Jabatan
Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia
Fraksi
(hingga 2020) (Sejak 2020)
Provinsi / Dapil
—
Periode
—
Artikel Terindeks
330
Berdasarkan 330 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 132 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Kurang Meritokratis
Penempatan Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan kurang meritokratis. Latar belakang pendidikannya di bidang ekonomi memiliki relevansi terbatas dengan bidang kelautan dan perikanan. Pengalaman sebagai anggota legislatif dan atlet pencak silat juga kurang relevan secara langsung dengan tugas-tugas kementerian.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan ekonomi memiliki sedikit relevansi dalam hal pengelolaan anggaran dan kebijakan ekonomi di sektor kelautan dan perikanan, namun kurang memberikan bekal pengetahuan teknis dan substantif terkait bidang tersebut.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai anggota legislatif dapat memberikan pemahaman tentang proses pembuatan kebijakan dan hubungan dengan parlemen. Keanggotaan di partai politik dan organisasi silat kurang relevan dengan tugas-tugas kementerian.
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Edhy Prabowo dijatuhi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terkait dugaan korupsi dalam penetapan calon eksportir benur dan penyalahgunaan jabatan sebagai Menteri KKP.
SumberKPK menahan Edhy Prabowo terkait dugaan korupsi dalam pengadaan benih lobster, yang kemudian menjadi salah satu alasan OTT.
SumberPengadilan mengungkapkan bahwa Edhy Prabowo dan istrinya melakukan pemborosan belanja mewah selama menjabat, termasuk pembelian barang-barang mewah yang tidak sesuai dengan fungsi jabatan.
SumberKPK menyita aset senilai Rp523 miliar dari rekening bank Edhy Prabowo dan istri, serta mengungkapkan perbedaan antara harta yang dilaporkan dan yang dimiliki.
SumberEdhy Prabowo dinyatakan positif Covid-19, menimbulkan kekhawatiran tentang penyebaran virus di lingkungan kementerian.
SumberEdhy Prabowo ditangkap oleh KPK atas dugaan menerima suap terkait dengan penetapan calon eksportir benih lobster (benur). Kasus ini melibatkan penyitaan sejumlah uang dan aset.
SumberTerungkap bahwa Edhy Prabowo dan keluarganya melakukan belanja mewah menggunakan uang yang diduga hasil korupsi. Hal ini terungkap saat persidangan kasus suap.
SumberEdhy Prabowo menjalani proses hukum terkait kasus korupsi yang menjeratnya. Vonis hukumannya sempat diperberat, namun kemudian dikurangi. Pada akhirnya, ia dibebaskan dari penjara.
SumberEdhy Prabowo ditangkap KPK karena diduga terlibat dalam praktik korupsi ekspor benih lobster.
SumberKPK menangkap Edhy Prabowo di bandara sesaat setelah ia kembali dari Amerika Serikat.
SumberDi Bawah Rata-rata
Pemberitaan Bernada Negatif
70% dari 99 artikel teranalisis bernada negatif.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
detikNews memuat 38 artikel — paling banyak dari 25 media yang pernah meliput.
Dianalisis 11 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
365
artikel total · 83 bulan tercatat
64
media unik · dari 365 artikel
Liputan beragam · top 34%
Top 5 Media
Edhy Prabowo Free from Prison in Memory Today, August 18, 2023
VOI.ID · 18 Agustus 2026
NetralTeks memberitakan pembebasan Edhy Prabowo dari penjara secara faktual tanpa sikap evaluatif.
DIPERIKSA KPK 4 JAM, EKS MENTERI KPK EDHY PRABOWO AKUI BERKASNYA P-21
k-radiojember.com · 24 Juli 2026
NegatifFrasa "diperiksa KPK 4 jam" dan "berkasnya P-21" mengarah pada kasus hukum yang merugikan Edhy Prabowo.
Sandiaga Nilai Prabowo dan Edhy Prabowo Lebih Pantas Jadi Menteri
Merdeka · 19 Juli 2026
PositifFrasa "lebih pantas jadi menteri" memberi penilaian yang mendukung Edhy Prabowo.
Edhy Prabowo Ditangkap, PDIP Ingatkan Kader Tak Gunakan Jabatan Cari Keuntungan
Topik Utama
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Merdeka · 19 Juli 2026
Kata "Ditangkap" dan "cari keuntungan" mengarah pada kasus hukum dan integritas yang buruk.