
Jabatan
Calon Walikota Mataram (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Nusa Tenggara Barat
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
17
Berdasarkan 17 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kategori Pemberitaan
Kurang Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, penempatan H. LALU ARIA DHARMA B.S., S.H. sebagai Calon Walikota Mataram menunjukkan tingkat meritokrasi yang kurang. Pendidikan hukum relevan dengan pemahaman regulasi dan kebijakan, namun kurangnya informasi mengenai riwayat pekerjaan menjadi kendala utama dalam penilaian. Pengalaman organisasi menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan pengelolaan, tetapi relevansinya dengan kompleksitas tugas walikota perlu dipertimbangkan lebih lanjut.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Sarjana Hukum (S.H.) relevan dengan posisi Walikota, terutama dalam aspek pemahaman hukum, regulasi, dan pembuatan kebijakan daerah. Namun, pendidikan ini saja mungkin tidak cukup untuk mencakup semua aspek pengelolaan pemerintahan kota yang kompleks.
Pengalaman Relevan
Ketiadaan data riwayat pekerjaan menjadi kekurangan signifikan dalam penilaian. Pengalaman organisasi sebagai Sekretaris ICMI dan Ketua Yayasan menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan pengelolaan, tetapi relevansinya dengan pengelolaan pemerintahan kota secara komprehensif perlu dipertimbangkan lebih lanjut. Tanpa informasi pekerjaan, sulit menilai pengalaman praktis dalam birokrasi atau sektor publik.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Aria Dharma Goda mengajukan surat pensiun dini menjelang Pilkada Mataram, menimbulkan spekulasi tentang motivasi politiknya.
SumberBerbagai media melaporkan bahwa Aria menjadi kunci bagi partai Gerindra dalam Pilkada Mataram, menimbulkan pertanyaan tentang peran politiknya di tingkat provinsi.
SumberWali Kota Mataram memastikan rotasi pejabat eselon II pada 6 Maret, yang dipandang sebagian kalangan sebagai upaya mengamankan dukungan bagi pasangan Aria‑Weis.
SumberPengamat dan pakar politik memperkirakan AQUR dapat menggeser posisi HARUM dalam Pilkada Kota Mataram, menimbulkan spekulasi politik yang intens.
SumberDharma Pongrekun mengusulkan larangan penggunaan paket sembako sebagai alat kampanye, menimbulkan perdebatan tentang etika kampanye politik.
SumberDi Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
3 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Catatan
Pemberitaan Netral
Mayoritas (88%) dari 16 artikel bernada netral.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Nusa Tenggara Barat
80 pejabat publik dari Provinsi Nusa Tenggara Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Radar Lombok memuat 11 artikel — paling banyak dari 11 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Lombok Tengah
4 pejabat publik lain juga lahir di Lombok Tengah.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
52
artikel total · 45 bulan tercatat
15
media unik · dari 52 artikel
Liputan beragam · top 37%
Top 5 Media
Pilwali Mataram: Aria Dikabarkan Kunci Gerindra
LombokPost · 4 April 2026
NetralTeks membahas peran Aria dalam Pilwali Mataram, terkait Lalu Aria Dharma.
Wali Kota Pastikan Rotasi Pejabat Eselon II pada 6 Maret
Radar Lombok · 3 Maret 2025
NetralTeks membahas rotasi pejabat, bukan Lalu Aria Dharma.
Profil Mohan Roliskana, Petahana yang Menang Perolehan Suara di Pilkada Kota Mataram 2024
sumsel.tribunnews.com · 10 Desember 2024
NetralTeks membahas profil Mohan Roliskana, bukan Lalu Aria Dharma.
Rekapitulasi KPU Tuntas, HARUM Menang Pilkada Mataram
Radar Lombok · 3 Desember 2024
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Teks membahas kemenangan kandidat lain (HARUM), bukan Lalu Aria Dharma.