
Jabatan
Menteri Keuangan
Fraksi
Provinsi / Dapil
—
Periode
2024-Sekarang
Artikel Terindeks
3078
Berdasarkan 3.078 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kategori Pemberitaan
Meritokratis
Penempatan Dr. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan dapat dinilai meritokratis. Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerjanya relevan dengan bidang keuangan dan ekonomi. Meskipun tidak memiliki pengalaman langsung di pemerintahan sebagai menteri sebelumnya, pengalaman di lembaga keuangan dan kementerian lain memberikan dasar yang cukup.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Dr. Purbaya Yudhi Sadewa di bidang ekonomi, khususnya gelar Master dan Ph.D. dari Purdue University, sangat relevan dengan jabatan Menteri Keuangan. Pengetahuan mendalam tentang teori ekonomi dan aplikasinya menjadi fondasi yang kuat untuk pengambilan kebijakan fiskal dan moneter.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Chief Economist di Danareksa, Direktur Investasi, Staf Khusus Menko Perekonomian, dan Deputi di Kemenko Marves memberikan pemahaman yang luas tentang ekonomi makro, investasi, dan koordinasi kebijakan. Keanggotaan di Komite Ekonomi Nasional (KEN) juga menunjukkan keterlibatan dalam perumusan kebijakan ekonomi nasional.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Purbaya tidak menonaktifkan Dirjen Bea Cukai meskipun terseret kasus dugaan suap. Purbaya memilih menunggu proses hukum yang berlaku.
SumberPurbaya mengakui adanya kebobolan terkait anggaran untuk program motor listrik.
SumberDirektur Jenderal Bea Cukai Djaka Budhi terseret dakwaan suap impor, namun Purbaya tidak menonaktifkan beliau dan menunggu proses hukum.
SumberKPK menuntut Djaka Budhi atas dugaan suap impor, Purbaya menolak menonaktifkan dan menunggu proses hukum.
SumberPurbaya menolak membeli motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN) dan mengungkap adanya kebobolan anggaran.
SumberPurbaya menyatakan bahwa anggaran motor listrik BGN telah disalahgunakan.
SumberPurbaya membuka peluang tambah kuota insentif kendaraan listrik.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 237% lebih banyak dari rata-rata anggota Kementerian.
Peringkat
Paling Banyak Diliput
Pejabat dengan jumlah artikel terbanyak di Kementerian.
Catatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #5 dari 16 anggota Kementerian (skor 75).
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
48 kontroversi tercatat — rata-rata di Kementerian adalah 5.2.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
56% dari 175 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Kementerian
Salah satu dari 62 anggota Kementerian yang terindeks.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
4.581
artikel total · 84 bulan tercatat
388
media unik · dari 4.581 artikel
Liputan beragam · top 10%
Top 5 Media
Purbaya Berniat Pangkas Anggaran MBG hingga di Bawah Rp200 Triliun
kabarbisnis.com · 3 September 2026
NegatifNiat pangkas anggaran MBG 'hingga di Bawah Rp200 Triliun' dipandang negatif sebagai pengurangan program prioritas.
Purbaya Pilih Benahi Tax Collection ketimbang Tax Amnesty
investor.id · 3 September 2026
PositifPurbaya pilih benahi tax collection menunjukkan prioritas perbaikan sistem perpajakan yang positif
Akui Pendapatan Kelas Menengah Turun, Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah
kontan.co.id · 3 September 2026
PositifPurbaya 'Akui Pendapatan Kelas Menengah Turun' dan 'Ungkap Strategi Pemerintah' menunjukkan keprihatinan dan solusi.
Incar Dana Murah, Purbaya Mau Terbitkan Utang Lebih Banyak di China dan Jepang
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Bisnis.com - Ekonomi · 3 September 2026
NetralRencana terbitkan utang lebih banyak di China dan Jepang demi 'dana murah' adalah strategi faktual, sentimennya netral.