
Jabatan
Calon Bupati Luwu Utara (Pilkada 2024)
Fraksi
Partai Amanat Nasional
Provinsi / Dapil
Sulawesi Selatan
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
9
Berdasarkan 9 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kategori Pemberitaan
Kurang Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, penempatan H. Arsyad Kasmar sebagai Calon Bupati Luwu Utara menunjukkan tingkat meritokrasi yang kurang. Riwayat pendidikan relevan, namun pengalaman kerja yang hanya tercatat sebagai wiraswasta tanpa detail spesifik mengurangi penilaian. Pengalaman organisasi menunjukkan keterlibatan dalam politik dan kemasyarakatan, tetapi perlu diperhatikan kesesuaiannya dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan daerah.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S.H. (Sarjana Hukum) relevan dengan posisi kepala daerah, memberikan dasar pengetahuan tentang hukum dan regulasi yang penting dalam pemerintahan.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai wiraswasta kurang memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan manajerial dan kepemimpinan dalam konteks pemerintahan. Pengalaman organisasi, terutama sebagai ketua partai politik, menunjukkan kemampuan memimpin dan berorganisasi, namun relevansinya dengan tata kelola pemerintahan daerah perlu dipertimbangkan lebih lanjut.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Rumah Arsyad Kasmar di Baebunta dilempari batu menjelang pencoblosan Pilkada, menimbulkan ketegangan dan kekhawatiran keamanan.
SumberArsyad Kasmar mendorong pembentukan provinsi Luwu Raya dengan syarat aksi harus terarah dan tidak asal demo, menimbulkan perdebatan politik di wilayah tersebut.
SumberMuncul rumor bahwa Andi Sukma mengundurkan diri dari Pilkada Lutra, yang kemudian dibantah secara terbuka oleh legislator Hanura.
SumberPada masa menjelang pencoblosan Pilkada Lutra, rumah Arsyad Kasmar di Baebunta dilempar batu, menimbulkan ketegangan dan dugaan provokasi.
SumberArsyad Kasmar dinyatakan positif COVID-19 dan menjalani karantina di Makassar, namun tetap melanjutkan kegiatan Pilkada.
SumberDi Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
2 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Catatan
Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional
Salah satu dari 15 anggota fraksi Partai Amanat Nasional di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Sulawesi Selatan
166 pejabat publik dari Provinsi Sulawesi Selatan terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
koranseruya.com memuat 6 artikel — paling banyak dari 5 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 23 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
23
artikel total · 73 bulan tercatat
12
media unik · dari 23 artikel
Liputan beragam · top 30%
Top 5 Media
Arsyad Kasmar: Aksi Pemekaran Luwu Raya harus Terarah
palopopos · 29 Januari 2026
NetralTeks membahas aksi pemekaran Luwu Raya oleh Arsyad Kasmar, memberikan informasi netral.
Hadiri Silatnas Wija To Luwu II, Arsyad Kasmar: Uang Bukan Masalah Utama, Jika Bersatu Provinsi Luwu Raya Terbentuk
koranseruya.com · 20 Januari 2026
NetralTeks melaporkan pernyataan Arsyad Kasmar mengenai pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Mau Provinsi Luwu Raya Terbentuk? Arsyad Kasmar: Jangan Asal Demo, Ayo Desak Kada dan DPRD se Tanah Luwu dan Gubernur Terbitkan Rekomendasi Dukungan
koranseruya.com · 6 Januari 2026
NetralTeks menyampaikan ajakan Arsyad Kasmar terkait pembentukan Provinsi Luwu Raya, bersifat informatif.
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianggap Berpengalaman, Arsyad Kasmar Harapkan Abang Fauzi Maju di Pilkada Luwu Utara
palopopos · 29 Mei 2024
PositifArsyad Kasmar dianggap berpengalaman, menunjukkan penilaian positif.