
Jabatan
Komisi X - Anggota
Fraksi
NasDem
Provinsi / Dapil
Sulawesi Selatan
Periode
2024-2029
Kontak
Instagram : @evastevanyrataba Tiktok : @evastevanyrataba
Artikel Terindeks
189
Berdasarkan 189 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kategori Pemberitaan
Meritokratis
Penilaian meritokrasi Ibu Eva Stevany Rataba menunjukkan tingkat 'Meritokratis'. Pengalaman organisasi dan pekerjaan menunjukkan keterkaitan dengan peran publik, meskipun relevansi langsung dengan Komisi X DPR perlu dipertimbangkan lebih lanjut. Pendidikan hukum memberikan dasar yang relevan untuk tugas legislatif.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan hukum dari Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar memberikan dasar yang relevan untuk tugas legislatif di DPR, terutama dalam perumusan dan pengawasan undang-undang. Namun, tidak ada spesialisasi yang jelas terkait bidang Komisi X (pendidikan, olahraga, dan sejarah).
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai anggota DPRRI jelas relevan dengan jabatan saat ini. Pengalaman organisasi, seperti di TP. PKK, DEKRANASDA, Garnita Malahayati Partai NasDem, dan Himpaudi, menunjukkan keterlibatan dalam isu-isu sosial dan pemberdayaan masyarakat, yang memiliki relevansi tidak langsung dengan tugas di DPR. Namun, relevansi langsung dengan fokus Komisi X (pendidikan, olahraga, dan sejarah) perlu dipertimbangkan lebih lanjut.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Artikel menyebutkan adanya polemik terkait penyaluran PIP jalur aspirasi dan pertanyaan mengenai siapa yang melakukan politisasi.
SumberEva Stevany Rataba menyentil gaya kepemimpinan Ombas yang dianggap ugal-ugalan.
SumberEva Stevany Rataba diduga terlibat dalam politisasi dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Toraja Utara, dimana istri Rinto ikut terseret. Julianto mengkritik tindakan tersebut sebagai pembodohan rakyat.
SumberEva Rataba memberikan sentilan dan mengingatkan agar Timnas Indonesia tidak terlalu memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap pemain naturalisasi.
SumberEva Stevany Rataba menegaskan tidak pernah mendaftar dan menerima bantuan sosial (bansos) serta meminta BPS dan Dinas Sosial memberikan penjelasan terkait data desil yang viral
SumberCatatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #360 dari 577 anggota DPR (skor 55).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
74% dari 121 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi NasDem
Salah satu dari 68 anggota fraksi NasDem di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Sulawesi Selatan
166 pejabat publik dari Provinsi Sulawesi Selatan terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Fraksi Nasdem memuat 27 artikel — paling banyak dari 30 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
289
artikel total · 97 bulan tercatat
59
media unik · dari 289 artikel
Liputan beragam · top 22%
Top 5 Media
Viral Soal Desil dan Penerima PKH, Eva Stevany Rataba Tegaskan Tak Pernah Mendaftar dan Menerima Bansos
palopopos · 4 September 2026
NetralTeks bersifat klarifikasi defensif, namun memberikan penjelasan bahwa Eva tidak menerima bansos, menjaga integritas.
Viral Soal Desil dan Penerima PKH, Eva Stevany Rataba Minta BPS dan Dinsos Beri Penjelasan
Kareba Toraja · 4 September 2026
NetralTeks menggambarkan Eva meminta klarifikasi resmi dari BPS dan Dinsos, bersifat responsif namun belum menunjukkan sentimen kuat.
Wisuda UKI Paulus Makassar, Eva Stevany Rataba Tekankan Peran Kampus Menuju Indonesia Emas
Tribun-timur.com · 2 September 2026
NetralTeks memberitakan peran kampus dalam pidato Eva Stevany Rataba di wisuda, bukan menilai kinerja legislasi atau integritasnya sebagai anggota DPR.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Longsor di Buntu Pepasan
Kareba Toraja · 6 Agustus 2026
PositifPemberitaan menonjolkan tindakan membantu warga terdampak longsor, yaitu "salurkan bantuan".