
Jabatan
Komisi II - Anggota
Fraksi
Golongan Karya
Provinsi / Dapil
Jawa Tengah
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
370
Berdasarkan 370 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Meritokratis
Penempatan DR. H. BAMBANG SOESATYO sebagai anggota Komisi II DPR menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Pengalaman beliau di berbagai organisasi dan posisi strategis memberikan landasan yang relevan, meskipun keselarasan langsung dengan tugas Komisi II perlu diperdalam. Riwayat pekerjaan di bidang media dan bisnis memberikan perspektif yang luas, namun relevansi langsung dengan isu-isu pemerintahan dan pertanahan yang menjadi fokus Komisi II perlu dipertimbangkan lebih lanjut.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan formal beliau, termasuk MBA, memberikan dasar pengetahuan yang berguna dalam memahami aspek manajemen dan bisnis yang relevan dengan tata kelola pemerintahan. Namun, tidak ada pendidikan formal yang secara spesifik berfokus pada ilmu pemerintahan atau kebijakan publik.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai anggota DPR RI sebelumnya, khususnya di Komisi III dan Banggar, memberikan pemahaman tentang proses legislasi dan anggaran. Keterlibatan dalam berbagai organisasi, termasuk KADIN dan HIPMI, menunjukkan pemahaman tentang dinamika ekonomi dan bisnis yang dapat relevan dengan isu-isu yang ditangani Komisi II. Pengalaman di bidang media juga memberikan pemahaman tentang komunikasi publik dan diseminasi informasi.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Bambang Soesatyo terbukti melanggar kode etik dan diberikan teguran tertulis.
SumberArtikel menyoroti rekam jejak Bambang Soesatyo dalam kasus-kasus korupsi.
SumberKetua Umum Golkar enggan memberikan komentar terkait kasus hukum yang melibatkan Bambang Soesatyo.
SumberBambang Soesatyo menyoroti wacana menjadikan KPU sebagai cabang kekuasaan keempat dan menekankan perlunya pengkajian yang hati-hati.
SumberBambang Soesatyo memiliki sejumlah mobil mewah dengan nilai mencapai 200 miliar rupiah, menimbulkan kritik terkait pengeluaran publik.
SumberKomisi Mahkamah Dasar DPR memutuskan bahwa Bambang Soesatyo melanggar kode etik, menimbulkan kontroversi.
SumberBambang Soesatyo dilaporkan ke MKD karena tingkat kehadiran di rapat DPR dianggap rendah.
SumberBambang Soesatyo dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI karena jarang menghadiri rapat.
SumberSoesatyo menyoroti ancaman radikalisme di tubuh Polri dan menyerukan penguatan ideologi, yang menimbulkan kritik dari beberapa pihak.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 92% lebih banyak dari rata-rata anggota DPR.
Peringkat
Skor Merit Top 12%
Peringkat #74 dari 577 anggota DPR yang sudah dianalisis (skor 88).
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
23 kontroversi tercatat — rata-rata di DPR adalah 10.2.
Catatan
Pemberitaan Netral
Mayoritas (88%) dari 135 artikel bernada netral.
Catatan
Anggota Fraksi Golongan Karya
Salah satu dari 101 anggota fraksi Golongan Karya di seluruh lembaga publik.
Catatan
Anggota DPR
Salah satu dari 577 anggota DPR yang terindeks.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
692
artikel total · 192 bulan tercatat
186
media unik · dari 692 artikel
Liputan beragam · top 11%
Top 5 Media
Buka Pameran IMHAX 2026, Bamsoet Dorong Produk Asesoris Motor Aftermarket Dalam Negeri Kuasai Pasar Nasional
Klikwarta.com · 3 September 2026
Teks menyebutkan Bamsoet membuka pameran dan mendorong produk dalam negeri (aspek kebijakan dan sikap politik), bersifat faktual tanpa penilaian.
Rapat Dengar Pendapat dengan Panja RUU Kadin Komisi VI DPR RI, Bamsoet Dorong KADIN Sebagai Lembaga Sui Generis Non APBN
detik suara rakyat · 2 September 2026
NetralTeks menyampaikan rapat tanpa menilai kinerja, tampak netral.
RDPU dengan Komisi VI DPR, Bamsoet Dorong Kadin Jadi Lembaga Sui Generis Non-APBN
RM.ID · 2 September 2026
Teks melaporkan upaya Bamsoet mendorong Kadin menjadi lembaga sui generis non-APBN (kinerja legislasi), bersifat netral.
Catatan Politik Bamsoet: Akurasi Data Desil Demi Bansos Tepat Sasaran
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
mpr.go.id · 1 September 2026
Frasa 'akurasi data desil demi bansos tepat sasaran' menunjukkan upaya positif Bamsoet dalam kebijakan politik untuk ketepatan sasaran bantuan sosial.