Jabatan
Direktur Jenderal Bea dan Cukai|Diretorat Jenderal Bea dan Cukai
Fraksi
Provinsi / Dapil
—
Periode
—
Artikel Terindeks
333
Tidak Meritokratis
Latar belakang pendidikan dan pengalaman utama pejabat ini berfokus pada militer, sementara jabatan Direktur Jenderal Bea dan Cukai memerlukan kompetensi teknis di bidang kepabeanan. Tidak ada data pendidikan atau sertifikasi yang relevan, serta pengalaman kerja di bidang bea cukai sangat terbatas.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan yang tercantum (Akademi Militer dan berbagai pelatihan militer) tidak relevan dengan bidang bea dan cukai, sehingga kontribusinya terhadap kompetensi teknis jabatan sangat rendah.
Pengalaman Relevan
Pengalaman kerja mayoritas berada di bidang militer dan intelijen, dengan hanya satu posisi terkini sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang belum memberikan bukti kompetensi teknis di bidang tersebut. Pengalaman kepemimpinan militer kuat, namun kurang relevansi sektoral.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 21 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai, disebut dalam dakwaan KPK terkait suap impor barang melalui jalur Blueray Cargo. Kasus ini mencakup tuduhan pembayaran suap kepada pejabat bea cukai untuk mempermudah proses impor, dengan nilai total mencapai Rp61,3 miliar.
SumberSelain dakwaan suap impor, nama Djaka Budi Utama muncul dalam penyelidikan terkait skandal Blueray Cargo, yang diduga melibatkan praktik korupsi dalam proses bea masuk barang impor.
SumberBerbagai laporan mengungkap harta Djaka Budi Utama, termasuk satu mobil mewah dan total aset mencapai sekitar Rp5,7 miliar, menimbulkan pertanyaan tentang sumber dana yang sah.
SumberKlaim harta pribadi mencapai Rp 5,7 miliar, termasuk satu mobil Toyota Innova di garasi.
SumberMenteri Keuangan Purbaya menyatakan akan menunggu perkembangan sebelum mengambil keputusan untuk mencopot Dirjen Djaka dari jabatannya.
SumberBea Cukai mengonfirmasi bahwa nama Dirjen Djaka Budhi muncul dalam dakwaan korupsi yang sedang ditangani oleh penyidik.
SumberTerseret dakwaan suap dalam skandal Blueray Cargo, perusahaan kargo yang terlibat dalam pengiriman barang.
SumberNama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama muncul dalam dakwaan KPK terkait dugaan suap impor senilai Rp61 miliar serta pengondisian jalur impor melalui perusahaan Blueray Cargo. Pemerintah menolak pemberhentian sementara, namun proses hukum sedang berjalan.
SumberTerdakwa atas dugaan menerima suap sebesar Rp 61,3 miliar dalam proses impor barang.
SumberDakwaan korupsi terkait importasi barang, termasuk aliran uang dan catut.
SumberDi Bawah Rata-rata
Pemberitaan Bernada Negatif
78% dari 129 artikel teranalisis bernada negatif.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
AsatuNews.co.id memuat 8 artikel — paling banyak dari 77 media yang pernah meliput.
Dianalisis 13 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
579
artikel total · 12 bulan tercatat
167
media unik · dari 579 artikel
Liputan beragam · top 4%
Top 5 Media
Saksi Ungkap Belikan Tiket untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Pakai Dana Operasional Ilegal
Forum Keadilan · 1 September 2026
NegatifTeks mengungkap penggunaan dana operasional ilegal untuk membeli tiket Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi, menunjukkan tindakan negatif.
Saksi Ungkap Dana untuk Tiket Pesawat Djaka Budhi dan Podcast Sinkos
CNN Indonesia · 1 September 2026
NegatifTeks membahas pengungkapan saksi tentang dana untuk tiket pesawat Djaka Budhi dari konteks serupa yang mengindikasikan penyimpangan.
Peran Djaka Budi Terungkap Lagi dalam Sidang Suap Bea-Cukai
Tempo.co · 27 Agustus 2026
NegatifTeks menyoroti peran Djaka Budi dalam sidang kasus suap Bea-Cukai, yang menunjukkan keterlibatan dalam tindakan korupsi sehingga merusak integritas dan etika jabatannya.
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
KPK Ungkap Peran Djaka Budhi Utama dalam Kasus Suap Blueray
Todaynews.id · 27 Agustus 2026
Netral