
Jabatan
Komisi I - Wakil Ketua
Fraksi
Keadilan Sejahtera
Provinsi / Dapil
Daerah Istimewa Yogyakarta
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
233
Berdasarkan 233 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 41 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Meritokratis
Penempatan Dr. H. Sukamta sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan teknik kimia mungkin tidak langsung relevan, namun pengalaman legislatif dan organisasi yang luas, terutama di bidang hubungan luar negeri, mendukung posisinya di Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, serta intelijen.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S3 Teknik Kimia tidak secara langsung relevan dengan tugas di Komisi I DPR. Namun, pendidikan tinggi menunjukkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang bermanfaat dalam perannya sebagai legislator.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai anggota DPRD DIY dan DPR RI, khususnya di Komisi I pada periode sebelumnya, sangat relevan. Pengalaman organisasi, terutama di bidang hubungan luar negeri PKS, memberikan wawasan yang berguna dalam pembahasan isu-isu internasional di Komisi I.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Isu mengenai akses udara Amerika Serikat di wilayah Indonesia yang menimbulkan kekhawatiran terkait kedaulatan nasional.
SumberKecaman terhadap serangan Israel ke Gaza dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
SumberSorotan terhadap transfer data antara Indonesia dan Amerika Serikat, dengan permintaan untuk memperkuat perlindungan data warga.
SumberDesakan untuk evaluasi total keamanan misi UNIFIL setelah gugurnya prajurit TNI di Lebanon.
SumberKekhawatiran bahwa penangkapan Presiden Venezuela mengancam kedaulatan negara.
SumberIsu mengenai akses militer AS ke wilayah udara Indonesia menjadi perhatian. Sukamta menyinggung konstitusi dan menekankan kedaulatan negara.
SumberSukamta menyoroti narasi Israel Raya dan memperingatkan dunia tentang ekspansionisme baru.
SumberSukamta mendesak evaluasi perlindungan pasukan UNIFIL setelah gugurnya prajurit TNI.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 74% lebih banyak dari rata-rata anggota DPR.
Catatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #235 dari 577 anggota DPR (skor 75).
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
29 kontroversi tercatat — rata-rata di DPR adalah 10.2.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
43% dari 181 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Keadilan Sejahtera
Salah satu dari 53 anggota fraksi Keadilan Sejahtera di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
576
artikel total · 145 bulan tercatat
162
media unik · dari 576 artikel
Liputan beragam · top 9%
Top 5 Media
8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Sukamta PKS Ingatkan Pemerintah Jangan Buru-buru Bicara Sanksi
Suara.com · 4 September 2026
NegatifDalam kalimat 'PKS Ingatkan Pemerintah Jangan Buru-buru Bicara Sanksi', ada kritik terhadap kecepatan respons pemerintah terhadap WNI yang menjadi tentara bayaran Rusia
Perputaran Dana Judol Menyusut, Sukamta Minta Pemerintah Jangan Lengah
RMBanten · 30 Juli 2026
NegatifNada kritik terlihat pada frasa "jangan lengah" yang menekan pemerintah untuk waspada.
Sukamta: Penurunan Dana Judi Online Jadi Momentum Perkuat Penegakan Hukum
fraksi.pks.id · 30 Juli 2026
PositifSukamta dikaitkan dengan dorongan untuk "perkuat penegakan hukum", bernada apresiatif terhadap sikapnya.
Topik Utama
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Sukamta Apresiasi Penurunan Dana Judi Online, Ingatkan Pemerintah Tetap Waspada
SinPo.id · 29 Juli 2026
PositifKata "apresiasi" menunjukkan penilaian positif terhadap sikap Sukamta.