
Jabatan
Calon Bupati Sleman (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Daerah Istimewa Yogyakarta
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
90
Berdasarkan 90 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kategori Pemberitaan
Topik Utama
Kurang Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, penempatan H. HARDA KISWAYA sebagai Calon Bupati Sleman menunjukkan tingkat meritokrasi yang kurang. Pendidikan beliau relevan, namun kurangnya informasi mengenai riwayat organisasi dan pengalaman kerja yang spesifik menjadi perhatian. Skor ini mencerminkan perlunya informasi lebih lanjut untuk penilaian yang lebih komprehensif.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S.E. dan M.Si. relevan untuk jabatan kepala daerah, terutama dalam aspek ekonomi dan manajemen pemerintahan. Namun, tanpa detail spesifik mengenai fokus studi, sulit untuk menilai kedalaman relevansinya.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai wiraswasta kurang spesifik dan sulit dinilai relevansinya tanpa detail lebih lanjut. Ketiadaan informasi mengenai riwayat organisasi merupakan kekurangan signifikan dalam penilaian meritokrasi.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Hardak Kiswaya menjadi tersangka dalam sidang dugaan korupsi hibah wisata Sleman, dengan tuduhan penyalahgunaan dana hibah dan kejanggalan dalam proses penetapan SE.
SumberHardak Kiswaya mengklaim bahwa draft SE Sekda sesuai arahan bupati, sementara bupati Sri Purnomo membantah dan menuduh adanya kebohongan dalam proses tersebut.
SumberHarda Kiswaya ditetapkan sebagai tersangka korupsi dalam kasus hibah pariwisata, di mana ia diduga menerima dana hibah secara tidak sah.
SumberKritik publik muncul karena Harda Kiswaya tetap berangkat retret ke Magelang meskipun diharapkan fokus pada tugas kepemimpinan.
SumberSebagai Bupati, Harda memimpin jajaran rakor di KPK untuk mencegah korupsi, menimbulkan sorotan publik tentang efektivitasnya.
SumberMasyarakat melakukan demonstrasi terhadap BPN Sleman, Bupati Harda Kiswaya menyatakan bahwa ini adalah masalah serius.
SumberHarda Kiswaya dipanggil sebagai saksi dalam sidang perkara dana hibah pariwisata.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 378% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
2 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta
35 pejabat publik dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
ANTARA News Jogja memuat 6 artikel — paling banyak dari 37 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 12 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
131
artikel total · 89 bulan tercatat
51
media unik · dari 131 artikel
Liputan beragam · top 14%
Top 5 Media
Reuni Akbar 'Depok Reborn' Guyub Seduluran Sak Lawase Dihadiri Bupati Harda Kiswaya
Yogya Pos · 12 Juli 2026
PositifKehadiran di reuni dan frasa "guyub seduluran" memberi kesan akrab dan dekat dengan masyarakat.
BPN Sleman Didemo, Bupati Harda Kiswaya: Ini Masalah Serius!
ketik.com · 11 Juni 2026
NegatifKata "BPN Sleman Didemo" dan respons "Ini Masalah Serius!" memberi nuansa masalah dan tekanan.
Sleman Sabet Peringkat Kedua Creative Financing, Bupati Harda Kiswaya: Momentum Menuju Mandiri Secara Keuangan
ketik.com · 5 Juni 2026
PositifFrasa "momentum menuju mandiri secara keuangan" bernada optimistis dan mendukung capaian Sleman.
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Harda Tegaskan Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata, Seluruh Kepala OPD Teken Komitmen Bersama - Harian Massa Id
Harian Massa · 5 Juni 2026
PositifPernyataan "reformasi birokrasi harus berdampak nyata" menunjukkan sikap tegas dan konstruktif.