
Jabatan
Komisi X - Ketua
Fraksi
Golongan Karya
Provinsi / Dapil
Kalimantan Timur
Periode
2024-2029
Kontak
www.hetifah.id
Artikel Terindeks
316
Berdasarkan 316 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 41 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Meritokratis
Penempatan Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian sebagai Ketua Komisi X DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan dan pengalaman beliau relevan dengan bidang yang ditangani Komisi X, meskipun ada beberapa aspek yang kurang terkait langsung.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Teknik Planologi dari ITB memberikan dasar pemahaman sistem dan perencanaan yang berguna dalam kebijakan publik. Gelar Master in Public Policy dari National University of Singapore dan studi di University of Adelaide memperdalam pemahaman kebijakan publik dan internasional, relevan dengan fungsi pengawasan dan legislasi di DPR.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai peneliti, dosen, dan direktur eksekutif menunjukkan kemampuan analisis dan manajerial yang relevan. Keterlibatan dalam berbagai organisasi, terutama yang fokus pada ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan pengabdian masyarakat, memperkaya perspektif dalam pengambilan keputusan di Komisi X.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Hetifah menyatakan keprihatinannya atas teror siraman air keras kepada aktivis.
SumberKomisi X DPR mengecam kekerasan oknum Brimob yang menyebabkan tewasnya siswa di Maluku.
SumberHetifah menyatakan serangan air keras ke Andrie Yunus tidak layak terjadi.
SumberKomisi X DPR mendesak investigasi kasus pelecehan verbal di FHUI.
SumberKetua Komisi X DPR menyatakan guru yang menelanjangi siswa SD harus diberhentikan.
SumberHetifah Sjaifudian mendesak hukuman maksimal pelaku kekerasan seksual terhadap atlet.
SumberEmpat Rektor Kampus Dipanggil DPR Bahas Kasus Kekerasan Seksual Secara Tertutup
SumberHetifah Sjaifudian meminta tindakan tegas terhadap grup chat pelecehan seksual mahasiswa FH UI.
SumberHetifah Sjaifudian mengkritik rencana evaluasi prodi dan menekankan transformasi lebih tepat daripada penutupan massal.
SumberDPR mengecam keras kasus pembacokan terhadap mahasiswi di Riau.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 84% lebih banyak dari rata-rata anggota DPR.
Peringkat
Skor Merit Top 1%
Peringkat #8 dari 577 anggota DPR yang sudah dianalisis (skor 92).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
56% dari 200 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Golongan Karya
Salah satu dari 101 anggota fraksi Golongan Karya di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Kalimantan Timur
67 pejabat publik dari Provinsi Kalimantan Timur terindeks di platform.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
764
artikel total · 150 bulan tercatat
201
media unik · dari 764 artikel
Liputan beragam · top 7%
Top 5 Media
Hetifah Sjaifudian: Mandat Besar Lindungi Perempuan dan Anak Belum Tercermin dalam Anggaran Kementrian PPPA
Jakartanews.id · 4 September 2026
NegatifHetifah mengkritik bahwa mandat lindungi perempuan dan anak belum tercermin dalam anggaran Kemen PPPA, menunjukkan ketidakpuasan terhadap kebijakan anggaran.
Hetifah Sjaifudian Soroti Kesenjangan Mandat dan Anggaran Kemen PPPA Tahun 2027
sudutkota.id · 3 September 2026
NetralHetifah Sjaifudian menyoroti kesenjangan mandat dan anggaran Kemen PPPA, menunjukkan sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah di bidang perlindungan anak, bukan evaluasi langsung atas kinerja pribadinya.
Komisi X DPR RI Soroti Kondisi Sekolah di Siak, Revitalisasi Sarana Pendidikan Didorong Berkelanjutan
suarapemerintah.id · 3 September 2026
NetralTeks menyoroti kondisi sekolah di Siak melalui Komisi X DPR, di mana Hetifah menjadi salah satu anggota, tetapi tidak secara spesifik membahas kinerja atau sikap pribadinya.
Topik Utama
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026