
Jabatan
Wakil Presiden ke-10 & ke-12 RI (Purnatugas)
Fraksi
Golongan Karya
Provinsi / Dapil
—
Periode
—
Artikel Terindeks
1051
Berdasarkan 1.051 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Sangat Meritokratis
Penempatan Muhammad Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden sangat meritokratis. Pengalaman luas di bidang ekonomi, pemerintahan, dan organisasi kemasyarakatan sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab jabatan tersebut. Penghargaan yang diterima juga mencerminkan kontribusi signifikan dalam berbagai bidang.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan di bidang ekonomi (Universitas Hasanuddin) dan administrasi bisnis (INSEAD) memberikan dasar yang kuat untuk memahami dan mengelola kebijakan ekonomi dan pembangunan, yang sangat relevan dengan peran Wakil Presiden.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai CEO Kalla Group memberikan pemahaman mendalam tentang bisnis dan manajemen. Jabatan Menteri Perindustrian dan Perdagangan serta Menko Kesra memberikan pengalaman langsung dalam pemerintahan dan koordinasi kebijakan. Pengalaman organisasi di PMI, DMI, KADIN, IKA Unhas, dan PSM menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan jaringan yang luas.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Jusuf Kalla dituduh terlibat dalam sengketa keabsahan ijazah Presiden Jokowi, ia menegaskan tidak terlibat dan siap melaporkan ke Bareskrim.
SumberSebuah video deepfake yang menampilkan JK dalam situasi kontroversial menyebar luas, menimbulkan perdebatan publik dan menurunkan citra beliau.
SumberCeramah JK yang dipertanyakan mengandung unsur yang dapat menyinggung umat beragama, memicu laporan ke polisi dan pernyataan MUI untuk menghentikan polemik.
SumberJK terlibat dalam sengketa lahan seluas 16 hektare yang memicu kemarahan dan tuduhan penyalahgunaan wewenang.
SumberPernyataan JK terkait penolakan Perda Syariah dan hubungannya dengan Grace Natalie menimbulkan kritik dari partai PSI dan tokoh politik.
SumberJusuf Kalla dituduh terlibat dalam penyebaran informasi palsu mengenai ijazah Joko Widodo, menimbulkan perdebatan di media.
SumberCeramah Jusuf Kalla yang menyinggung kematian syahid memicu kritik dari Menteri HAM dan organisasi keagamaan.
SumberJusuf Kalla dituduh menyalurkan dana untuk penyelidikan terhadap Presiden Jokowi, yang kemudian dibantahnya.
SumberVideo ceramah Jusuf Kalla yang beredar di UGM menimbulkan spekulasi, namun ia menolak menuduh penyebar dan menyatakan akan diteliti secara teknologi.
SumberMundurannya Ade Armando dari PSI terkait dugaan kasus pemotongan ceramah Jusuf Kalla menambah ketegangan politik di partai.
SumberDi Bawah Rata-rata
Pemberitaan Bernada Negatif
31% dari 283 artikel teranalisis bernada negatif.
Catatan
Anggota Fraksi Golongan Karya
Salah satu dari 3 anggota fraksi Golongan Karya di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota Wakil Presiden
Salah satu dari 2 anggota Wakil Presiden yang terindeks.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Kompas.tv memuat 24 artikel — paling banyak dari 131 media yang pernah meliput.
Dianalisis 10 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
1.306
artikel total · 181 bulan tercatat
371
media unik · dari 1.306 artikel
Liputan beragam · top 6%
Top 5 Media
PBNU Tunjuk JK hingga Ma’ruf Amin sebagai Mustasyar Kepengurusan Periode 2026-2031
BicaraIndonesia.net · 30 September 2026
PositifFrasa 'Tunjuk JK sebagai Mustasyar' menandakan pengakuan dan kepercayaan tinggi.
Mustasyar PBNU Baru: Gus Mus, JK, Ma'ruf Amin hingga Istri Gus Dur
CNN Indonesia · 30 September 2026
PositifFrasa 'Mustasyar PBNU Baru' bersama tokoh terhormat seperti Gus Mus memberikan kesan positif.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Bahas Cawapres Prabowo, Terungkap Kenapa SBY Ogah Gandeng JK di Periode Kedua
Warta Ekonomi · 30 September 2026
NegatifFrasa 'Ogah Gandeng JK' mengindikasikan penolakan yang bersifat negatif.