
Jabatan
Komisi X - Wakil Ketua
Fraksi
Keadilan Sejahtera
Provinsi / Dapil
Dki Jakarta
Periode
2024-2029
Kontak
kmf0219@gmail.com
Artikel Terindeks
177
Berdasarkan 177 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Meritokratis
Penempatan Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan dan pengalaman beliau relevan dengan tugas di komisi yang membidangi pendidikan, meskipun ada beberapa aspek yang kurang terkait langsung. Pengalaman di bidang pendidikan dan organisasi kemasyarakatan menjadi nilai tambah.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S1 Bahasa Inggris mungkin kurang relevan secara langsung, namun pendidikan S2 dan S3 di bidang Ilmu Administrasi dan Kebijakan memberikan dasar yang kuat untuk memahami dan merumuskan kebijakan publik. Pendidikan ini mendukung kapasitasnya dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran di DPR, khususnya di Komisi X.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai manajer, wakil direktur, dan direktur di Sekolah Islam Terpadu Auliya sangat relevan dengan bidang pendidikan yang menjadi fokus Komisi X. Pengalaman sebagai anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta juga memberikan pemahaman tentang proses legislasi dan kebijakan di tingkat daerah. Keterlibatan dalam berbagai organisasi kemasyarakatan menunjukkan kemampuan membangun jaringan dan memahami aspirasi masyarakat.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Kurniasih menegaskan bullying di lingkungan pendidikan masuk tahap darurat
SumberPertanyaan mengenai keamanan proteksi data kesehatan pribadi yang dimasukkan ke dalam aplikasi Satu Sehat.
SumberMengecam keras kasus perundungan siswa dan menekankan pentingnya menghentikan perundungan.
SumberKurniasih Mufidayati menyatakan keprihatinannya atas dugaan pelecehan terhadap lebih dari 10 atlet panjat tebing.
SumberKurniasih Mufidayati menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus kekerasan di kampus dan penguatan Satgas PPKS.
SumberKurniasih mendesak penanganan tegas terhadap dugaan pelecehan siswi SLB di Yogyakarta.
SumberKurniasih Mufidayati menemukan masalah terkait PPDB zonasi yang masih dikeluhkan oleh orang tua calon siswa.
SumberKurniasih menolak pemerintah berbisnis vaksin dengan rakyat, menyoroti potensi konflik kepentingan dan risiko kesehatan publik.
SumberCatatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #281 dari 577 anggota DPR (skor 72).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
51% dari 133 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Keadilan Sejahtera
Salah satu dari 53 anggota fraksi Keadilan Sejahtera di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Dki Jakarta
29 pejabat publik dari Provinsi Dki Jakarta terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Fraksi PKS memuat 66 artikel — paling banyak dari 49 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
483
artikel total · 83 bulan tercatat
137
media unik · dari 483 artikel
Liputan beragam · top 26%
Top 5 Media
Praktik Pungli di Pendidikan Masih Ada, DPR: Kita Perlu Benahi Sistem Menyeluruh
HARIAN MISTAR · 1 September 2026
PositifDPR menyoroti praktik pungli dan mendorong perbaikan sistem menyeluruh, menunjukkan sikap pro-integritas di bidang pendidikan.
Kurniasih: Pungli di Pendidikan Harus Diberantas dengan Perbaikan Sistem dan Pengawasan Berkelanjutan
Fraksi PKS · 31 Agustus 2026
NegatifKurniasih menyatakan pungli di pendidikan harus diberantas
Lindungi Warga Miskin, Komisi X DPR Dorong Perbaikan Data Desil Keliru
RM.ID · 29 Agustus 2026
NetralTeks membahas aktivitas umum Komisi X DPR tanpa menyebut nama Kurniasih Mufidayati secara spesifik
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Lindungi Warga Miskin, Komisi X DPR Dorong Perbaikan Data Desil Keliru - Hal.2
RM.ID · 29 Agustus 2026
NetralTeks membahas aktivitas umum Komisi X DPR tanpa menyebut nama Kurniasih Mufidayati secara spesifik