutahean yang masuk dalam daftar evaluasi oleh Agrinas.
SumberCatatan
Pemberitaan Netral
Mayoritas (93%) dari 14 artikel bernada netral.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Riau
97 pejabat publik dari Provinsi Riau terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
CAKAPLAH.com memuat 6 artikel — paling banyak dari 54 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 32 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
197
artikel total · 181 bulan tercatat
126
media unik · dari 197 artikel
Liputan beragam · top 4%
Top 5 Media
Politisi Golkar H. Nasarudin Disorot, KSO Sawit Eks PT Hutahean Masuk Daftar Evaluasi Agrinas
Tabloid Tirai · 21 Mei 2026
NegatifFrasa "Disorot" dan "masuk daftar evaluasi" memberi kesan kritik atau masalah pada Nasarudin.
Menag Ajak Kepala Daerah Jaga Kerukunan Umat Beragama
Rakyat Sulsel · 27 Februari 2025
NetralTeks membahas ajakan kepada kepala daerah secara umum, bukan Nasarudin
Empat Aspek Penting yang Harus Diperhatikan Kepala Daerah Terpilih
Jatimtimes · 3 Januari 2025
NetralTeks membahas kepala daerah secara umum, bukan Nasarudin
Gakkumdu Hentikan Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Pilkada Pelalawan Paslon Nasarudin-Abu Bakar
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Tribunpekanbaru.com · 20 Oktober 2024
PositifPenyelidikan dugaan pelanggaran Pilkada terhadap pasangan Nasarudin-Abu Bakar telah dihentikan oleh Gakkumdu, menunjukkan hasil yang positif bagi Nasarudin.