
Jabatan
Wakil Gubernur Jawa Barat
Fraksi
Provinsi / Dapil
Jawa Barat
Periode
2025-2030
Artikel Terindeks
208
Berdasarkan 208 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kurang Meritokratis
Penilaian menunjukkan kurangnya meritokrasi. Latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi memiliki relevansi terbatas dengan jabatan Wakil Gubernur Jawa Barat. Pengalaman di bidang ekonomi dan organisasi kemasyarakatan memberikan nilai tambah, namun tidak secara langsung mendukung peran dalam tata kelola pemerintahan provinsi.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan di bidang ekonomi memberikan dasar pemahaman tentang aspek keuangan dan pembangunan, namun kurang relevan dengan kompleksitas tata kelola pemerintahan secara keseluruhan. Tidak ada pendidikan formal di bidang pemerintahan atau kebijakan publik.
Pengalaman Relevan
Pengalaman organisasi menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen, namun sebagian besar organisasi berfokus pada bidang kepemudaan, olahraga, dan partai politik. Pengalaman sebagai wiraswasta tidak dijelaskan lebih lanjut, sehingga sulit dinilai relevansinya.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Erwan Setiawan merasa kerap dilangkahi oleh Sekda Herman Suryatman dan menyindir ketidakhadiran Sekda dalam rapat paripurna. Konflik ini dianggap merusak citra Pemprov Jabar dan mengkhawatirkan birokrasi, meskipun kemudian dikabarkan telah damai.
SumberSeorang bernama Sherly mengaku sebagai tenaga ahli Wagub Erwan Setiawan dan terlibat dalam kasus dugaan penipuan Rp3 miliar. Sherly kemudian mengakui telah mencatut nama Erwan Setiawan.
SumberWagub Erwan Setiawan menyatakan bahwa data pribadi warga yang bocor bukan berasal dari sistem resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
SumberWagub Jabar Erwan Setiawan memberikan ultimatum kepada pemerintah provinsi untuk mengubah tata kelola guna mengoptimalkan realisasi program Jabar Istimewa, menimbulkan ketegangan politik internal.
SumberDedi Aroza memberikan kritik tajam terhadap Pemprov Jabar terkait penurunan angka pengangguran.
SumberErwan Setiawan menyindir Herman Suryatman, yang kemudian dibela oleh Dedi Mulyadi.
SumberErwan Setiawan merasa tugasnya sebagai Wagub diambil alih oleh anak buah Dedi Mulyadi.
SumberPengamat menyoroti kinerja Pemprov Jabar yang belum solid dan ketergantungan pada figur Dedi Mulyadi.
SumberKomunikasi antara pemerintahan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan dengan DPRD Jabar harus diperbaiki.
SumberErwan Setiawan menyesalkan Masjid Al-Jabbar Cikembar Sukabumi dibiarkan terlantar.
SumberDi Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
57% dari 61 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Pemerintah Provinsi
Salah satu dari 70 anggota Pemerintah Provinsi yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Barat
260 pejabat publik dari Provinsi Jawa Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Tribunjabar.id memuat 8 artikel — paling banyak dari 56 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Bandung
58 pejabat publik lain juga lahir di Bandung.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
400
artikel total · 53 bulan tercatat
159
media unik · dari 400 artikel
Liputan beragam · top 6%
Top 5 Media
Erwan Setiawan Ungkap ASN Pemprov Jabar Main Judi Online hingga Rp800 Juta!
Jabar News · 8 Juli 2026
NetralTeks membahas ASN Pemprov Jabar main judi online, bukan Erwan Setiawan.
BPS Jabar Gelar Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Dinas Wagub Erwan Setiawan
asatunews.co.id · 8 Juli 2026
NetralTeks hanya menyebut BPS Jabar menggelar Sensus Ekonomi 2026 di rumah dinas Erwan, tanpa sentimen jelas.
Erwan Setiawan Ungkap Banyak ASN Jawa Barat Terjerat Judi Online
HarianBasis.co · 8 Juli 2026
NegatifFrasa "banyak ASN Jawa Barat terjerat judi online" menonjolkan masalah dan citra buruk di lingkup pemerintahannya.
Wagub Erwan Ungkap Temuan PPATK, Ada ASN Jabar Main Judol hingga Rp 800 Juta
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Kompas.com · 8 Juli 2026
Teks hanya memberitakan Erwan mengungkap temuan PPATK soal ASN Jabar, tanpa nada pujian atau kritik yang jelas.