
Jabatan
Anggota DPD RI
Fraksi
Provinsi / Dapil
Kalimantan Timur
Periode
2024-2029
Kontak
andisofyanhasdam@dpd.go.id
Artikel Terindeks
70
Berdasarkan 70 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kategori Pemberitaan
Meritokratis
Penempatan Dr. Andi Sofyan Hasdam sebagai Anggota DPD RI menunjukkan tingkat meritokrasi yang cukup baik. Pengalaman beliau sebagai walikota dan keterlibatan dalam berbagai organisasi kemasyarakatan di Kalimantan Timur memberikan pemahaman yang relevan terhadap kebutuhan daerah. Meskipun latar belakang pendidikan awalnya adalah kedokteran, pengalaman dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan serta pengalaman pemerintahan daerah menambah nilai meritokratis.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan kedokteran memberikan dasar yang kuat dalam pemahaman kesehatan masyarakat, yang relevan dengan peran sebagai wakil daerah. Gelar dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan dari IPB meningkatkan relevansi dengan isu-isu pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Walikota Bontang selama dua periode sangat relevan dengan tugas sebagai anggota DPD RI yang mewakili daerah. Keterlibatan dalam berbagai organisasi, terutama yang berfokus pada kesehatan dan kemasyarakatan, menunjukkan pemahaman yang baik tentang isu-isu lokal dan regional.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Sofyan Hasdam meminta Pemprov Kaltim untuk tidak menghapus Bankeu karena dapat mengancam APBD daerah.
SumberDPD RI menyoroti overkapasitas Lapas Samarinda dan mendorong relokasi serta pembangunan fasilitas baru.
SumberPernyataan kepada keluarga Sofyan Hasdam-Neni dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.
SumberSofyan Hasdam membantah adanya kudeta terhadap Rita sebagai Ketua Golkar Kaltim.
SumberTudingan politik uang saat reses DPD RI tak terbukti, Bawaslu menyatakan itu uang pengganti transport.
SumberAndi Sofyan Hasdam mengingatkan pemerintah agar tidak mengurangi dana transfer daerah dalam APBN 2026, menilai hal tersebut dapat merugikan daerah.
SumberSofyan Hasdam menyatakan bahwa pemekaran Berau Pesisir terhambat oleh faktor politik, bukan sekadar administrasi.
SumberSebagai anggota DPD RI, Andi Sofyan Hasdam menolak rencana DBH Kaltim yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan daerah.
SumberPemprov Kaltim mengusulkan penghapusan bankeu secara massal, namun DPD RI mengingatkan adanya dampak negatif bagi nasabah dan ekonomi informal.
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 182% lebih banyak dari rata-rata anggota DPD.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
3 kontroversi tercatat — rata-rata di DPD adalah 1.1.
Di Atas Rata-rata
Pemberitaan Bernada Positif
40% dari 48 artikel teranalisis bernada positif.
Catatan
Anggota DPD
Salah satu dari 150 anggota DPD yang terindeks.
Catatan
Mewakili Kalimantan Timur
67 pejabat publik dari Provinsi Kalimantan Timur terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Katakaltim.com memuat 8 artikel — paling banyak dari 45 media yang pernah meliput.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
219
artikel total · 116 bulan tercatat
91
media unik · dari 219 artikel
Liputan beragam · top 5%
Top 5 Media
DPD RI Percepat Relokasi Lapas Samarinda, Target Pembinaan Lebih Manusiawi
Media Kaltim · 9 April 2026
PositifDPD RI menunjukkan kepedulian terhadap kondisi Lapas dengan "mempercepat relokasi" untuk pembinaan yang lebih manusiawi.
Terkendala Biaya, Sangkulirang Belum Jadi Prioritas Utama DOB, Begini Keterangan Komite I DPD RI
Katakaltim.com · 11 Maret 2026
NetralTeks ini memberikan keterangan faktual dari Komite I DPD RI tentang kendala biaya, tanpa menunjukkan sentimen positif atau negatif.
Andi Sofyan Dorong Remaja Kawal Pembangunan Agar Tak Warisi Krisis Lingkungan
infosatu.co · 3 Maret 2026
PositifAndi Sofyan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan generasi muda dengan "mendorong remaja kawal pembangunan".
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Melalui Rilis Buku Terbaru, dr. Sofyan Hasdam Ingatkan Hukum Kedokteran dan Bioetika - Sapos
Samarinda Pos · 17 Februari 2026
Positifdr. Sofyan Hasdam menunjukkan kontribusi intelektual dan etika dengan "mengingatkan hukum kedokteran dan bioetika" melalui bukunya.