
Jabatan
Komisi VI - Kapoksi
Fraksi
Demokrasi Indonesia Perjuangan
Provinsi / Dapil
Jawa Timur
Periode
2024-2029
Kontak
GEDUNG NUSANTARA I LANTAI 6 NOMER 616
Artikel Terindeks
93
Berdasarkan 93 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Meritokratis
Penempatan dr. H. MUFTI AIMAH NURUL ANAM sebagai anggota Komisi VI DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Meskipun latar belakang pendidikannya beragam, pengalaman organisasi dan pekerjaan menunjukkan keterkaitan dengan bidang ekonomi dan bisnis yang relevan dengan tugas Komisi VI. Namun, kurangnya pengalaman langsung di bidang pemerintahan atau kebijakan publik menjadi catatan.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan kedokteran kurang relevan secara langsung dengan tugas di Komisi VI yang membidangi perindustrian, investasi, dan persaingan usaha. Namun, pendidikan Ilmu Komunikasi dapat mendukung kemampuan representasi dan komunikasi publik. Pendidikan tambahan di bidang aesthetic medicine tidak relevan.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai direktur di perusahaan dan keterlibatan dalam organisasi seperti KADIN, REI, dan HIPMI menunjukkan pemahaman tentang dunia usaha dan ekonomi. Jabatan di HIPMI, khususnya sebagai Ketua BPD, memberikan pengalaman kepemimpinan dan jaringan yang bermanfaat. Keterlibatan di PSSI kurang relevan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Mufti Anam mengkritik penunjukan 30 Wakil Menteri sebagai Komisaris BUMN di tengah sulitnya mencari kerja dan adanya PHK.
SumberDPR mengkritik PLN karena tagihan listrik yang meningkat setelah masa diskon berakhir, mempertanyakan apakah PLN melindungi atau merampok rakyat.
SumberDPR menyoroti iklan pinjaman online ilegal di YouTube yang menjebak rakyat dengan iming-iming cepat dan mudah.
SumberDPR membongkar masalah di Telkomsel, mulai dari kuota internet hangus hingga mafia nomor cantik.
SumberDPR mendesak Pertamina untuk memberikan kompensasi terkait kasus Pertamax oplosan.
SumberDPR menyoroti peran strategis BUMN yang semakin dikendalikan oleh Danantara.
SumberLegislator menyatakan ada risiko Koperasi Merah Putih menjadi 'monster baru'.
SumberMufti Anam mendesak Telkom untuk membuka hasil audit terkait praktik mafia Kartu Halo, investasi GOTO, dan proyek fiktif.
SumberCatatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #235 dari 577 anggota DPR (skor 75).
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
46% dari 81 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan
Salah satu dari 110 anggota fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Catatan
Mewakili Jawa Timur
255 pejabat publik dari Provinsi Jawa Timur terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
gesuri.id memuat 22 artikel — paling banyak dari 53 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
167
artikel total · 101 bulan tercatat
87
media unik · dari 167 artikel
Liputan beragam · top 17%
Top 5 Media
Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Mufti Anam: Semudah Itukah Bank BUMN Hentikan Akses Seseorang?
gesuri.id · 26 Agustus 2026
PositifMufti Anam vokal mengkritik bank BUMN yang memblokir rekening aktivis, menunjukkan keberanian membela hak konstituen.
Antrean Tak Kunjung Usai, Mufti Anam Bawa Masalah Macet di Pelabuhan Ketapang ke Senayan
Radar Banyuwangi · 25 Juni 2026
NetralTeks hanya menyebut Mufti Anam membawa masalah macet ke Senayan, sehingga nadanya informatif, bukan evaluatif.
PDIP Desak Dirut KAI Mundur Bila Tabrakan Kereta Bekasi Akibat Human Error
IDN Times · 29 April 2026
NetralTeks membahas desakan PDIP kepada Dirut KAI, bukan dr. H. MUFTI AIMAH NURUL ANAM.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Profil Mufti Anam Anggota DPR RI Protes Keras Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Kader NU dan Ansor
Tribun-timur.com · 19 April 2026
PositifMufti Anam menunjukkan sikap pro-rakyat dengan "Protes Keras Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi".