
Jabatan
Wali Kota Sukabumi
Fraksi
Provinsi / Dapil
Jawa Barat
Periode
2025-2030
Artikel Terindeks
289
Berdasarkan 289 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kategori Pemberitaan
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Kurang Meritokratis
Penilaian menunjukkan kurangnya meritokrasi dalam penunjukan H. Ayep Zaki sebagai Wali Kota Sukabumi. Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja kurang relevan dengan jabatan yang diemban. Pengalaman organisasi lebih menonjol, namun belum cukup mengkompensasi kekurangan di bidang pendidikan dan pekerjaan.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan formal H. Ayep Zaki, yang didominasi oleh pendidikan menengah (STM dan SMP), kurang relevan dengan kompleksitas tugas seorang Wali Kota. Tidak ada informasi mengenai pendidikan tinggi yang dapat mendukung kompetensi dalam tata kelola pemerintahan.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai wiraswasta, meskipun memberikan wawasan tentang dunia bisnis, tidak secara langsung berkontribusi pada keterampilan yang dibutuhkan untuk memimpin pemerintahan kota. Pengalaman organisasi, terutama di bidang ekonomi dan kemasyarakatan, memberikan nilai tambah, tetapi tidak cukup untuk menutupi kurangnya pengalaman di sektor publik atau pemerintahan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
DPRD Sukabumi mengkritik pola komunikasi Wali Kota Ayep Zaki dan mendesak sinergi dalam pengambilan kebijakan strategis.
SumberWali Kota Ayep Zaki meminta maaf terkait polemik yang terjadi di Lapang Merdeka.
SumberProgram wakaf yang diinisiasi Ayep Zaki menuai gelombang kritik, bahkan Partai Gerindra mengancam akan menarik diri dari dukungan.
SumberJemaah salat Idulfitri menyoraki Wali Kota Ayep Zaki, yang kemudian langsung meminta maaf kepada publik.
SumberAyep Zaki mengalihkan anggaran pembangunan jembatan sebesar Rp12,6 miliar di Cibeureum, dengan alasan tertentu.
SumberBPK mengadakan exit meeting dengan Pemkot Sukabumi untuk menilai pelaksanaan pengawasan dan transparansi, menyoroti kebutuhan perbaikan dalam pengelolaan anggaran daerah.
SumberPemerintah Kota Sukabumi tidak bisa menjamin kelanjutan program P2RW pada tahun 2026
SumberPengeluaran sebesar Rp1,9 miliar untuk pembangunan dan peresmian tugu batas kota Sukabumi
SumberKebijakan penertiban pedagang kaki lima di kawasan Lapang Merdeka untuk mengembalikan fungsi utama area tersebut sebagai fasilitas olahraga publik, yang kerap menimbulkan dinamika sosial dengan para pedagang.
SumberAyep Zaki melakukan rotasi terhadap lima pejabat yang disebut mengguncang struktur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 59% lebih banyak dari rata-rata anggota Pemerintah Kota.
Catatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #38 dari 112 anggota Pemerintah Kota (skor 55).
Di Atas Rata-rata
Bersih Kontroversi
Tidak ada kontroversi tercatat, sementara rata-rata Pemerintah Kota adalah 2.5.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
68% dari 85 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Pemerintah Kota
Salah satu dari 112 anggota Pemerintah Kota yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Barat
260 pejabat publik dari Provinsi Jawa Barat terindeks di platform.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
442
artikel total · 15 bulan tercatat
58
media unik · dari 442 artikel
Liputan beragam · top 20%
Top 5 Media
Ayep Zaki Sidak Pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh
jurnalisbicara.com · 2 September 2026
NetralTeks memberitakan kegiatan sidak Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki terhadap pembangunan kantor kecamatan, bersifat informatif tanpa penilaian positif atau negatif yang kuat.
Bawa Meteran Saat Sidak, Wali Kota Pastikan Proyek Kecamatan Gunungpuyuh Tidak Asal Jadi
Radar Sukabumi · 2 September 2026
PositifFrasa 'pastikan proyek tidak asal jadi' dan 'bawa meteran saat sidak' menunjukkan komitmen Wali Kota Ayep Zaki dalam mengawasi kualitas pembangunan, mencerminkan kinerja positif.
Kota Sukabumi Masuk Radar Apresiasi Pemerintah Daerah Berpretasi II
Tabloid JUBIR · 29 Agustus 2026
PositifFrasa 'Masuk Radar Apresiasi' dan 'Berpretasi II' menunjukkan pengakuan positif terhadap kinerja pemerintah kota.
Dianalisis 11 Mei 2026
Pemkot Sukabumi Komitmen Pertahankan UHC Prioritas - radarjabar.disway.id
Disway · 26 Agustus 2026
PositifFrasa 'Komitmen Pertahankan UHC Prioritas' menunjukkan kebijakan positif pemerintah kota dalam bidang kesehatan masyarakat.