
Jabatan
Calon Bupati Lombok Tengah (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Nusa Tenggara Barat
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
5
Berdasarkan 5 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 5 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Kategori Pemberitaan
Kurang Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, Drs. H. Ruslan Turmuzi memiliki latar belakang pendidikan yang relevan sebagai seorang sarjana. Namun, kurangnya informasi mengenai riwayat organisasi dan detail pengalaman pekerjaan yang relevan, terutama karena sedang tidak menjabat, membatasi penilaian meritokrasi secara komprehensif. Skor ini mencerminkan relevansi pendidikan yang ada, tetapi juga mengakui adanya kesenjangan informasi penting untuk evaluasi yang lebih mendalam.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan sarjana (Drs) dari Universitas Mataram memberikan dasar pengetahuan yang relevan untuk posisi Kepala Daerah, meskipun bidang studi spesifik tidak diketahui. Pendidikan formal ini menunjukkan kemampuan intelektual dan pemahaman terhadap isu-isu sosial dan pemerintahan.
Pengalaman Relevan
Informasi mengenai pengalaman pekerjaan sangat terbatas, hanya disebutkan bahwa sedang dalam proses pengajuan dan tidak terpilih lagi. Tidak adanya riwayat organisasi juga menjadi kekurangan. Tanpa detail pengalaman yang relevan, sulit untuk menilai kemampuan praktis dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk jabatan Bupati.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Ruslan Turmuzi mengkritik rencana rehabilitasi kantor gubernur yang dinilai terkesan dipaksakan dan menyarankan agar ditunda hingga Tahun Anggaran 2025, mempertanyakan prioritas anggaran.
SumberRuslan Turmuzi menanggapi pernyataan Ketua KPK mengenai modus korupsi terkait pokok-pokok pikiran (pokir) dan dana hibah, menunjukkan kepedulian terhadap potensi penyalahgunaan anggaran.
SumberAlasan Mori menolak tudingan terkait korupsi yang ditujukan kepada Ruslan Turmuzi.
SumberRuslan Turmuzi menuduh Mori terlibat dalam praktik korupsi terkait pengelolaan data, namun Mori menolak dan membuktikan tidak ada bukti yang mendukung tuduhan tersebut.
SumberRuslan Turmuzi menilai rehabilitasi kantor gubernur NTB dipaksakan dan sebaiknya dilaksanakan pada tahun anggaran 2025.
SumberDi Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
2 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Nusa Tenggara Barat
80 pejabat publik dari Provinsi Nusa Tenggara Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Radar Lombok memuat 6 artikel — paling banyak dari 5 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 16 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
21
artikel total · 64 bulan tercatat
11
media unik · dari 21 artikel
Liputan beragam · top 33%
Top 5 Media
Rehab Kantor Gubernur Terkesan Dipaksakan, Ruslan Turmuzi: Sebaiknya Dilaksanakan TA 2025
Garda Asakota · 5 Juni 2024
NetralRuslan Turmuzi Tuntut Pj Gubernur NTB Jalankan Program Sesuai Permendagri
Radar Lombok · 26 Oktober 2023
NetralRuslan Turmuzi Respons Ketua KPK soal Modus Korupsi Pokir dan Dana Hibah
LombokPost · 3 April 2023
NetralBuka Data, Mori Tepis Tudingan Ruslan Turmuzi
LombokPost · 28 Juni 2022
NegatifTeks menunjukkan bahwa tuduhan yang disampaikan oleh Ruslan Turmuzi disangkal oleh Mori.
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala