
Jabatan
Calon Walikota Pariaman (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Sumatera Barat
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
68
Berdasarkan 68 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Meritokratis
Dr. H. Genius Umar memiliki latar belakang pendidikan yang cukup relevan untuk jabatan Walikota Pariaman, terutama dengan gelar Magister Administrasi Publik dan pengalaman sebagai Kepala Daerah. Namun, kurangnya informasi mengenai riwayat pekerjaan selain sebagai dosen dan tidak adanya catatan riwayat organisasi menjadi kekurangan dalam penilaian meritokrasi. Skor diberikan dengan mempertimbangkan keterbatasan data yang tersedia.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan Dr. Genius Umar menunjukkan relevansi yang baik dengan jabatan Walikota. Gelar Magister Administrasi Publik (M.Si) memberikan landasan teoritis yang kuat dalam pengelolaan pemerintahan daerah. Program Doktor di IPB juga menunjukkan kemampuan analisis dan riset yang bermanfaat dalam pengambilan kebijakan.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Kepala Daerah sangat relevan dengan jabatan Walikota yang diincar. Namun, kurangnya informasi detail mengenai riwayat pekerjaan selain sebagai dosen dan tidak adanya catatan riwayat organisasi menjadi kendala dalam menilai pengalaman kepemimpinan dan manajerial secara komprehensif. Informasi lebih lanjut mengenai pengalaman kerja dan organisasi akan memperkuat penilaian.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Genius Umar, sebagai Walikota, tidak melaporkan harta kekayaannya, meskipun disebut sebagai salah satu walikota terkaya di Sumatera Barat.
SumberKekayaan Genius Umar dilaporkan meningkat nyaris sepuluh kali lipat hanya dalam satu periode menjabat sebagai Walikota, menimbulkan pertanyaan tentang sumber kekayaan tersebut.
SumberGenius Umar menerima teguran karena menolak Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai seragam sekolah, yang memicu kontroversi nasional.
SumberGenius Umar 'tumbang' atau kalah dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Pariaman, bahkan di TPS tempat ia mencoblos.
SumberBeberapa pihak mengkritik potensi dampak sosial dan lingkungan dari proyek besar ini, meskipun dukungan politik kuat.
SumberFakhrizal dan Genius Umar gagal memperoleh dukungan di jalur perseorangan sehingga beralih mendaftar poros baru dalam Pilkada Sumbar.
SumberMantan Wawako Mardison menyatakan tidak akan lagi bersama Genius Umar dalam Pilkada 2024 Pariaman
SumberBawaslu Sumbar mengembalikan permohonan sengketa terkait pilkada antara tim Fakhrizal dan Genius Umar
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 143% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
60% dari 30 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Sumatera Barat
122 pejabat publik dari Provinsi Sumatera Barat terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Website Kota Pariaman memuat 21 artikel — paling banyak dari 18 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Pariaman
9 pejabat publik lain juga lahir di Pariaman.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
119
artikel total · 153 bulan tercatat
39
media unik · dari 119 artikel
Liputan beragam · top 34%
Top 5 Media
Wako Genius Umar Hadiri Bincang Apresiasi AKI 2022 Kemenparekraf
Padek Jawapos · 21 Mei 2026
PositifKata 'Hadiri Bincang Apresiasi' menunjukkan dukungan positif terhadap Genius Umar
Genius Umar Lantik Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional Tertentu
Padang Ekspress · 12 Mei 2026
NetralMenyebutkan pelantikan tanpa penilaian nilai
Wako Pariaman Genius Umar dan Ny Lucynel Hadiri Welcome Dinner Apeksi XI
Padang Ekspres · 7 Mei 2026
NetralBerita faktual tentang kehadiran Genius Umar pada acara, tanpa penilaian positif atau negatif
KPU Pariaman terima pendaftaran Genius Umar - Muhammad Ridwan
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
ANTARA News Sumbar · 28 Agustus 2024
NetralTeks ini melaporkan fakta pendaftaran Genius Umar ke KPU Pariaman tanpa menyatakan opini.