
Jabatan
Komisi X - Kapoksi
Fraksi
Kebangkitan Bangsa
Provinsi / Dapil
Lampung
Periode
2024-2029
Kontak
www.muhammadkadafi.com
Artikel Terindeks
33
Berdasarkan 33 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada negatif. AI mengidentifikasi 36 isu atau kontroversi yang menjadi dasar penilaian ini.
Meritokratis
Penempatan Dr. H. MUHAMMAD KADAFI sebagai anggota Komisi X DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Latar belakang pendidikan hukum dan pengalaman di bidang pendidikan, meskipun tidak sepenuhnya linier, memberikan dasar yang relevan untuk tugas legislatif di komisi yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, dan olahraga. Pengalaman organisasi juga memberikan nilai tambah dalam memahami dinamika masyarakat.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan formal di bidang hukum hingga tingkat doktoral memberikan landasan teoritis yang kuat untuk memahami regulasi dan kebijakan. Meskipun tidak secara spesifik di bidang pendidikan atau olahraga, kemampuan analisis hukum tetap relevan dalam perumusan undang-undang di Komisi X.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Rektor Universitas Malahayati sangat relevan dengan tugas di Komisi X yang membidangi pendidikan tinggi. Pengalaman di organisasi kemasyarakatan dan bisnis menunjukkan kemampuan beradaptasi dan memahami berbagai kepentingan. Pengalaman sebagai staf ahli walikota juga memberikan pemahaman tentang birokrasi pemerintahan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
KPK didesak untuk menyelidiki dugaan politisasi Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kuasa hukum Kadafi membantah tuduhan tersebut dan mengklaim itu adalah fitnah dan masalah keluarga.
SumberDua anggota DPR RI dibidik KPK terkait dugaan korupsi beasiswa PIP.
SumberMuhammad Kadafi dilaporkan ke Bareskrim dan KPK terkait kasus yang tidak dijelaskan secara spesifik.
SumberTerjadi kisruh dalam pemilihan rektor Universitas Malahayati Bandar Lampung.
SumberAnggota DPR Fraksi PKB Muhammad Khadafi membantah telah menyuap Rektor Unila.
SumberRusli Bintang melaporkan anaknya, Muhammad Kadafi, ke Mabes Polri dan KPK.
SumberMuhammad Kadafi diduga terlibat dalam kasus suap mahasiswa Universitas Lampung (Unila). Dia beberapa kali mangkir dari panggilan KPK terkait kasus ini dan membantah memberikan uang kepada Rektor Unila.
SumberMuhammad Kadafi dilaporkan ke Mabes Polri dan KPK atas berbagai kasus, termasuk dugaan pemalsuan dokumen dan masalah keluarga.
SumberMuhammad Kadafi dilaporkan terkait kisruh di Universitas Malahayati, termasuk kepemilikan aset dan jabatannya sebagai Rektor.
SumberCatatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #183 dari 577 anggota DPR (skor 82).
Catatan
Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa
Salah satu dari 68 anggota fraksi Kebangkitan Bangsa di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Lampung
92 pejabat publik dari Provinsi Lampung terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Lampungpro memuat 5 artikel — paling banyak dari 64 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 69 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
166
artikel total · 102 bulan tercatat
99
media unik · dari 166 artikel
Liputan beragam · top 4%
Top 5 Media
Muhammad Kadafi: Anggaran Pendidikan 2027 Harus Menjawab Persoalan Masyarakat
kabarpolitik.com · 3 September 2026
PositifKadafi mendesak anggaran pendidikan harus menjawab persoalan masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan konstituen
Kadafi Desak Anggaran Pendidikan 2027 Tak Sekadar Besar, Harus Berdampak Nyata
Nusantaraterkini.co · 2 September 2026
PositifKadafi menuntut anggaran pendidikan tidak hanya besar tapi berdampak nyata menunjukkan sikap politik yang kritis dan bertanggung jawab
PKB: Anggaran Pendidikan 2027 Harus Menjawab Persoalan Masyarakat
FPKB DPR RI · 1 September 2026
Teks membahas anggaran pendidikan, bukan Muhammad Kadafi DPR
Dugaan Korupsi Beasiswa PIP, Dua Anggota DPR RI Kini Dibidik KPK
Teropong Istana · 5 Mei 2026
Topik Utama
Isu Teridentifikasi
↓ Lihat detail kontroversi di bawah
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Teks membahas dugaan korupsi yang melibatkan dua anggota DPR RI secara umum, bukan Muhammad Kadafi DPR.